Kenali Jenis Seafood yang Membahayakan Perkembangan Janin

perkembangan janin https://www.facebook.com/ibudanbalita/

Perkembangan janin dalam kandungan itu dipengaruhi oleh makanan dan minuman yang ibu konsumsi. Oleh karena itu, sudah selayaknya ibu harus hati-hati memilih jenis makanan yang ibu konsumsi setiap hari.

Apakah ibu suka seafood? Beruntung sekali jika ibu pecinta seafood. Seafood mengandung omega 3, AA, dan DHA yang sangat dibutuhkan oleh janin untuk perkembangan saraf. Hanya saja, harus dipahami bahwa tidak semua seafood itu bagus dikonsumsi.

Salah satu jenis seafood yang tidak boleh dikonsumsi adalah ikan kakap putih. Ikan ini tergolong ikan yang sangat lezat dan harganya mahal. Sayangnya, dibalik kelezatannya tersebut, terdapat kadungan yang berbahaya jika dikonsumsi oleh ibu hamil. Dikhawatirkan, zat berbahaya tersebut masuk ke plasenta dan serap oleh janin juga. Kandungan berbahaya tersebut adalah merkuri.

Merkuri merupakan merupakan unsur alami yang bisa didapatkan di alam, tak terkecuali di laut. Sayangnya, ikan yang mengirup merkuri bisa sangat berbahaya sekali jika dikonsumsi. Salah satu ikan yang mengandung merkuri dengan jumlah yang banyak adalah ikan kakap putih.

Selain itu, ikan tuna sirip biru serta ikan hiu juga tergolong seafood yang mengadung merkuri tinggi. Tiga ikan tersebut sebaiknya ibu hindari.

Sebenarnya, merkuri ini bisa hilang jika ibu memasak ikan tersebut benar-benar matang. Hanya saja, menurut para ahli kesehatan, sekalipun ikan dimasak matang, kandungan merkuri masih tetap ada dalam jumlah yang sedikit. Dan menurut ahli kesehatan, hal tersebut tidak berbahaya. Jadi, bijaklah memilih seafood dan perhatian cara mengolahnya agar tidak membahayakan perkembangan janin.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*