Sudah Waktunya Mengajari Buah Hati Belajar Jalan, Bunda!

belajar jalan https://www.facebook.com/ibudanbalita

Belajar jalan bagi bayi anda adalah salah satu proses yang tidak dapat terlewatkan. Mengapa demikian? Ya, karena perkembangan fisik dari si bayi lambat laun mengharuskannya untuk berjalan. Seperti layaknya aktivitas fisik lainnya, untuk mampu menguasai kemampuan berjalan, seorang bayi harus sering berlatih dan dukungan orang tua terutama anda yang memiliki batita memegang andil besar selaam proses pembelajaran tersebut.

Kekuatan tulang kaki sebagai penumpu berat massa dari bayi semakin hari semakin membaik. Ditambah pula dengan kemampuan motoriknya yang sedini mungkin harus diasah menjadikan belajar berjalan harus segera dimulai. Lalu, hal – hal apa saja yang perlu dipersiapkan kelak mengajari sang buah hati untuk berjalan? Simak ulasannya berikut!

  1. Memberikan Rasa Aman

Perhatikan moms. Hal yang pertama harus dipersiapkan adalah memberikan rasa aman. Layaknya manusia biasa, tatkala mereka memulai sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya, ada kalanya rasa takut. Sebagai orang tua yang akan mengajari anak berjalan, harus membuat mental sang anak untuk tidak takut dengan memberikannya rasa aman.

Disini orang tua harus yakin pada kemampuan anak dan memerhatikan medan belajar jalan anak untuk pertama kalinya. Hindari area licin dan sulit untuk anak berjalan. Pilih tempat seperti tanah kering, pasir, atau area rerumputan yang dapat memberikan kenyamanan ketika anak berjalan untuk pertama kalinya.

Selain itu, terus dukung anak untuk berjalan untuk dapat melatih otot – otot kakinya. Puji anak ketika berhasil jalan meskipun hanya 2 atau 3 langkah. Energi positif yang diberikan oleh orang tua menentukan apakah anak tersebut cepat atau lambat akan mampu menggerakkan kedua kakinya secara seimbang.

  1. Melatih Berjalan Dengan dan Tanpa Alas Kaki

 Belajar jalan harus dilakukan dengan atau tanpa alas kaki. Ini berguna bagi batita atau buah hati anda untuk sesegera mungkin menyesuaikan diri dengan keadaan. Untuk pertama kali, bisa melakukan proses belajar jalan tanpa menggunakan alas kaki. Biarkan kaki anak anda dapat meraba dan mencoba beragam medan jalan yang berbeda beda.

Setelah cukup mahir berjalan tanpa alas kaki, para moms harus memulai untuk memilih jenis alas kaki apa yang cocok. Berikan sepatu sandal atau sepatu sehingga tidak mudah terlepas dan hindari penggunaan sandal jepit untuk pertama kali. Pilih jenis produk sepatu yang memiliki alas yang tidak licin. Alas berbahan karet dan sol yang cenderung datar, sangat dianjurkan untuk bayi anda yang hendak belajar jalan. Perhatikan juga ukuran kaki anak anda. Jangan memilih sepatu yang berukuran terlalu sempit atau longgar sehingga anak tidak mudah jatuh karena menggunakan sepatu yang tidak nyaman.

  1. Beri Stimulus yang Memaksa Anak Berjalan

Rangsang anak untuk berjalan dengan memberikan stimulus seperti mainan favoritnya pada jarak tertentu dari tempat anak sedang berdiri. Kemampuannya untuk mengenali dan keingintahuannya akan benda – benda yang menjadi mainan favoritnya dapat dijadikan sebagai sarana untuk ‘memaksa’ sang buah hati untuk berjalan.

  1. Menjaga Berat Badan Anak Tetap Ideal

Moms, jangan lupa untuk memerhatikan berat badan anak. Karena tubuh terlalu gemuk tidak baik bagi si bayi yang sedang belajar berjalan. Kedua kaki yang digunakan untuk berjalan menjadi tumpuan berat badan si bayi. Sehingga, diperlukan berat badan ideal yang dapat membuat anak mudah ketika berjalan. Perhatikan setiap asupan makanan yang masuk ke tubuh anak sehingga berat badan anak dapat diperhatikan.

Baiklah moms, yuk mulai ajari anak untuk berjalan. Semoga tips – tips diatas dapat berguna untuk mempersiapkan sang buah hati untuk belajar jalan. Selamat mencoba!

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*