Nutrisi dalam Ikan Lele sebagai Penunjang Perkembangan Balita

perkembangan balita https://www.facebook.com/ibudanbalita

Perkembangan balita ditentukan bagaimana ibu memperhatikan seberapa cukup gizi yang ibu berikan melalui menu makanan dan minuman setiap hari. Apakah ibu yakin sudah memberikan gizi yang seimbang untuk si kecil?

Kali ini, ibu akan tahu apa manfaat dari ikan lele. Ikan yang selama ini dianggap ikan yang kurang sehat karena hidup di air tawar ternyata mengandung nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan balita. Terutama jika balita ibu sudah berusia 2 tahun di mana ia sudah mulai belajar jalan. Penting sekali kandungan yang ada di dalam ikan lele.

Jika selama ini ibu memberikan seafood karena banyaknya info tentang penting sekali seafood untuk perkembangan anak, kali ini ibu akan mendapatkan alternatif lain, yaitu menyajikan menu sehat untuk balita ibu berupa ikan lele.

Kandungan Penting Pada Ikan Lela

Apakah balita ibu terihat kurus dan kecil jika dibandingkan dengan balita seumurannya? Atau bahkan berat badannya masih di bawah angka normal? Jika ya, kemungkinan besar si kecil kekurangan zat gizi berupa protein. Protein ini tidak hanya berfungsi untuk mengatur pola makan, tapi juga untuk menambah berat badan balita. Kekurangan protein jelas akan menganggu perkembangan balita.

Untuk mencukup asupan gizi berupa protein ini, ibu bisa membuatkan menu makanan dengan bahan baku ikan lele. Pasalnya, ikan lele merupakan ikan air tawar yang memiliki tinggi protein hewani. Para ahli mengatakan bahwa kandungan protein dalam lele sekitar 20%.

Namun, jika berbicara tentang perkembangan balita 2 tahun, tentu saja tidak hanya seputar perkembangan fisik, tapi juga perkembangan kecerdasan, bukan? Balita usia 2 tahun tidak hanya harus sudah mahir berjalan, tapi juga berbicara dan sedikit banyak bersosialisi dengan orang lain. Kemampuan berbahasa tentu saja mengandalkan kecerdasan otak untuk menghafalkan kata dan bagaimana mengucapkan kata tersebut.

Untuk menunjang kecerdasan si kecil, tidak salah jika ibu memberikan menu makanan ikan lele. Walaupun lele termasuk ikan tawar, kandungan omega 3 nya sangat tinggi sehingga saraf dan otak bisa berkembang baik.

Ada yang bilang ikan lele mengandung lemak padahal lemak tidak baik untuk perkembangan balita. Hal tersebut memang benar. Hanya saja, kandungan lemak dalam ikan lele sangat rendah sehingga ibu tidak perlu khawatir anak ibu akan gemuk.

Balita usia 2 tahun membutuhkan lebih banyak energi. Pasalnya, ia sudah mulai sangat aktif. Untuk itu, ikan lele akan memberikan ekstra energi agar ia selalu aktif setiap hari. Pada ikan lele, terdapat phosphor yang kadarnya lebih banyak daripada telur. Phosphor inilah yang akan memberikan energi kepada si kecil.

Menu Ikan Lele untuk Balita

Tentu tidak mungkin ibu memberikan satu ekor lele untuk balita sendiri. Ibu harus tahu resep ikan lele untuk balita. Ada beberapa ragam kreasi menu ikan lele yang bisa ibu pilih seperti lele santan, lele nugget, dan masih banyak lagi menu ikan lele lainnya. Yang jelas, ikan lele kaya akan nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan balita.

Memang kebanyakan menu makanan ikan untuk balita itu berupa seafood. Tapi, bukan berarti ikan air tawar kurang kaya gizi, kan? Contohnya saja ikan lele yang kaya akan omega 3 dan protein.

Jadi, menu makanan apa yang akan ibu siapkan untuk balita hari ini? Pastikan menu yang ibu berikan memberikan kebaikan untuk perkembangan balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*