Ibu Berpuasa Ganggu Perkembangan Anak 1 Tahun?

perkembangan anak 1 tahun www.ibudanbalita.com

Banyak ibu yang khawatir perkembangan anak 1 tahun terganggu kalau mereka berupasa di bulan Ramadhan. Jika itu disebabkan khawatir seorang ibu tidak bisa memberikan ASI yang cukup, di dalam agama sebenarnya sudah diatur. Ibu tersebut boleh saja tidak berpuasa tapi harus membayar fidhyah atau denda. Di dalam ilmu Fiqih, sudah ada aturan yang pasti.

Akan tetapi, tentu ibu tidak ingin melewatkan Bulan Ramadhan begitu saja, kan? Banyak ibu yang tidak mau meninggalkan puasa mengingat bulan tersebut merupakan bulan penuh berkah. Namun, pada saat yang sama, mereka tetap ingin memberikan ASI untuk sang buah hati lantaran perkembangan balita 1 tahun bisa lebih maksimal jika ia mendapatkan ASI hingga usia 2 tahun.

Jika ibu ingin tetap berpuasa tanpa harus khawatir kekurangan suplai ASI, ada beberapa hal yang bisa ibu lakukan.

  • Pilih Menu Buka dan Sahur Yang Tepat

Sebenarnya, yang mempengaruhi produksi ASI adalah seberapa sehat tubuh ibu. Oleh sebab itu, yang harus ibu lakukan adalah bagaimana ibu bisa menjaga kesehatan selama bulan Ramadhan. Tentu saja ibu harus memperhatikan asupan nutrisi dari makanan yang ibu konsumsi saat buka dan sahur.

Sebaiknya ibu memilih menu makanan yang kaya akan nutrisi, terutama protein. Selain itu, usahakan menu makanan untuk buka dan sahur itu berbeda. Kenapa? Dengan mengkonsumsi menu makanan yang berbeda, maka asupan nutrisi akan semakin lengkap.

Akan lebih baik jika ibu selalu membuat menu makanan, entah untuk buka atau sahur, yang terbuat dari daging. Daging mengandung protein yang tinggi di mana nutrisi tersebut akan membuat ibu tidak mudah merasa lapar di siang hari.

  • Menu Makanan Malam

Selain buka dan sahur, ibu juga perlu mempertimbangkan untuk mengkonsumsi menu makan malam, yaitu makanan yang ibu konsumsi di malam hari setelah shalat tarawih. Ibu harus tahu ibu harus mencukupi kebutuhan nutrisi. Saat tidak sedang puasa, ibu bisa saja makan 3 kali sehari. Namun, di bulan Ramadhan, ibu hanya makan saat buka dan sahur. Bukankah itu kurang? Oleh sebab itu, ibu juga perlu mengkonsumsi makanan di malam hari setelah tarawih.

  • Suplemen

Mungkin selama ini ibu sudah mengkonsumsi susu Frisian Flag Mama. Itu sangat bagus sekali. Ibu bisa konsumsi susu saat buka dan sahur.

Namun, jika masih diperlukan, ibu bisa mengkonsumsi suplemen. Ini merupakan multivitamin yang akan mencukupi kebutuhan nutrisi harian yang mungkin tidak bisa dicukupi melalui menu buka dan sahur saja.

Tips Berpuasa Bagi Ibu Menyusui

Dari penjelasan di atas, ibu pasti sudah memiliki gambaran apa yang harus ibu lakukan agar tetap bisa memberikan ASI tapi juga masih bisa menjalankan ibadah puasa. Memberikan ASI tentu menjadi hal yang sangat penting mengingat ASI mengandung antibodi yang sangat baik untuk tumbuh kembang anak 1 tahun.

Agar puasa Ramadhan lancar, ada beberapa tips yang sebaiknya ibu terapkan.

  1. Jangan Kebanyakan Makan Saat Buka

Rasanya ingin sekali menyediakan semua makanan saat berbuka. Ini seperti pelampiasan karena selama 1 hari penuh tidak makan dan tidak minum.

Akan tetapi, jika ibu juga menyusui, sebaiknya ibu kontrol makan saat buka. Cukup konsumsi makanan sedikit saja. Lebih banyak minum daripada makan. Dengan demikian, ibu tidak terlalu kenyang sehingga setelah tarawih nanti, ibu bisa makan besar.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, selain buka dan sahur, ibu sebaiknya makan malam setelah tawarih, bukan? Agar ibu tidak kekenyangan, ibu bisa makan sedikit pada saat berbuka. Dan ibu bisa makan besar setelah tarawih.

  1. Cemilan Sebelum Tidur

Biasanya, setelah tawarih pasti ada waktu untuk berkumpul dengan keluarga. Setelah makan malam, ibu bisa sediakan cemilan sehat sembari menonton TV dan berkumpul dengan keluarga.

Selain cemilan, usahakan ibu minum air putih yang banyak agar ketika siang hari ibu tidak mengalami dehidrasi.

  1. Makan Buah Saat Sahur

Selain memilih menu makanan yang tepat saat sahur, sebaiknya ibu menutup menu sahur dengan makan buah. Buah akan mengingat nutrisi yang terkandung di dalam makanan. Dengan demikian, nutrisi tidak mudah terurai dan ibu tidak cepat lapar di siang hari.

  1. Minum Susu Menjelang Imsak

Sebelum Imsak berbunyi, ibu sebaiknya minum susu. Jadi, usahakan ibu minum susu selang beberapa menit sebelum imsak, bukan sebelum mengkonsumsi menu sahur.

  1. Minum Air Putih Yang Banyak

Selain minum susu, ibu juga perlu minum air putih yang banyak saat sahur. Ini akan mencegah ibu mengalami dehidrasi sehingga ibu akan kesulitan mengeluarkan ASI.

Sekarang sudah tahu kan bagaimana cara bisa tetap berpuasa tapi juga bisa memberikan ASI?

Sekarang pilihan ada di tangan ibu sendiri, apakah tetap mau berpuasa atau khawatir tidak bisa memberikan ASI sehingga ibu memilih untuk tidak berpuasa. Yang pasti, banyak ibu yang tetap sehat, bugar, dan tetap bisa memberikan ASI walaupun sedang berpuasa. Ibu bisa ikuti diskusi di forum ibu dan balita di mana banyak sekali ibu yang berbagi tips menyusui saat puasa. Akan ada banyak sekali hal kecil yang bisa membuat ibu merasa ringan menyusui sambil berpuasa. Jadi, ibu tidak perlu khawatir dengan perkembangan anak 1 tahun karena ibu tetap bisa memberikan ASI yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari sang buah hati.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*