Susu Pengganti ASI untuk Bayi Sehat

bayi sehat https://www.facebook.com/ibudanbalita

Bayi sehat sangat diharapkan oleh para orang tua. Gaya hidup yang dilakukan oleh para orang tua tentu akan membuat si kecil terjaga kesehatannya. Orang tua yang cerdas akan memerhatikan apa saja yang dikonsumsi oleh sang buah hati. Tak terkecuali, Ibu. Ibu memegang peranan penting bagi perkembangan anak dari dalam. Maksudnya adalah seorang bayi berusia 0 – 6 bulan di haruskan untuk mengonsumsi ASI Eksklusif. Pemberian ASI tersebut tentunya diberikan langsung oleh si Ibu.

Untuk mendukung produksi ASI yang berkualitas dan berkuantitas, seorang ibu menyusui harus mengkonsumsi makanan sehat dan benutrisi. Dengan makanan sehat, produksi ASI dapat dirangsang dan kandungan gizi didalamnya dapat dijamin kualitasnya.

Tetapi ada kalanya pemberian ASI dapat digantikan perannya oleh susu pengganti ASI atau PASI. Pemberian PASI pada bayi sehat sah – sah saja untuk dilakukan, namun penting bagi seorang ibu untuk dapat memilih jenis susu formula terbaik yang dapat dijadikan susu pengganti ASI. Ada beragam faktor yang menjadi pertimbangan para orang tua terutama moms untuk menetukan susu formula terbaik apa sebagai pengganti ASI pada anak. Untuk itu, berikut adalah ulasannya.

  1. Kandungan Susu

Hal yang harus diperhatikan saat memilih susu formula sebagi PASI adalah kandungan dari susu tersebut. Kandungannya harus mendekati dengan apa yang dikandung pada ASI. Secara umum, ASI mengandung mayoritasnya adalah AIR, namun terdapat protein sebagai makro nutrisi dan AA/DHA yang berguna untuk merangsang kecerdasan anak. Pada susu formula pada umumnya juga harus mengandung protein. Meskipun, jenis protein yang dihasilkan berbeda dengan pada protein di ASI, namun protein harus ada. Karena protein ini nantinya yang akan diubah menjadi energi bagi si bayi.

Selain protein, pastikan susu formula yang akan dikonsumsi oleh bayi mengandung prebiotik yang merupakan jenis bakteri baik yang berguna untuk menjaga kesehatan pencernaan dari si bayi. Komposisi dari vitamin seperti vitamin A, C, dan E juga harus diperhatikan karena jenis – jenis vitamin antioksidan yang dapat menjaga daya tahan tubuh dari si bayi. Memiliki daya tahan tubuh dan pencernaan yang baik merupakan ciri dari bayi sehat.

  1. Kualitas dan Proses Pengolahan Susu

Selain itu, perhatikan juga kualitas dan proses pengolahan susu. Pengetahun tersebut dapat diketahui dari kemasan susu formula ataupun sumber – sumber informasi lainnya yang dapat dijadikan acuan. Biasanya, sebuah produk susu disarankan memiliki kemasan yang baik sehingga higienitas dari susu tersebut dapat terjaga dengan baik. Proses pengolahan susu juga menjadi salah satu komponen yang harus diperhatikan karena susu akan dikonsumsi oleh anak harus higienis dan telah melewati proses sterilisasi sebelumnya.

  1. Reaksi Bayi setelah Mengkonsumsi Susu Tertentu

Hal berikut yang harusnya dipertimbangkan adalah reaksi bayi setelah mengkonsumsi susu merk tertentu. Sebelum menentukan pilihan, para moms dan orang tua banyak mencoba jenis susu tertentu. Dari segi sumbernya, terdapat banyak jenis susu sapi, kambing, hingga susu kedelai. Pastikan saat mencoba diantara ketiga jenis susu tersebut perhatikan reaksi yang ditimbulkan okeh si bayi. Reaksi yang dihasilkan dapat berupa alergi ataupun tanda – tanda ketidakcocokan atas jenis produk susu tertentu. Meskipun mayoritas susu formula diproses dari susu sapi, namun untuk beberapa anak, susu sapi tidak cocok sehingga harus diberikan susu kedelai atau jenis susu lain. Karena kecocokan suatu jenis produk sangat penting untuk membuat seorang bayi sehat.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*