Hanya Karena Kekurangan Air Putih, Tidak Hanya Kesehatan Wanita Hamil yang Terancam

kesehatan wanita hamil Ibu dan Balita

Seberapa pentingkah air putih untuk kesehatan wanita hamil? Sangat penting. Bahkan, bisa dikatakan peran air putih ini lebih penting daripada susu yang ibu konsumsi setiap hari.

Lebih dari itu, air putih juga berpengaruh terhadap perkembangan janin. Beberapa hal buruk bisa terjadi hanya dikarenakan hal yang sepela, yaitu kekurangan mengkonsumsi air putih.

Tidak percaya? Memang sulit untuk dipercaya jika ibu belum tahu urutan-urutan permasalahan yang timbul disebabkan kekurangan air putih.

Awalnya, kekurangan air putih bisa membahayakan kesehatan seorang wanita hamil. Namun, selanjutnya, perkembangan bayi di dalam kandungan juga bisa terancam.

Gara-Gara Air Putih, Bayi Bisa Keguguran

Siapa sangka jika air putih bisa menentukan apakah bayi di dalam kandungan selamat hingga masa persalinan atau justru ibu harus mengucapkan “selamat tinggal” terlebih dahulu sebelum bertemu dengan sang buah hati.

Hal ini yang sering terjadi. Seorang ibu hami tidak menindahkan pentngnya asupan mineral dari air putih setiap hari sehingga janin tidak bisa diselamatkan.

Sebenarnya hal ini tidak ujug-ujug terjadi. Awalnya, kesehatan kehamilan yang terpengaruh pertama kali. Seperti yang ibu ketahui, seseorang akan mengalami dehidrasi ketika kekurangan air putih, bukan? Dan dehidrasi ini akan membua tubuh ibu lemas dan tidak bersemangat.

Tentu secara tidak langsung hal ini akan berpengaruh juga terhadap perkembangan janin.

Namun, ternyata, air putih yang ibu konsumsi juga mempengaruhi kualitas serta kuantita air ketuban.

Untuk lebih jelasnya, ibu harus tahu apa fungsi air ketuban untuk janin yang ibu kandung. Yang pasti, air ketuban sangat menentukan bagaimana janin bisa bertahan dan berkembang.

Air Putih dan Air Ketuban

Sebenarnya, banyak sekali fungsi dari air ketuban. Akan tetapi, secara umum, fungsi utama air ketuban ada dua.

Yang pertama, air ketuban akan memastikan janin bertahan di dalam rahim. Karena air ketuban akan melindung janin tidak terbanting dan mengalami keguguran.

Saat hamil muda, air ketuban akan membuat janin tidak terbanting terutama ketika ibu melakukan gerakan-gerakan seperti berjalan dan beraktivitas setiap hari. Jika air ketuban tidak mencukupi, maka janin bisa terbanting ke dinding rahim. Dan jika janin belum benar-benar kuat, bukan tidak mungkin janin akan mengalami keguguran.

Yang kedua, air ketuban akan membuat janin bisa bebas bergerak. Ternyata, tidak hanya kesehatan ibu hamil saja yang menentukan kesehatan bayi di dalam kandungan. Karena tidak hanya nutrisi yang diperlukan agar bayi sehat, tapi juga gerakan atau aktivitas yang ia lakukan di dalam rahim.

Bagaimana bisa bergerak dengan bebas jika air ketuban kurang? Para ahli kesehatan kandungan mengatakan kekurangan air ketuban yang menyebabkan bayi kurang bergerak bisa membuat perkembangannya kurang optimal. Dan ketika lahir, bayi juga cenderung tidak berkembang secara optimal.

Beberapa kasus terjadi di mana bayi dipaksa untuk lahir sebelum waktunya karena kualitas serta kuantitas air ketuban yang kurang baik. Jika hal ini tidak segera ditangani, bayi akan lahir dengan keluhan kesehatan terutama penyakit kuning.

Dari penjelasan tersebut di atas, sekarang ibu sudah tahu ternyata tidak hanya kesehatan ibu saja yang terganggu ketika ibu kekurangan air putih. Mungkin jika ibu mengalami dehidrasi, ibu tinggal menambah air putih saja. Namun, bagaimana jika ibu tidak tahu ternyata hal tersebut berpengaruh buruk terhadap bayi di dalam kandungan?

Oleh sebab itu, agar hal buruk seperti yang dijelaskan di atas tidak terjadi, mulai sekarang ibu perlu menambah mengkonsumsi air putih ya.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*