Perawatan Bayi yang Sering Terlupakan

perawatan bayi www.facebook.com/ibudanbalita

Perawatan bayi yang benar itu menentukan kesehatan secara keseluruhan. Pertanyaannya, apakah ibu yakin sudah melakukan yang terbaik untuk merawat si kecil?

Mungkin ibu sudah menerapakn tips cara merawat bayi mulai dari memandikan menggunakan air hangat, tidak menggunakan bedak pada wajah, selalu mengoleskan minyak telon, dan lain sebagainya.

Akan tetapi, bagaimana dengan kuku bayi? Banyak ibu yang lupa pentingnya kesehatan kuku bayi. Meskipun masih bayi, kuku bayi sangat mempengaruhi kesehatannya secara keseluruhan.

Kesehatan Bayi Bisa Dilihat dari Kukunya

Menurut ahli medis, ada tanda-tanda kesehatan yang buruk yang bisa dilihat hanya dari kuku bayi. Bayi sehat biasanya memiliki kuku yang permukaannya halus, bentuknya sedikit melengkung, dan warnanya merah muda.

Silakan ibu perhatikan kuku bayi ibu sekarang. Apakah ada tanda-tanda seperti itu di kuku si kecil? Sementara itu, jika kuku terlihat pucat, ada kemungkinan si kecil mengalami anemia.

Jadi, sebenarnya tanda-tanda kesehatan bayi itu bisa dilihat dari kukunya. Namun, yang paling penting kuku juga bisa menyebarkan kuman sehingga kuku yang kotor bisa membahayakan kesehatan si kecil.

Itulah mengapa ibu harus tahu perawatan bayi yang satu ini.

Cara Merawat Kuku Bayi

Tentu saja ibu sudah tahu apa yang seharusnya ibu lakukan untuk merawat kuku bayi. Yang pertama, ibu harus rutin memotong kuku bayi. Sebagian ibu tidak berani. Pasalnya, kuku si kecil sangat kecil sehingga khawatir gunting yang digunakan melukai jari bayi.

Agar hal buruk tersebut tidak terjadi, ibu bisa memotong kuku bayi ketika ia terlelap. Namun, pastikan juga gunting yang ibu gunakan bersih dan tajam. Lakukan secara berlahan-lahan.

Pemotongan kuku bisa ibu lakukan satu bulan sekali. Hal tersebut dikarenakan secara umum kuku bayi itu tumbuh sekitar 2,5 milimter tiap bulan.

Cara perawatan bayi selanjutnya untuk kesehatan kukunya adalah menjaga agar tangan selalu kering. Usahakan ibu mengeringkan seluruh badan terutama bagian tangan dan kuku setelah ibu mandikan. Dengan demikian, ibu bisa mencegah kemungkinan berkembangnya jamur pada kuku.

Dua cara tersebut mudah untuk dilakukan. Silakan ibu mempraktekkan. Tapi satu hal yang harus ibu ingat. Menjaga kesehatan bayi itu harus secara konsisten karena bayi rentan sekali terhadap penyakit. Apapun yang mungkin mempengaruhi kesehatan bayi, sebaiknya ibu harus waspada.

Menjaga Kesehatan Kuku dari Dalam

Dua cara tersebut di atas merupakan upaya yang bisa ibu lakukan dari luar. Ada tips perawatan bayi dari dalam yang bisa lakukan, yaitu memberikan makanan atau minuman yang mengandung protein serta vitamin B7.

Jika bayi ibu sudah boleh mendapatkan MPASI, ibu bisa membuatkan makanan berbahan daging merah dan telur. Namun, jika bayi ibu belum boleh mendapatkan asupan makanan seperti MPASI, ibu bisa memberikan susu karena susu juga mengandung protein dan vitamin B7.

Jadi, perawatan bayi itu harus dilakukan secara menyeluruh, entah dari luar maupun dari dalam. Dari dalam, ibu bisa memberikan makanan yang bergizi. Sementara itu, untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kuku dari luar, ibu perlu memotong kuku secara rutin serta memastikan tangan dan kuku selalu dalam keadaan kering.

Sudahkah ibu melakukan perawatan tersebut? Bahkan, cara ini sangat dianjurkan sebagai perawatan bayi prematur. Pasalnya, bayi prematur lebih rentan terhadap penyakit daripada bayi yang lahir normal. Untuk itu, ibu bisa bagikan info ini kepada teman-teman yang memiliki bayi agar menerapkan perawatan bayi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

2 Comments on Perawatan Bayi yang Sering Terlupakan

  1. This is very interesting, You’re a very skilled blogger. I have joined
    your rss feed and look forward to seeking more of your wonderful
    post. Also, I have shared your site in my social networks!

Leave a comment

Your email address will not be published.


*