Hubungan Gizi Ibu Hamil Dengan Ngidam

makanan ibu hamil https://www.facebook.com/ibudanbalita/

Perlu diingat, ngidam merupakan kondisi dimana ibu menginginkan sesuatu ketika mengandung. Kondisi ini secara tidak langsung berhubungan dengan pemenuhan gizi ibu hamil sendiri.

Ngidam lumrah terjadi pada masa kehamilan. Memang keinginan ibu tidak hanya sebatas pada makanan saja, namun bisa apapun sekiranya ibu memperoleh apa yang diinginkannya.

Tetapi kebanyakan, ngidam sendiri berhubungan langsung dengan makanan. Yang artinya, ibu membutuhkan nutrisi lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan ibu dan janin.

Bahkan menurut mitosnya, ketika keinginan untuk memperoleh sesuatu tidak terwujud, maka pengaruhnya akan langsung pada si buah hati itu sendiri. Misalnya, anak akan terlahir dengan keadaan ngiler.

Hubungan Antara Ngidam Dan Gizi Yang Ibu Butuhkan

Ketika ibu mengalami fase ini, banyak sekali keinginan yang diluar kewajaran. Dan sebagai pasangan yang baik, memenuhi keinginan ibu adalah satu hal yang diutamakan.

Hal ini dikarenakan oleh pernyataan yang simpang siur mengenai pemenuhan keinginan ibu. Yakni, supaya anak terlahir dalam keadaan baik.

Terlepas dari mitos tersebut, ibu perlu menyadari bahwa tidak semua keinginan harus diwujudkan secara nyata. Artinya, pemenuhan sesuatu itu tidak harus makanan yang diidamkan pada masa tersebut.

Karena tidak semua jenis makanan yang diinginkan itu baik. Tentunya dengan memperhatikan baik buruknya makanan, serta memperhatikan kondisi ibu sendiri.

Nah, secara teori, ngidam merupakan keinginan alamiah yang dialami oleh ibu karena mengalami kekurangan nutrisi.

Maksudnya, ngidam tersebut merupakan tanda jika nutrisi ibu hamil ada yang masih kurang. Sehingga ibu secara tidak sadar menginginkan makanan yang mengandung nutrisi tersebut.

Contohnya bila ibu menginginkan makanan seperti daging-dagingan, maka ini bisa diartikan jika ibu sebenarnya kekurangan protein. Oleh karenanya, ibu perlu menambah jumlah protein agar gizi untuk ibu hamil tersebut terpenuhi.

Terlepas dari teori tersebut, ngidam tidak pasti berhubungan langsung dengan kekurangan nutrisi tertentu. Namun bisa juga merupakan fase dimana ibu membutuhkan kasih sayang dari pasangan.

Dengan kata lain, fase tersebut berhubungan dengan faktor psikis ibu yang ingin selalu diperhatikan, bahkan dimanjakan oleh pasangan.

Zat Gizi Yang Perlu Dipenuhi Oleh Ibu Hamil

Mengenai benar tidaknya ngidam adalah tanda dari kekurangan gizi tertentu, ibu hamil tentu perlu memenuhi kebutuhan gizi hariannya dengan jelas.

Ada beberapa gizi untuk ibu hamil yang perlu dipenuhi. Kesemuanya memiliki manfaat tersendiri, serta perlu dipenuhi dalam jumlah yang pas. Apa saja gizi yang sangat penting untuk ibu hamil?

Pertama adalah asam folat. Nilai gizi ini begitu penting, dan wajib disediakan oleh ibu. Karena asam folat ini bermanfaat penuh dalam menghindarkan dari cacatnya anak dalam kandungan.

Nah, supaya tumbuh kembang janin sempurna, bebas dari resiko cacat, ibu hamil butuh asam folat sekitar 400 mg perharinya.

Dan pemenuhan asam folat ini akan sangat baik dipenuhi mulai dari sebelum masa kehamilan, yakni 3 bulan sebelumnya sampai trimester pertama.

Sementara kedua adalah kalsium. Nilai nutrisi untuk ibu hamil yang satu ini berbeda jumlahnya untuk ibu hamil yang masih berusia sekitar 18 tahun/ kurang dan usia 20 an.

Untuk ibu masih berusia 18 tahunan, jumlah kalsium yang dibutuhkan tiap harinya sekitar 1300 mg perharinya. Dan untuk yang sudah berusia 20an, jumlah nutrisi ini sekitar 1000 mg perhari.

Untuk manfaatnya sendiri selain menguatkan tulang ibu, kalisum juga membantu dalam melancarkan sirkulasi darah. Dan kelancaran sirkulasi darah ini berperan untuk perkembangan jantung dan syaraf janin.

Kesimpulannya, penuhilah kebutuhan gizi ibu hamil sesuai jumlahnya supaya kesehatan ibu dan janin tetap terjaga.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*