Perawatan Bayi yang Kecapekan yang Bisa Ibu Lakukan Sendiri di Rumah

perawatan bayi www.facebook.com/ibudanbalita

Perawatan bayi tidak perlu harus diserahkan kepada tenaga medis khusus yang menangani bayi. Ibu sendiri juga bisa melakukannya sendiri. Yang perlu ibu lakukan hanyalah memperkaya wawasan bagaimana merawat bayi.

Kali ini, ibu akan mempelajari bagaimana memberikan perawatan kepada bayi yang kecapekan. Jadi, perawata itu tidak hanya diberikan agar bayi sehat saja. Perawatan tersebut merupakan perawatan setiap hari. Namun, bagaimana jika suatu hari ibu mengajak si kecil pergi ke luar kota dan ketika pulang bayi kelihatan kecapekan. Ibu harus tahu cara memberikan perawatan bayi yang tepat.

Sebelumya, ibu harus tahu dulu ciri-ciri bayi kecapekan itu seperti apa.

Ciri-Ciri Bayi Kecapekan

Bayi juga bisa merasakan capek, apalagi jika ibu mengajak sang buah hati pergi ke luar kota. Ada kalanya ibu ingin berkunjung ke rumah orang tua yang kebetulan berada di luar kota. Memang ada baiknya orang tua ibu yang datang ke rumah karena bayi sebenarnya tidak baik jika terlalu lama di dalam perjalanan.

Namun, jika pada kondisi tertentu ibu yang harus pergi ke rumah orang tua dengan membawa bayi, maka ada kemungkinan si kecil akan merasa kecapaken. Biasanya, si kecil akan sering menangis dan menangisnya sangat keras. Itu salah satu tanda bahwa bayi ibu letih setelah perjalanan jauh.

Selain itu, tanda lain adalah bayi tidak bisa tidur dengan pulas di malam hari. Bayi sering bangun di malam hari dan menangis. Jika bayi bangun namun hanya mengajak ibu bercanda, hal itu tidak masalah. Yang jadi masalah ketika si kecil bangun dan menangis.

Jadi, jika ibu tahu itu kalau bayi kecapakan, ibu harus tahu cara memberikan perawatan bayi yang tepat.

Perawatan untuk Bayi yang Kecapekan

Ibu tidak perlu membawanya ke bidan atau ke dokter bayi jika sang buah hati kecapekan. Yang perlu ibu lakukan adalah memandikan dengan air hangat. Mandikan si kecil di pagi hari dan sore hari dengan menggunakan air hangat.

Kemudian, oleskan minyak telon di bagian dada, punggung, tangan, dan kaki. Lakukan dengan memberikan pijatan kecil. Cara ini sering dilakukan oleh therapist anak ketika memberikan terapi. Dengan cara ini, otot bayi yang tegang karena perjalanan jauh akan kembali seperti semula.

Setelah itu, ibu ajak si kecil untuk tidur dengan cara menggendongnya. Berikan ASI (air susu ibu), bukan susu formula. Kalaupun ibu memberi susu formula, usahakan porsi ASI lebih banyak. ASI tidak hanya bagus untuk perkembangan bayi, namun juga untuk membuat bayi sehat dan memulihkan staminanya kembali.

Setelah bayi terlelap, ibu tidak boleh meninggalkan begitu saja. Ibu harus mengurut kaki dan tangan si kecil secara perlahan. Cara ini lebih mudah karena bayi dalam posisi tertidur. Bayi akan rileks dan tidurnya akan lebih nyenyak. Sewaktu bangun nanti, bayi ibu akan kembali sehat dan bugar.

Jadi, mudah bukan memberikan perawatan bayi yang kecapekan? Ibu tidak perlu khawatir jika bayi ibu nangis. Ada kemungkinan bayi ibu kecapekan. Lakukan tips sederhana tersebut di atas dan lihat hasilnya. Bayi ibu akan berhenti menangis. Tidurnya akan pulas dan bayi ibu akan bangun dengan ceria kembali.

Namun, jika disertai dengan panas yang tinggi, itu berarti bayi ibu mengalami kecapekan yang cukup parah. Sebaiknya ibu membawanya ke dokter anak atau therapist anak agar mendapatkan perawatan bayi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*