Miss V Perih saat Hamil Tua? Berikut Beberapa Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dari beberapa keluhan kesehatan yang dialami saat kehamilan, vagina perih saat hamil tua mungkin yang paling menjengkelkan. Anda tidak hanya merasakan sakit tapi juga tidak nyaman ketika berakitivitas setiap hari.

Apalagi jika Anda adalah seorang wanita karir atau businesswoman. Tentu Anda tidak ingin kehamilan menjadikan produktivitas Anda menurun, bukan? Untuk itu, ada baiknya Anda ketahui bagaimana cara mengatasi rasa perih pada vagina saat hamil tua. Memang tidak semua ibu hamil tua mengalami atau merasakan keluhan yang satu ini. Hanya saja, kemungkinan itu ada.

Mengapa Vagina  Perih Saat Hamil Trimester Ketiga?

Ada baiknya Anda mengerti dulu mengapa vagina terasa perih saat hamil tua atau menginjak trimester ketiga. Yang pasti, ini bukan karena Anda kurang dalam menjaga kebersihkan vagina. Sekalipun Anda sudah benar-benar menjaga kebersihkan vagina, rasa perih tersebut bisa saja Anda rasakan.

Rasa perih pada vagina saat hamil tua merupakan hal yang sangat alami. Menurut ahli kesehatan ibu hamil, hal ini disebabkan oleh janin yang semakin berat. Selain itu, rasa perih tersebut bisa juga disebabkan oleh posisi bayi yang sudah mulai siap untuk dilahirkan.

Kepala bayi sudah masuk ke panggul sehingga Anda akan merasa perih pada bagian vagina. Sepertinya penjelasan tersebut di atas membuat Anda tidak lagi khawatir jika Anda merasakan perih pada vagina saat hamil tua.

Namun, bukan berarti Anda biarkan saja ya. Jangan sampai rasa perih tersebut membuat aktivitas harian Anda terganggu. Oleh sebab itu, ada tips yang harus Anda lakukan setidaknya untuk mengurangi rasa perih pada vagina.

Mengatasi Vagina Perih Saat Hamil Tua

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari rasa nyeri atau perih pada bagian vagina ini.

  • Mengurangi Aktivitas Fisik

Bagaimanapun juga, aktivitas fisik yang Anda lakukan setiap hari berpengaruh pada semua hal, terutama munculnya nyeri pada vagina. Ada baiknya Anda mulai mengurangi aktivitas ketika kehamilan sudah mencapai usia trimester ketiga. Toh pada saat itu, perut Anda sudah semakin membesar dan gerak Anda sudah mulai terbatas. Jadi, tidak ada salahnya jika Anda mulai mengurangi aktivitas fisik Anda setiap hari.

  • Jangan Menahan Buang Air Kecil

Sebenarnya, hal ini tidak hanya harus dilakukan oleh ibu hamil saja. Semua orang sebaiknya tidak menahan buang air kecil. Setiap kali ingin buah air kecil, segeralah langsung ke kamar mandi. Menahan kecing bisa menyebabkan infeksi pada kandung kemih.

Terutama bagi ibu hamil, menahan kencing ini sangat tidak disarankan. Apalagi selama masa kehamilan, Anda akan lebih sering merasa ingin buang air kecil. Lebih dari itu, ternyata menahan buang air kecil juga menjadi penyebab munculnya nyeri pada vagina. Jadi, jangan sampai Anda menahan buang air kecil ya.

  • Pemakaian Celana Ketat

Sebenarnya tidak masalah jika ibu tetap memakai celana ketika masa kehamilan berusia 7 bulan. Apalagi jika ibu sudah terbiasa dengan memakai celana ketika berada di kantor. Tentu tidak mudah bagi Anda untuk mengganti kebiasaan tersebut, seperti mengganti memakai celana dengan memakai rok. Namun, yang harus dihindari adalah celana yang terlalu ketat. Anda bisa membeli celana kerja khusus ibu hamil yang desainnya lebih longgar dan tidak membuat nyeri pada vagina.

  • Posisi Tidur Yang Tepat

Anda pasti sudah bisa merasakan sendiri posisi tidur yang paling nyaman saat hamil tua adalah miring. Dalam hal ini, Anda disarankan untuk tidur miring ke kiri dengan kaki ditekuk. Selain untuk menghindari nyeri pada vigina, posisi tidur ini membuat peredaran darah menjadi lebih lancar. Dan ini sangat bagus untuk perkembangan janin di dalam kandungan.

  • Ikut Kelas Senam Ibu Hamil

Anda sudah pernah mengikuti senam ibu hamil? Sebaiknya lakukan kegiatan positif ini secara rutin. Senam ibu hamil juga menghindarkan dari nyeri pada bagian vagina lho. Namun, sebenarnya bukan itu yang paling penting. Dengan melakukan senam ibu hamil saat kehamilan 7 bulan, ibu bisa membuat posisi bayi lebih siap untuk dilahirkan.

Anda tidak lagi perlu mengkhawatirkan posisi bayi yang belum masuk ke panggul. Selain itu, mengikuti kelas senam ibu hamil akan membuat tubuh sehat dan bugar. Dan ketika Anda berhasil menjaga kebugaran, maka tubuh Anda akan siap untuk melakukan persalinan secara normal.

Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi vagina perih saat hamil tua. Tentu saja bukan hanya nyeri pada vagina saja yang mungkin akan Anda rasakan saat kehamilan masuk usia trimeseter ketiga. Bengkak pada bagian kaki, pusing, insomnia, dan kepala pusing menjadi keluhan lain yang juga sering dialami oleh ibu hamil tua.

Untuk itu, Anda perlu lebih sering melakukan konsultasi kepada dokter kandungan atau bidan. Perlu juga untuk bergabung dalam komunitas ibu hamil sehingga Anda dapat sharing banyak hal, termasuk jika mengalami vagina perih saat hamil tua.

 

Leave a Comment