Si Kecil Sudah Berusia 3 Tahun Tapi Belum Mulai Belajar Bicara?

belajar bicara www.facebook.com/ibudanbalita

Belajar bicara umumnya dimulai ketika anak berusia 1 tahun. Bahkan, ada juga anak yang usianya belum genap satu tahun sudah bisa mengucapkan satu atau dua kata walaupun tidak jelas. Yang membuat orang tua khawatir adalah ketika anak sudah berusia 3 tahun namun belum mulai kelihatan mau belajar berbicara.

Memang ada beberapa kasus di mana balita 3 tahun sudah lancar berjalan namun belum bisa bicara. Ketakutan orang tua tentu beralasan karena anak sebayanya pasti sudah bisa berbicara lancar pada usia itu. Dikhawatirkan anak tersebut bisu.

Jika hal ini terjadi pada anak ibu, ada beberapa hal yang sangat disarankan untuk ibu lakukan.

  1. Konsultasi dengan Dokter Anak

Langkah awal yang harus ibu lakukan adalah berkonsultasi dengan dokter anak. Konsultasi diperlukan agar dokter bisa melakukan pengecekan terhadap kondisi kesehatan anak secara menyeluruh.

Anak belum bisa berbicara itu bisa disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya karena gangguan motorik. Ini sering disebut faktor internal. Faktor ini muncul bisa dikarenakan kurangnya asupan gizi atau nutrisi untuk perkembangan saraf.

Namun, faktor eksternal juga mempengaruhi anak belajar bicara. Stimulasi dari luar seperti kebiasaanya mengajak si kecil berkomunikasi wajib diberikan. Jika kurang, maka bukan tidak mungkin anak terlambat berbicara.

Untuk itu, konsultasi dengan dokter anak diperlukan untuk mengetahui apa penyebab anak ibu sampai sekarang belum mulai belajar berbicara. Pengetesan dilakukan ibu bisa melakukan langkah-langkah untuk membuat anak mulai tahu cara belajar bicara.

  1. Memberikan Stimulasi yang Berbeda

Mungkin saat ini ibu harus melakukan review tentang apa yang sudah ibu lakukan selama ini. Seberapa sering ibu meluangkan waktu untuk bermain dengan si kecil? Seberapa sering ibu mengajak si kecil berbicara? Itulah yang disebut stimulasi.

Jika dokter menyatakan tidak ada hal-hal yang harus dikhawatirkan berkaitan dengan sistem saraf, maka kurangnya stimulus dari luar disinyalir menjadi penyebab anak terlambat bicara. Untuk itu, luangkanlah waktu untuk bersama si kecil dan seringlah mengajak berkomunikasi dan berbicara dengan si kecil.

Ibu bisa jalan-jalan di toko mainan anak. Ibu bisa membelikan mainan yang bisa mengeluarkan suara agar si kecil mulai menirukan suara yang keluar dari mainan tersebut. Ibu juga bisa memutarkan video lagu-lagu anak. Harus dipahami bahwa anak kecil mulai belajar bicara karena ia sering mendengar. Dengan sering mendengar, ia akan bisa menirukan suara dan akhirnya bisa berbicara.

Jadi, kesimpulannya adalah jika anak ibu sering mendengarkan, maka ia akan lebih mudah belajar berbicara. Itulah mengapa stimulus dari luar itu sangat penting untuk membantu si kecil mulai belajar berbicara.

Itulah langkah-langkah yang bisa ibu lakukan jika anak ibu terlambat bicara. Ibu tidak boleh berprasangka buruk jika anak sudah berusia 3 tahun namun belum bisa berbicara. Itu bukan berarti anak ibu bisu.

Coba ibu berikan isyarat, apakah anak ibu bisa mendengar dan memberikan respon dengan gerakan atau sebagainya? Jika masih ada respon, maka ia normal. Tidak ada yang perlu ibu khawatirkan.

Konsultasikan dengan dokter dan lakukan secara rutin untuk mengetahui perkembangannya. Luangkan waktu yang lebih banyak dengan si kecil untuk bermain, bercanda, dan berkomunikasi. Buatlah lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya terutama agar anak mulai belajar bicara.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*