Ketahui Dulu Apa Yang Dimaksud Dengan Intolerasi Laktosa Pada Susu Anak

intoleransi laktosa susu anak pedulisehat.nfo
intoleransi laktosa susu anak

pedulisehat.nfo

Jika ibu sering ikut seminar atau ikut forum diskusi kesehatan anak, ibu pasti mengerti istilah intoleran laktosa pada susu anak. Namun, apakah itu artinya anak tidak bisa dan tidak boleh minum susu? Tentu bukan seperti itu.

Bagaimanapun juga, susu itu sangat penting untuk menunjang perkembangan anak. Kalau ada masalah seperti anak yang intoleran terhadap laktosa, maka ibu harus cari solusinya. Yang jelas, pastikan nutrisi untuk tumbuh kembang anak tercukupi dengan cara memberikan susu untuk anak.

Apa Itu Intoleran Laktosa?

Secara sederhana, intoleran laktosa artinya tidak bisa mencerna laktosa. Jadi, anak yang intoleran laktosa itu adalah anak yang tidak bisa mencerna laktosa.

Kemudian yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah apa itu laktosa? Ini sebenarnya salah satu jenis gula yang biasanya ada di dalam susu balita. Itulah mengapa banyak orang yang bilang anak yang intoleran laktosa diketahui ketika ia mengalami masalah ketika mengkonsumsi susu. Contohnya saja setelah minum susu, anak mengalami diare.

Dalam hal ini, yang harus diluruskan adalah mengenai anggapan bawasannya intoleransi terhadap laktosa merupakan alergi. Sebenarnya berbeda. Sangat bisa dipahami jika masyarakat awam menyamakan antara intoleran laktosa dengan alergi. Pasalnya, keduanya menimbulkan gejala yang hampir sama. Namun, menurut medis, keduanya berbeda. Alergi misalnya terhadap makanan melibatkan sistem kekebalan tubuh. Sementara itu, ketika anak mengalami intoleransi terhadap susu, itu tidak ada kaitannya dengan sistem kekebalan tubuh. Anak tersebut hanya kekurangan enzim yang dibutuhkan untuk mencerna laktosa di dalam susu balita.

Itulah mengapa dokter anak akan memberikan treatment, bukan langsung menyarankan agar tidak mengkonsumsi susu. Jika masalah ini tidak diatasi, maka makanan apapun yang mengandung laktosa, tidak hanya susu, tidak bisa dikonsumsi oleh si kecil.

Hal Yang Bisa Ibu Lakukan

Sebenarnya tidak sulit untuk mengatasi masalah yang satu ini. Kejadian seperti ini sudah banyak dialami oleh para orang tua. Ibu bisa bergabung dengan forum ibu dan balita. Di sana, ibu akan mengetahui banyak sekali cerita dari para ibu yang memiliki balita yang mengalami intoleran laktosa.

Salah satu hal yang harus ibu lakukan jika balita ibu mengalami intoleransi terhadap laktosa adalah memberikan susu balita yang kandungan laktosanya rendah. Seperti contoh, ibu bisa memberikan susu Frisian Flag. Ibu bisa mencoba memberikan susu rendah laktosa yang satu ini.

Selain itu, ibu juga bisa memberikan susu jenis lainnya. Sekarang ini, sudah banyak susu yang tidak berasal dari susu sapi. Ada susu yang diambil dari susu kambing. Ibu bisa berikan susu kedelai juga yang jelas kandungan laktosanya rendah.

Hanya saja, yang paling disarankan tetap saja memberikan susu sapi. Pasalnya, di dalam susu sapi, kandungan proteinnya sangat tinggi. Selain itu, beberapa kandungan yang ada di dalam susu sapi tidak didapatkan dari susu jenis lainnya. Jadi, sebaiknya ibu tetap gunakan susu sapi. Hanya saja, ibu pastikan dulu kandungan laktosanya rendah.

Jika ibu memberikan susu Frisian Flag, sebaiknya ibu lakukan beberapa tahap. Pertama-tama, berikan susu satu atau dua botol setiap hari dulu. Ternyata, pemberian susu dengan kuantitas yang tidak terlalu banyak akan membuat tubuh anak berdaptasi dengan semua kandungan di dalam susu tersebut. Selain itu, ibu bisa juga bisa membuatkan susu dengan takaran yang sedikit. Ibu tidak perlu khawatir karena tetap saja anak akan mendapatkan manfaat susu untuk balita.

Jadi, jangan sampai karena anak ibu intoleran susu kemudian membuat ibu menghentikan memberikan susu. Jangan sampai hal tersebut terjadi ya bu.

Langkah Penanganan

Selain memberikan susu anak yang kandungan laktosanya rendah, ada hal lain yang tak kalah penting untuk ibu lakukan.

  • Memberikan ASI

Jika usia balita ibu masih di bawah 2 tahun, itu artinya ibu masih bisa memberikan ASI. Maka dari itu, ibu bisa memberikan ASI. Ini diperlukan agar anak tidak mengalami dehidrasi. Hal ini disebabkan banyak sekali anak yang mengalami intoleransi terhadap laktosa yang akhirnya mengalami diare.

  • Memberikan Antibiotik

Untuk yang satu ini, sebaiknya ibu konsultasikan dulu dengan dokter anak. Pemberian antibiotik sebenarnya tidak disarankan. Hanya saja, jika intoleransi yang dialami oleh si kecil begitu parah, maka memberikan antibiotik dianggap sebagai langkah yang tepat.

  • Memberikan Menu Makanan Yang Segar

Makanan yang segar seperti sayuran bisa membuat si kecil tidak lemas karena diare. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, salah satu tanda anak yang intoleran laktosa adalah diare. Untuk itu, agar anak tidak mengalami dehidrasi, maka ibu bisa berikan makanan yang dibuat dari bahan yang segar seperti sayuran.

Jadi, jangan sampai ibu menghentikan memberikan susu ya. Solusi yang harus ibu cari. Dan bukan solusi berupa penghentian memberikan susu.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai kesehatan balita, ibu bisa kunjungi www.ibudanbalita.com. Di sana banyak sekali informasi menarik yang langsung dibagikan oleh ahli kesehatan balita dan dokter anak. Jadi, semua informasi yang ibu dapatkan dari situs tersebut dapat dipertanggungjawabkan. Atau jika ibu ingin konsultasi kesehatan anak secara online, ada juga fasilitas tersebut. Siapkan saja pertanyaanya dan dokter anak akan menjawab serta memberikan solusi secara medis atas masalah yang ibu tanyakan tersebut.

Yang jelas, ibu tidak boleh asal-asalan memilih susu. Pastikan ibu memberikan susu anak yang tepat untuk sang buah hati.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*