Perkembangan Balita yang Sering Dikhawatirkan Oleh Orang Tua

perkembangan balita https://www.facebook.com/ibudanbalita

Perkembangan balita tidak selalu lancar. Ada juga balita yang tumbuh kembangnya terlambat. Bagaimana dengan tumbuh kembang balita ibu sekarang?

Sebenarnya, keterlambatan tumbuh kembang anak itu bisa saja terjadi. Hal ini dikarenakan organ tubuhnya atau sistem sarafnya yang belum sempurna. Hal ini bisa dikarenakan faktor internal berupa gizi yang kurang dan juga faktor eksternal berupa stimulus dari luar seperti permainan atau game.

Terlepas dari hal tersebut, ada beberapa hal yang membuat banyak orang tua mengkhawatirkan perkembangan balita mereka padahal sebenarnya tidak ada yang perlu ditakutkan. Apa saja itu?

  • Balita Sering Berlari

Salah satu ciri dari tumbuh kembang balita usia 1 tahun ke atas adalah balita sudah mulau belajar jalan. Jika sudah berusia 2 tahun, ia akan semakin lancar berjalan.

Hanya saja, banyak sekali balita yang baru mulai belajar berjalan namun justru terlihat terburu ketika berjalan. Jadi, balita tersebut terlihat seperti berlari. Apakah hal tersebut wajar?

Tentu ada beberapa kasus yang seperti itu. Namun, tidak sedikit pula balita yang mulai belajar jalan dengan cara berdiri tegap lebih dulu dan melangkah dengan sangat hati-hati. Jika balita ibu terlihat tergesa-gesa ketika belajar berjalan, ibu tidak perlu khawatir.

Yang ibu perlukan adalah pastikan ibu memantau si kecil. Jangan sampai ia bermain di luar jangkauan ibu. Ini sangat penting agar kecelakaan bisa dihindari. Selain itu, ibu juga sesekali bisa menasehati untuk tidak bermain di tempat tertentu jika memang tempat tersebut bisa memungkinkan si kecil jatuh.

  • Balita Sering Memasukkan Barang ke Mulut

Perkembangan balita usia 2 tahun biasanya sudah bisa membedakan mana makanan dan mana yang bukan makanan. Jika masih berusia 1 tahun atau di bawah 1 tahun, bisa saja si kecil memasukkan semua benda ke dalam mulutnya. Ia mengekslorasi untuk mencari tahu benda apa tersebut. Namun, bagaimana jika balita ibu yang sudah berusia 2 tahun masih melakukan hal tersebut?

Sebenarnya, balita itu memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Itulah mengapa ia pasti mengamati dan mencari tahu benda apa yang baru saja ia temui. Hanya saja caranya saja yang berbeda. Ada yang memasukkan benda ke dalam mulut ada juga yang dengan cara meraba-raba saja. Namun, jika balita usia 2 tahun masih memasukkan benda ke mulut, ibu harus lebih sering memberika pengertian agar si kecil tahu mana benda yang boleh dimasukkan ke dalam mulut mana yang tidak.

Jadi, ibu tidak perlu khawatir. Tindakan si kecil tersebut merupakan tanda bawah balita ibu memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Tentu saja ibu harus bangga, kan? Itu artinya perkembangan balita sangat baik. Justru jika si kecil tidak menunjukkan ketertarikan atau keingintahuan dengan benda baru, ibu patut untuk khawatir. Yang ibu harus lakukan hanyalah memberikan pengertian apa yang boleh dilakukan dan yang tak boleh dilakukan.

Semoga informasi tersebut di atas membuat ibu tahu lebih banyak hal seputar tumbuh kembang balita. Setidaknya, ibu tidak perlu khawatir jika balita melakukan hal tersebut di atas. Ibu merasa khawatir karena ibu tidak mengerti bahwa ada naluri tersendiri di dalam diri balita. Hanya saja ibu merasa hal tersebut tidak baik untuk balita dan akhirnya ibu merasa sangat khawatir. Padahal, naluri anak tersebutlah menentukan perkembangan balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*