Ibu dan balita hias kamar dengan warna tepat

Ruang Bermain Ibu dan Balita http://gambaru.me

Ibu dan balita tentu selalu ingin tercipta suasana harmonis yang baik. Dengan atmosfir yang cukup mendukung, maka sesi komunikasi antar keduanya bisa terjalin dengan baik. Menghias ruangan ternyata harus diperhatikan betul agar penggunaannya tidak salah. Warna ruangan ibu dan balita menentukan emosi yang dirasakan berbasis suasana sekitarnya.


 

Tentu saja, karena ilmu pengetahuan sudah maju, hal ini tidak menjadi masalah. Langsung saja, simak daftar warna berikut yang paling sering digunakan beserta maknanya :

  1. Oranye

Oranye seringkali diasosiasikan dengan jeruk. Dalam bahasa inggris, jeruk bahkan disebut orange alias oranye. Dibalik manis asamnya jeruk, ternyata warna dominannya menyatakan hal berbeda berdasarkan pskiologisnya. Sejatinya, oranye adalah warna hangat, nyaman, dan ramah. Oranye adalah warna yang mampu stimulasi interaksi sosial dan komunikasi. Manusia cenderung senang berbincang dan bernegoiasasi dalam suasanan ruangan berwarna oranye. Apabila anda memutuskan memakai warna oranye untuk tempat tidur, Harap diingat terlalu banyak warna oranye apalagi oranye terang, bisa memberi stimulasi sosial berlebihan. Bisa dilogika kenapa oranye kurang cocok dengan tempat tidur, bisa jadi si kecil keasyikan bercanda dan tidak mau beristirahat.

  1. Merah

Dominasi merah sering ditemui dalam pesta tahun baru negara Cina. Mulai dari angpao, sampai dengan barongsai diasoasikan dengan merah. Iblis juga sering diberikan warna merah. Tentu anda bertanya-tanya apa makna dibalik warna merah. Salah satu pandangan psikologis menyangkut warna merah adalah fakta bahwa merah menggambarkan agresifitas, ketidak mampuan fokus, dan amarah. Bahkan dalam suatu studi menunjukkan jika anda menggunakan warna merah berlebihan bisa memicu rasa sakit kepala. Namun, Jika digunakan dengan benar, merah malah dapat menimbulkan efek baik seperti memberi energi pada badan dan meningkatkan kemampuan atletik. Merah adalah salah satu warna yang tidak direkomenasikan untuk kamar balita, toh, malah bisa membuat bayi cemas. Akan tetapi, untuk ruang bermain bagi si kecil yang senang olah tubuh, merah akan menjadi pilihan yang lebih dari cocok.

  1. Warna tanah

Bumi langit dan air, 3 elemen yang ada dalam hidup ini. Terkadang warna tanah diagungkan mengingat hubungannya yang baik dengan bumi. Nah, ternyata warna tanah mampu menstimulasi pikiran dan menimbulkan rasa segar di badan. Warna satu ini membuat ruangan nampak luas terlihat lebih ‘ramah’ , dan nyaman. Meskipun tidak terlalu membuat rileks, warna ini tentu cukup sulit menidurkan anak terutama anak yang energik, pasalnya, anak jadi merasa ada ruangan yang luas dimana dirinya bisa bermain dengan bebas. Apabila bunda hanya ingin berbincang, maka warna tanah bisa digunakan. Ingat, warna dinding bisa menentukan hiasan ruangan ibu dan balita memberi emosi apa.

  1. Putih

Di film, putih seringkali dipakai oleh tokoh protagonist atau pahlawan dalam suatu cerita. Malaikat juga digambaran dengan dominan warna putih menjadikan gambaran putih sebagai sesuatu yang murni dan suci. Karena putih biasa digunakan untuk menggambarkan kemurnian sehingga dominasi warna putih mendorong terciptanya atmosfir tenang dan sejuk. Putih juga dihubungkan dengan ketidak terbukaan, modern, jadi ada baiknya jika digabungkan dengan warna lain untuk memperlihatkan bahwa ruangan ini memang bisa dimasuki siapa saja. Kekurangan warna putih adalah perawatan yang sedikit ribet. Apabila ada noda terciprat sedikit saja maka akan langsung terlihat dan membuat kesan kotor. Terlepas dari resikonya, putih sangat bagus digabungkan dengan warna apapun.

  1. Kuning

Kuning adalah warna ceria nan energik yang mana memberi ruangan kesan bercahaya dan terang. Dari segi estetika saja, kuning sudah sangat indah dan banyak digunakan pada dekorasi barang. Warna kuning merupakan gambaran kebahagiaan, jelas dari penggunaannya untuk ikon rasa senang. Harap diperhatikan, tergantung kecerahan, dan intesitas, kuning bisa memicu perasaan yang berbeda. Misalkan saja, kuning muda menstimulasi konsentrasi sedangkan kuning terang menstimulasi ingatan. Manapun itu, pemilihan perabotan putih dengan dinding berwarna kuning untuk pojok belajar bisa menjadi pilihan yang masuk akal.

  1. Merah jambu

Terima kasih sekali kepada perusahaan boneka maupun Barbie yang telah memasarkan merah jambu dengan cukup baik. Seringkali merah jambu disandingkan dengan anggapan sebagai warna ‘anak perempuan banget’ dan ‘putri’ , memang bukan kebetulan. Merah jambu adalah warna tenang dan rileks yang mendorong feminitas dan empati, gampangnya, merah jambu memberi efek menenangkan. Harapan anak perempuan tumbuh tenang dan anggun bisa dimulai dengan menghias ruangan dengan warna merah jambu. Kendati demikian, harus diingat bahwa warna merah jambu bisa mengarah pada rasa cemas dan kegelisahan jadi jangan mendekorasi seluruh ruangan dengan warna merah jambu. Anda bisa melihat efek ini ketika ada ikon mual yang diberi warna merah jambu seolah sedang sekarat.

  1. Hijau

Hijau diasoasikan dengan alam dan mensimbolisasikan kesehatan dan perilaku baik. Banyak orang menyukai warna hijau karena daya tariknya yang cukup baik. Rumah sakit, dan berbagai institusi kesehatan lain memanfaatkan warna hijau sebagai simbolnya. Nah, bila dianalisa Hijau memiliki efek menenangkan pada tubuh, meningkatkan konsentrasi, dan beberapa penelitian menunjukkan hijau bisa meningkatkan kemampuan membaca. Tidak hanya cat dinding, namun juga perabotan bisa menggunakan warna hijau tanpa khawatir. Bila ibu dan balita memang ingin memiliki ruangan yang cocok untuk persiapan masa depan, warna satu ini sangat baik untuk situasi belajar dibanding warna lain.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*