Lebih Sulit Mana Menjaga Kehamilan Muda bagi Wanita Bekerja atau Ibu Rumah Tangga

menjaga kehamilan muda Facebook Ibu dan Balita

Menjaga kehamilan muda itu tidaklah susah asal ibu tahu makanan dan minuman apa yang mengandung nutrisi yang baik untuk janin dalam kandungan serta apa saja kegiatan yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Yang jelas, kehamilan muda merupakan masa yang sangat rentan. Rahim belum begitu kuat sehingga banyak sekali kasus keguguran karena guncangan. Itulah mengapa wanita yang sedang hamil muda sebaiknya tidak melakukan perjalanan jauh atau mengerjakan sesuatu yang menimbulkan guncangan pada perut.

Namun, yang sering menjadi topik adalah tentang wanita karir dan ibu rumah tangga. Bagi wanita karir, mereka menganggap menjaga kehamilan muda itu susah. Lebih mudah bagi ibu rumah tangga. Sementara itu, ibu rumah tangga juga beranggapan sebaliknya. Bagi mereka, menjalani kehamilan sebagai ibu rumah tangga itu membosankan. Dan bagi mereka sebagai ibu rumah tangga, menjaga kehamilan itu tidak mudah.

Padahal, setiap profesi tersebut ada hal yang memang membuat mereka merasa terbebani ketika hamil. Bagi wanita karir, menjaga kehamilan muda itu cukup sulit karena disamping mereka harus menjaga kesehatan janin, mereka juga dituntut untuk menyelesaikan pekerjaan. Apalagi terkadang ada pekerjaan yang menguras banyak tenaga yang seringkali membuat mereka kelelahan dan stress. Tentu saja keadaan tersebut tidak baik bagi kesehatan janin.

Belum lagi dengan kebiasaan wanita karir yang sering telat makan. Kalaupun makan, bisa dikatakan sangat sulit mendapatkan makanan sehat untuk ibu hamil. Jika kantor mereka berada di area perkotaan, lebih banyak fast food daripada makanan yang sehat.

Lalu bagaimana jika dilihat dari sisi ibu rumah tangga? Bagi mereka yang menjalani masa kehamilan sebagai ibu rumah tangga, biasanya mereka merasa jenuh dan bosan yang luar biasa. Pasalnya, mereka hanya berada di rumah saja. Apalagi jika mereka tinggal di komplek perumahan di mana kebanyakan orang pergi bekerja. Pada siang hari, mereka merasa sendiri.

Selain itu, menjaga kehamilan muda bagi ibu rumah tangga itu berat. Rasa bosan yang luar biasa tersebut biasanya membuat mereka depresi dan akhirnya kehilangan nafsu makan. Padahal, ibu hamil dituntut untuk selalu memberikan asupan gizi yang dibutuhkan oleh janin, entah dari makanan ataupun dari minuman.

Lalu, bagaimana bisa membandingkan berat mana menjaga kesehatan antara wanita karir dengan ibu rumah tangga?

Yang jelas, setiap ibu hamil memiliki rintangan sendiri. Bagi wanita karir, ia harus menerapkan tips menjaga kehamilan muda saat bekerja seperti menyediakan cemilan yang sehat, melakukan yoga setiap weekend untuk mengurangi stress, dan lain sebagainya. Sementara itu, bagi ibu rumah tangga, mereka bisa menerapkan cara menjaga kehamilan sesuai dengan kondisinya.

Sebenarnya tidak ada bedanya antara wanita karir dengan ibu rumah tangga. Mereka sama-sama menghadapi tantangan untuk menjaga kesehatan janin dalam kandungan. Yang harus mereka lakukan adalah bagaimana caranya agar supaya mereka bisa memenuhi tanggungjawabnya untuk menjaga kehamilan hingga proses persalinan nanti.

Jika mereka tahu tips yang tepat untuk menjaga kehamilan, mereka tidak akan merasa berat untuk menjalani proses kehamilan ini. Jika sebaliknya, maka terjadi adalah mereka akan merasa stress dan merasa tidak mampu menjaga kehamilan sehingga kesehatan janinlah yang akan terganggu.

Untuk itu, terlepas apakah wanita karir atau ibu hamil, penting sekali setiap ibu hamil memperkaya pengetahuan tentang bagaimana cara menjaga kehamilan muda.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*