Perubahan Sikap Ibu Hamil Muda? Apa Penyebabnya?

hamil muda https://www.facebook.com/ibudanbalita

Hamil muda bagi para wanita yang baru pertama kali mengandung adalah hal yang sangat menyenangkan. Bagaimana tidak, penantian buah hati yang sejak lama diidamkan akhirnya menjadi kenyataan. Kehamilan tersebut menyebabkan banyak perubahan pada diri para moms.

Perubahan yang terjadi tidak hanya dari segi fisik, artinya dari yang sebelumnya tidak hamil dan hamil, namun juga perubahan psikis. Dalam pengertian psikis, perubahan yang terjadi memengaruhi kebiasaan yang biasa ibu lakukan. Selain itu, untuk beberapa ibu yang sedang hamil muda, merasa ada perubahan dalam gaya hidupnya seperti kebiasaan makan dan jenis makanan yang dikonsumsi selama kehamilan.

Tetapi, perubahan tidak hanya terjadi pada fisik dan kebiasaan ibu saja. Kehamilan ternyata juga menyebabkan perubahan dalam bersikap dan berperilaku seiring dengan perkembangan janin dalam kandungan. Sikap yang menonjol saat hamil, para wanita terutama anda, moms, menjadi lebih keibuan. Banyak yang tidak mengetahui mengapa hal tersebut terjadi.

Masyarakat berspekulasi bahwa perubahan itu memang secara otomatis terjadi, tetapi lain halnya dengan pendapat dari sudut pandang medis. Berdasarkan kacamata medis, perubahan sikap itu disebabkan oleh produksi beberapa hormon yang secara tidak langsung berdampak pada sikap ibu hami.

Lalu apa saja hormon yang menjadi penyebab utama dari perubahan sikap ibu?

Berdasarkan hasil penelitian dari NBC National didapatkan bahwa perubahan sikap ibu yang secara ‘tiba – tiba’ seperti tumbuhnya naluri keibuan seperti rasa menyayangi, mencintai, dan ingin membahagiakan anaknya terjadi karena kerja dua hormon yang proses produksinya diatur oleh otak. Kedua hormon tersebut ialah hormon oksitosin dan prolaktin.
Ya, kedua hormon ini memiliki peran yang berbeda tetapi keduanya mampu mengubah sikap ibu. Apa saja peran dari kedua hormon tersebut? Berikut ulasannya!

Hormon Oksitosin

Hormon yang memberikan perubahan pada diri ibu ini yang pertama adalah Oksitosin. Hormon ini berperan sangat penting untuk menumbuhkan naluri keibuan pada diri para moms. Sehingga, para mom seperti memiliki sensai ingin memeluk, mengusap, memberikan rasa aman, serta cenderung lebih bahagia dari sebelumnya. Hormon yang dikenal sebagai hormon kasih sayang ini membuat para moms menjadi sangat teliti dan prihatin terhadap perkembangan janin anda.

Dari segi medis, hormon oksitosin yang diproduksi berdasarkan kerja otak ini berperan untuk membuat para moms mampu mengenali bayi meskipun masih dalam fase hamil muda, membantu merangsang otot rahim saat proses kelahiran dan berperan untuk memberikan kendali penuh pada tingkah lakunya selama hamil.

Hormon Prolaktin

Lain dengan oksitosin, hormon ini biasa disebut sebagai hormon susu. Ya, hormon ini di produksi oleh kelenjar hipofisis dan dilepaskan saat bayi mengisap ASI untuk pertama kali dan seterusnya. Efek yang ditimbulkan dari produksi hormon ini adalah tumbuhnya rasa sayang dan naluri keibuan yang mendominasi perilaku ibu. Apalagi, pelepasan hormon prolaktin sangat aktif terjadi ketika buah hati anda sedang menyusu, dampak hormon yang membuat ibu menjadi sayang terhadap anaknya didukung oleh suasana yang ada pada saat itu.

Disamping itu, hormon prolaktin juga memiliki peran lain. Dengan produksi hormon ini, dapat menciptakan kondisi relaks yang membuat dirinya menjadi lebih tenang untuk menyikapi kehamilannya. Namun, disisi lain, hormon prolaktin ini justru merugikan pasangan anda. Karena dengan produksi dari hormon ini, menurunkan kadar libido yang menyebabkan penurunan hasrat seksual dan lebih ingin untuk menjaga perkembangan janin ketika hamil muda.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*