Menghindari Keguguran Dini dengan Menjaga Kehamilan Muda

menjaga kehamilan muda https://www.facebook.com/ibudanbalita/

Menjaga kehamilan muda memiliki peranan penting bagi seorang Ibu hamil. Terlebih anak yang dikandungnya merupakan anak pertama dan minim pengalaman. Hamil bagi seorang wanita merupakan sebuah pengalaman yang menyenangkan sekaligus mengejutkan. Menyenangkan karena akhirnya penantian akan sang buah hati telah menjadi sebuah nyata. Disaat yang sama mengejutkan karena ini merupakan pengalaman pertama. Maka dari itu, pengalaman hamil harus dibarengi dengan pengetahuan.

Pengetahuan ini berfungsi untuk menjaga kehamilan berdasarkan usia dan gejala yang timbul selama kehamilan terutama pada trisemester pertama atau sejak dari minggu ke 1 hingga minggu ke 12. Karena pada fase tersebut kandungan masih cenderung labil dan harus mendapatkan perlakuan yang istimewa. Perlakuan yang tepat pada usia kehamilan muda dapat memudahkan jalan hingga jabang bayi yang dikandung nantinya lahir. Salah – salah perlakuan justru menyebabkan bayi mudah mengalami keguguran. Tentu, hal tersebut sangat dihindari oleh para calon Ibu dan Ayah terlebih anak yang dikandung adalah anak pertama.

Lalu, pertanyaan yang timbul, apa saja persiapan yang harus dilakukan untuk menghindari keguguran pada buah hati kesayangan anda? Jawabannya adalah menjaga kehamilan muda. Terus, bagaimana caranya? Simak ulasannya berikut ini.

  1. Menghindari Stress

Pengendalian stress menjadi poin utama yang harus diperhatikan saat menjaga kehamilan muda. Stress pada wanita dewasa terutama wanita karier adalah hal yang lazin. Namun, manajemen stress yang tepat dapat menjadi senjata utama untuk menjaga kehamilan pada usia dini.

Penyebab timbulnya stress dapat beragam jenis, namun jika dilihat dari segi medis, stress pada kehamilan mayoritas disebabkan oleh ketidakstabilan hormonal. Penanganan terhadap stress yang kurang tepat secara tidak langsung akan memengaruhi kondisi bayi. Terlebih lagi, apabila para calon ini memiliki pengalaman darah tinggi dan hipertensi justru sangat mungkin mengalami stress.

Untuk itu pastikan pikiran para moms terus rileks dan bahagia dengan beragam cara seperti mendengarkan musik, olahraga ringan, atau bersenda gurau dengan teman dan kerabat terdekat. So, if you love the baby, control your sentimentality ya dear moms!

  1. Menghindari Kelelahan dan Aktivitas Berat

Pada usia kehamilan muda, calon ibu cenderung akan mengalami darah rendah yang menyebabkan kelelahan bahkan pingsan mendadak. Aktivitas terlalu berat justru menambah beban dari para ibu, maka itu hindari bekerja dengan intensitas tinggi dan pilih pekerjaan yang mudah dan menyenangkan. Atau apabila anda adalah seorang wanita karier sudah tentu beban pekerjaan kantor tidak dapat terhindari, tetapi kembali lagi, kesehatan kandungan dipengaruhi oleh kesehatan fisik dan psikis dari para calon ibu seperti kalian loh moms.

Terlebih pada usia kehamilan muda, kelelahan dan aktivitas berat justru akan memproduksi hormon negatif secara berlebihan dan secara langsung memengaruhi keadaan cabang bayi tersebut. Dan aktivitas berat dapat memberikan kontraksi berlebih pada bayi dan pada kondisi terburuk dapat terjadi keguguran. Tentu tidak ingin hal tersebut terjadi kan, moms?

  1. Konsumsi Makanan Sehat dan Bernutrisi

Mengelola stress sudah, bekerja dengan santai sudah, selanjutnya konsumsi makanan sehat dan bernutrisi. Vitamin dan mineral yang terkandung dalam makanan secara langsung diserap tubuh dan jabang bayi dalam kandungan. Sebagai ibu bijak tidak mungkin memakan segala jenis makanan tanpa memerhatikan komposisi dan kadar makanan tersebut. Karena apa yang anda makan akan secara tidak langsung dimakan oleh bayi anda.

Hal yang paling sering terjadi saat usia kehamilan tergolong muda adalah mual dan muntah serta menurunnya nafsu makan. Namun, hal ini harus dihindari karena bagaimana pun bayi anda perlu nutrisi dan nutrisi yang diperlukan harus sehat. Ada beragam jenis makanan sehat yang dikonsumsi, tetapi makanan tersebut harus dapat diolah menjadi energi karena terjadi peningkatan kebutuhan kalori pada ibu hamil. Menjaga makanan tetap sehat adalah salah satu jurus jitu dalam menjaga kehamilan muda dan keguguran dapat dihindari.

  1. Rutin Konsultasi Kehamilan ke Dokter

Jika para moms merasa sudah cukup memiliki gaya hidup sehat seperti yang dibahas diatas, hal terakhir dan sangat penting adalah konsultasi kehamilan ke dokter. Beragam keluhan saat hamil muda seperti muntah, mual, dan pusing dengan frekuensi tinggi sangat dianjurkan untuk dikonsultasikan dengan pihak medis. Bukan tidak mungkin, gaya hidup sehat yang selama ini moms terapkan justru memberi ruang terhadap penyakit dan merasa kondisi normal – normal saja.

Meskipun muntah, mual, hingga pendarahan pada vagina cenderung umum terjadi, namun tidak ada salahnya rutin mengonsultasikan kondisi kehamilan ke dokter karena bagaimanapun hal tersebut membantu anda menjaga kehamilan muda. Selamat mencoba!

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*