Usia Si Kecil Sudah 2 Tahun, Bagaimana Peran Ibu untuk Menunjang Perkembangan Balita?

perkembangan balita https://www.facebook.com/ibudanbalita

Perkembangan balita yang sudah masuk usia 2 tahun akan terlihat sangat signifikan. Jika dibandingkan ketika ia bayi atau baru berusia 1 tahun, jelas pada usia 2 tahun banyak sekali hal yang berubah. Si kecil sudah mulai banyak bicara, suka jalan atau bahkan berlarian jika balita ibu sudah mulai berjalan. Dan jangan kaget jika ibu sebagai orang tua akan dibuat kelelahan jika menuruti semua yang ia inginkan.

Namun, peran ibu sangat dibutuhkan untuk perkembangan balita 2 tahun. Mungkin ibu selama ini mengabaikan perkembangan si kecil karena berbagai kesibukan yang ibu lakukan setiap hari.

Ketika usianya menginjak 2 tahun, ada hal beda di mana peran ibu sangat diperlukan.

Keingintahuan yang Tinggi Balita Usia 2 Tahun

Salah satu perbedaan antara perkembangan balita saat usianya 2 tahun adalah keingintahuan yang sangat tinggi. Mungkin ibu masih ingat ketika si kecil menginjak usia 1 tahun. Pada saat itu, ia mulai belajar berdiri, belajar jalan dengan cara merambat berpegangan dengan kursi atau kursi, belajar berjalan dengan cara dituntun, dan si kecil suka mengoceh. Itu beberapa tanda tumbuh kembang balita ketika usianya 1 tahun.

Ketika usianya sudah 2 tahun, rasa ingin tahunya sangat besar. Ia sudah mulai ingin mengenal benda-benda yang ada di sekitar. Dikhawatirkan, si kecil memegang benda-benda berbahaya dan tidak ada pantauan dari ibu. Benda-benda berbahaya tersebut bisa gunting, pisau, dan alat rumah tangga yang berbahaya lainnya. Perkembangan balita ini jelas bagus sekali. Yang diperlukan hanya pantauan dari ibu.

Perkembangan Emosi

Apakah balita ibu sudah berusia 2 tahun? Jika ya, sangat mungkin si kecil bisa merasakan sedih dan juga kesal jika keinginannya tidak dipenuhi. Si kecil akan terlihat marah jika apa yang diinginkan tidak terpenuhi.

Berbeda ketika ia masih bayi. Jika ibu merasa sang buah hati memegang benda yang berbahaya, ibu bisa mengambilnya dan bayi hanya bisa terdiam dan mengambil mainan yang lain. Ia mungkin menangis tapi hanya sebentar.

Berbeda sekali ketika balita ibu sudah berusia 2 tahun. Ia sudah bisa mengungkap emosinya, tidak hanya senang dan sedih, tapi kecewa, kesal, dan marah. Perkembangan balita seperti sangat normal. Pada usia ini, ibu bisa mencoba memberikan penjelasan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan karena si kecil sudah bisa diajak untuk berbicara atau dinasehati.

Memori yang Kuat

Pada usia 2 tahun, balita sudah mulai mengenal beberapa kata dan bahkan ada yang sudah bisa berbicara cukup lancar. Itu membuktikan memori anak ibu sangat bagus. Karena pada dasarnya anak yang sudah bisa berbicara itu sudah menghafal banyak kata yang kemudian ia mencoba untuk menirukan.

Sayangnya, hal ini menjadi sangat buruk sekali jika ternyata kata yang dihafal oleh si kecil merupakan kata yang kotor. Itulah mengapa perkembangan balita 2 tahun itu sangat penting untuk diperhatikan oleh ibu sebagai orang tua. Jangan sampai anak ibu mendengarkan kata-kata yang tidak baik kerena dikhawatirkan ia akan menirukan kata kotor tersebut. Apakah ibu ingin anak ibu seperti itu? Tentu saja tidak, bukan?

Oleh karena itu, bagaimana peran ibu dalam menunjang tumbuh kembang balita? Tidak lain ibu harus hadir dan terus memperhatikan perkembangan balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*