Ketahui Dulu yang Satu Ini Agar Ibu Tahu Bagaimana Mengajak Si Kecil Belajar Sambil Bermain

belajar sambil bermain https://www.facebook.com/frisoindonesia

Kelihatannya mudah tapi apakah ibu yakin bisa memilihkan cara belajar sambil bermain untuk sang buah hati?

Kenyataannya tidak demikian. Lebih banyak anak hanya mau bermain saja. Jika diajak untuk belajar walaupun ibu sudah membuat kegiatan yang menyenangkan, tetap saja anak tidak tertarik.

Kemudian ibu cari tahu tips atau ide tentang belajar yang menyenangkan. Ada banyak sekali ide seputar belajar sekaligus bermain yang bisa ibu terapkan pada anak.

Namun, apakah permainan tersebut cocok untuk usia si kecil? Apakah si kecil benar-benar suka untuk memainkan permainan tersebut?

Belum tentu.

Memang tidak salah jika ibu mencari inspirasi seputar bagaimana mengajak anak bermain sekaligus belajar. Karena itulah cara yang paling mudah yang bisa ibu lakukan. Mencontoh orang tua lain yang sudah menerapkan cara tersebut.

Akan tetapi, ibu harus tahu apa sih yang harus ibu perhatikan.

Memilih yang Tepat

Tidak semua permainan disukai oleh si kecil. Apalagi permainan yang mengandung unsur belajar.

Oleh sebab itu, ibu harus tepat dalam memilih permainan tersebut. Coba ibu perhatikan betul-betul apa yang paling disukai oleh si kecil.

Sebenarnya tidak sulit untuk membuat anak suka bermain permainan edukatif yang ibu pilihkan. Asalkan ibu bisa menyelami dunia si kecil dan memahami apa yang paling ia sukai. Maka ibu bisa menentukan jenis permainan apa yang cocok untuk si kecil.

Contoh sederhananya seperti ini. Jika selama ini si kecil suka melakukan pekerjaan seperti yang ibu lakukan seperti memasak, ibu bisa membelikan alat-alat masak yang sesuai dengan usianya. Ibu juga bisa meluangkan waktu untuk memasak makanan sederhana bersama si kecil.

Ini kegiatan yang lebih baik daripada sekedar main game atau main gadget.

Yang pasti, ibu harus menyelami kehidupan si kecil dan temukan apa yang benar-benar ia sukai.

Permainan Sesuai Usianya

Ini juga tak kalah penting. Pasalnya, tidak sedikit orang tua yang asal dalam memilihkan permainan. Yang mereka tahu adalah permainan edukatif bisa membuat anak cerdas. Namun, mereka tidak memperhatikan apakah permainan tersebut sesuai dengan usianya atau tidak.

Saat usia anak di bawah 3 tahun, tidak banyak permainan yang bisa ia mainkan. Kebanyakan permainan edukatif untuk anak usia di bawah 3 tahun merupakan permainan yang mengasah kecerdasan otak dan juga motorik halus.

Namun, ketika usianya menginjak 3 tahun, sepertinya ibu lebih leluasa untuk memilihkan jenis permainan edukatif untuk sang buah hati ibu.

Temukan Bakat Anak

Apakah bakat bisa terlihat ketika anak masih kecil? Tentu saja bisa. Ibu pernah lihat anak usia 4-5 tahun sudah mulai mahir memainkan alat musik, bernyanyi, bermain bola, dan lain sebagainya? Itu bukti jika orang tua peka terhadap bakat anak maka bakat tersebut bisa diasah mulai ketika masih kecil.

Agar si kecil dengan senang hati bermain dan belajar, ibu bisa tentukan permainan berdasarkan bakat yang ada pada dirinya. Ini memang tidak mudah. Akan lebih baik jika ibu konsultasi dengan psikolog anak agar dilakukan pemetaan bakat. Dengan pemetaan bakat ini, ibu akan tahu bakat apa yang ada pada diri si kecil.

Itulah beberapa hal yang bisa ibu lakukan. Ibu yang cerdas akan memilihkan semua hal yang terbaik untuk sang buah hati, tak terkecuali permainan atau game.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*