Membentuk Karakter Anak Sejak Dini Dengan Tepat

membentuk karakter anak www.friso.co.id

Karakter anak berasal dari keluarga. Maka dari itu keluarga merupakan faktor penting dalam pendidikan seorang anak. Dimana sampai usia 17 tahun anak-anak banyak menghabiskan waktunya 60 sampai 80 persen bersama keluarga. Hingga usia 17 tahun, mereka masih memerlukan orangtua dan kehangatan dalam keluarga. Perkembangan otak di masa anak-anak berjalan cukup efektif.

Pada masa ini bakat serta potensi akademis dan nonakademis anak mulai muncul dan sangat potensial. Usia anak dari usia satu sampai tiga tahun merupakan masa paling penting untuk tumbuh kembang mereka. Tanda tumbuh kembang anak tidak hanya diukur dari pertumbuhan fisik, akan tetapi juga perkembangan otak yang bisa  dilihat dari responnya terhadap lingkungan.

Dalam  melihat kecerdasan otak seorang anak, orang tua harus memahami perubahan apa saja yang penting untuk anak. Apabila orang tua tidak tanggap dengan perkembangan anak, masalah akan datang ketika anak sudah dewasa nanti. Pada otak anak usia 3 tahun, terbentuk sel yang cukup banyak dan bisa disebut dengan neuron yang mengirim dan menerima informasi. 5 tahun ke depan sel tersebut alam mengelola neuron ini menjadi jaringan sambungan berkecepatan tinggi yang mengontrol emosi, pikiran, serta gerakan.Pengelolaan seperti ini butuh banyak usaha mulai dari usia tiga hingga sembilan tahun, otak menggunakan lebih banyak energi dibanding waktu lain dalam hidup.

Peran Orang Tua Terhadap Karakter Si Kecil

Sambungan yang paling banyak digunakan, misalnya saja yang membuat anak berjalan dan berbicara, meluas dan menguat. Selain itu, perubahan fisik lain terjadi sehingga beberapa pesan dalam otak yang dikirimkan semakin cepat sampai dan lebih mudah. Untuk mengetahui sambungan otak sudah mulai terbentuk , misalnya saja anak-anak mulai bertanya hal-hal baru dan menggunakan kata-kata baru. Pada usia dua hingga tiga tahun, ada peningkatan aktivitas pada dua bagian utama otak, yakni memproses bahasa, hal ini terbukti dari meningkatnya secara drastis kosa kata anak sebelum sekolah, mulai dari sekitar seribu kata hingga tiga ribu kata sebelum mencapai usia 5 tahun.Tiap anak akan mengembangkan kecerdasan otak masing-masing.

Semua jenis keterampilan  seperti bermain musik atau olahraga, dan juga setiap pikiran, perasaan, serta pengalaman akan berinteraksi dengan genetis yang dimiliki. Selain itu juga akan menciptakan jaringan otak tersendiri. Karakter seorang anak terbentuk ketika  anak berusia 3 sampai 10 tahun. Sudah menjadi tugas Anda sebagai orang tua untuk menentukan hal seperti apa yang masuk ke dalam pikirannya, sehingga dapat membentuk karakter anak yang berkualitas. Karakter merupakan sesuatu yang dibentuk, dikonstruksi, seiring dengan berjalannya waktu dan semakin berkembangnya buah hati Anda.

Pembentukan Karakter Anak Melalui Pendidikan

Anak itu seperti kain putih bersih tanpa noda. Jika diberi goresan hitam maka ia akan menjadi hitam , jika diberi goresan kuning maka ia akan  menjadi kuning. Anak itu juga ibarat tanah liat, Anda sebagai  orang tua adalah yang membentuk tanah liat itu. Akan berbentuk apa tanah liat  itu, hal itu tergantung Anda sebagai orangtua yang membentuknya. Hal ini berkaitan dengan bagaimana dan cara yang perlu dilakukan  supaya anak didik dari tingkat dasar sampai tingkat tinggi bisa menjalankan dan terus menjadikan pegangan dalam kehidupan.

Ada beberapa karakter yang bisa ditanamkan dalam kehidupan anak-anak. Diantaranya yaitu jujur, agamis, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa penasaran, semangat kebangsaan, cinta negara, menghargai prestasi, bersahabat,  cinta damai, suka membaca, peduli lingkungan, tanggung jawab  serta peduli sosial .

Pendidikan agama juga merupakan hal penting dalam lingkungan pendidikan seorang anak. Pendidikan agama bisa berfungsi sebagai  pengontrol pada diri sang anak. Lingkungan keluarga harus bdapat  memberikan contoh perilaku yang baik kepada sang anak. Anda harus bisa mengubah lingkungan di mana sang anak itu tumbuh jadi lingkungan yang memberi teladan baik. Tempatkan si kecil dalam lingkungan yang memunculkan berbagai sifat baik dalam dirinya. Lingkungan inilah yang terutama  akan membentuk anak Anda  tersebut. Membangun karakter dibutuhkan juga semacam penghargaan dan hukuman untuk sang anak, terutama di sekolah.

Jika ia berlaku baik, maka Anda bisa memberi semacam hadiah  apa  saja bentuknya, baik itu pujian atau apa saja. Namun jika ia berlaku buruk, maka beri juga ia hukuman. Lingkungan dan cara  ini  nantinya akan menjadi seperti pengontrol sosial pada diri sang anak, yang  jauh lebih efektif daripada sekadar kontrol internal dalam membentuk karakter baik sang anak. Hal ini merupakan hal utama  yang perlu ditekankan pada seorang anak.

Seorang anak harus tahu siapa Penciptanya, cara beribadah, dan bagaimana memohon kemudahan dan mengucap syukur. Anda bisa menunjukkan buku, gambar, dan cerita-cerita yang  dapat menginspirasi si kecil yang berhubungan dengan keagamaan tersebut. Apabila memungkinkan, ajak anak Anda untuk ikut ke tempat ibadah bersama. Semakin dini Anda menanamkan hal ini pada seorang anak, akan semakin kuat ahlak dan keyakinan dengan  Tuhan di dalam diri anak Anda.

Seorang anak pada usia dibawah 10 tahun belum memiliki fondasi yang kuat dalam prinsip hidup, cara berpikir, serta tingkah laku. Itu artinya, semua hal yang dilihat, didengar, dan dirasakan olehnya selama masa pertumbuhan tersebut akan diserap semuanya oleh pikiran lalu dijadikan sebagai dasar atau prinsip dalam hidup si kecil. Sudah menjadi tugas orang tua untuk memilah dan menentukan, hal apa saja yang harus  dimasukkan,dan mana yang perlu dihindarkan. Demikian pula dengan membaca majalah, menonton film, serta mendengarkan radio dapat membentuk karakter anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*