Tahap Perkembangan Bayi Laki-Laki Lebih Cepat. Ini Penyebabnya

ibudanbalita http://www.ibudanbalita.com/

Mungkin ibu merasakan bawasannya tahap perkembangan bayi laki-laki itu lebih cepat jika dibandingkan dengan perempuan. Kesimpulan ini ibu dapatkan setelah melihat secara gamblang bagaimana kebanyakan bayi laki-laki lebih cepat belajar gerak seperti berguling-guling, merangkak, dan aktivitas fisik lainnya daripada bayi perempuan

Pada kenyataannya bukan itu kesimpulan yang seharusnya ibu dapatkan. Ibu harus tahu ada perbedaan antara perkembangan bayi laki-laki dengan bayi perempuan. Satu hal ini harus menjadi catatan tersendiri. Sehingga tidak benar jika ibu membandingkan antara perkembangan bayi laki-laki dengan perkembangan bayi perempuan.

Akan tetapi, tidak masalah jika ibu membuat kesimpulan bawasannya tumbuh kembang bayi laki-laki itu terlihat lebih cepat.

Sebaiknya ibu sejenak membaca penjelasan tentang perkembangan bayi berikut ini.

Kenapa Bayi Laki-Laki Terlihat Lebih Cepat Berkembang?

Anggapan bawasannya tumbuh kembang bayi laki-laki lebih cepat itu didasarkan pada kegiatan fisik. Memang bayi laki-laki lebih cepat bisa berjalan dibandingkan dengan bayi perempuan.

Namun, hal tersebut tidak lantas membuat bayi laki-laki berkembang lebih cepat. Para ahli kesehatan anak mengatakan bayi laki-laki itu lebih agresif. Dan agresifitas inilah yang berhubungan dengan kegiatan fisik.

Itulah mengapa bayi laki-laki lebih banyak beraktivitas daripada bayi perempuan. Selain itu, proses belajar jalan bayi laki-laki juga cenderung lebih cepat.

Dalam segala hal yang berhubungan dengan aktivitas fisik, bayi laki-laki lebih unggul. Tapi, kurang tepat jika ibu menganggap bayi laki-laki lebih cepat berkembang.

Keunggulan Bayi Perempuan

Jika bayi laki-laki lebih agresif, ternyata bayi perempuan itu dikatakan lebih ekspresif. Hal inilah yang membuat bayi perempuan lebih cepat dalam proses belajar bicara. Ia juga lebih mudah melakukan kegiatan motorik halus seperti belajar makan sendiri.

Karena bayi perempuan lebih ekspresif, ibu tidak boleh menyamakan ketika mengasuh bayi laki-laki dengan bayi perempuan. Mungkin bayi perempuan lebih mudah dinasehati. Tidak seperti bayi laki-laki. Jika ibu sedikit membentak bayi perempuan, maka ia mudah menangis.

Dalam perkembangannya nanti, tentu ada perbedaan antara anak laki-laki dengan anak perempuan. Menurut sebuah study, anak laki-laki itu lebih susah jika diminta untuk konsentrasi. Itulah mengapa anak perempuan cenderung lebih pintar di bidang akademik ketika sudah mengenyam bangku sekolah.

Peran Ibu Sebagai Orang Tua

Tentu saja sebagai orang tua ibu ingin sekali melihat tumbuh kembang bayi ibu optimal. Untuk itu, ibu harus memberikan pola asuh yang tepat.

Yang dimaksud dengan pola asuh yang tepat adalah pola asuh yang sesuai dengan kebutuhan. Setelah ibu tahu ada sisi yang berbeda antara bayi laki-laki dan bayi perempuan seperti yang dijelaskan sebelumnya, setidaknya ibu sudah memiliki gambaran seperti apa pola asuh yang tepat itu. Yang pasti, pola asuh yang ibu lakukan harus disesuaikan dengan jenis kelamin anak.

Mungkin ibu bisa lebih sering mengajak anak laki-laki untuk beraktivitas fisik seperti bermain bola, bersepeda, dan lain sebaganya. Sementara itu, anak perempuan lebih tepat jika diberi permainan yang bisa mengasah otak dan juga motorik halusnya seperti belajar main alat musik atau main puzzle.

Hanya dengan mengetahui serta menerapkan pola asuh yang tepat, maka ibu akan melihat si kecil akan melewati tahap tumbuh kembang anak dengan baik. Dan ini sangat penting agar si kecil tidak tertinggal dari anak-anak seumuran lainnya.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*