Hal yang Sebaiknya Tidak Ibu Lakukan Jika Sudah Ada Tanda Awal Kehamilan

menjaga kehamilan muda https://www.facebook.com/ibudanbalita/

Terkadang ibu tidak yakin apakah benar-benar hamil atau tidak. Agar ibu lebih yakin, akan lebih baik jika ibu mengetahui lebih banyak tentang tanda awal kehamilan.

Namun, bukan itu saja tujuannya. Lebih dari itu, jika ibu tahu banyak tentang tanda kehamilan, diharapkan ibu lebih berhati-hati dalam melakukan kegiatan setiap hari.

Satu catatan yang harus ibu ketahui. Ini bukan untuk membuat ibu parno dan terlalu khawatir. Hanya saja, penting untuk ibu jadikan warning. Bawasannya kebanyakan bayi mengalami keguguran ketika usia kehamilan muda lho.

Karena memang saat masih hamil muda, janin di dalam kandung rentah mengalami keguguran.

Oleh sebab itu, perhatikan beberapa hal berikut dan ingat bawasannya hal berikut ini sebaiknya ibu tidak lakukan jika sudah muncul tanda awal ibu hamil.

Memberitahu Orang Lain

Sebenarnya ini tidak ada kaitannya dengan keguguran. Akan tetapi, ini lebih untuk menjaga kondisi psikologi ibu saja.

Pasalnya, tidak sedikit wanita yang merasa hamil dan terlalu excited sehingga memberitahu ke banyak orang. Namun, ternyata mereka tidak sedang hamil.

Mereka hanya melihat adanya tanda kehamilan. Tapi, ternyata itu bukan tanda ibu hamil.

Ibu harus tahu beberapa tanda awal sebuah kehamilan itu seperti keluhan kesehatan, seperti mual. Walaupun mual itu tanda kehamilan, siapa tahu mual tersebut disebabkan masuk angin.

Dan jika ditelusuri satu persatu, hampir semua tanda kehamilan itu mirip dengan keluhan atau kondisi kesehatan yang kurang baik.

Oleh sebab itu, sebelum ibu memberitahukan ke banyak orang, alangkah lebih baik jika ibu konsultasi dengan dokter. Pemeriksaan USG diperlukan untuk memastikan ibu benar-benar hamil atau tidak.

Melakukan Hubungan

Jika sudah ada beberapa tanda awal kehamilan dan sudah dipastikan melalui tes USG bawasannya ada janin di dalam rahim, maka ibu sebaiknya memberi pengertian kepada sang suami agar bersabar. Selama masa kehamilan muda, sebaiknya suami ibu menahan diri agar tidak mengajak ibu berhubungan suami istri.

Hal ini sangat penting karena jika ibu melakukan hal tersebut, janin rentan mengalami keguguran.

Air mani yang masuk ke rahim akan membuat rahim mengalami kontraksi. Jika hal ini terjadi, maka janin yang mulai menempel pada rahim bisa terguncang dan keguguran.

Sebenarnya tidak hanya berhubungan suami istri saja yang tidak diperbolehkan pada awal kehamilan. Apapun yang menyebabkan goncangan harus diminimalisir. Jika air mani yang masuk ke rahim bisa menimbulkan kontraksi, hal ini sama juga dengan melakukan olahraga. Karena olahraga juga membuat rahim terguncang dan bisa mengakibatkan keguguran.

Keluar Naik Motor Sendiri

Jika selama ini ibu beraktivitas setiap hari menggunakan motor sendiri, sebaiknya ibu meminta tolong suami atau orang terdekat ibu untuk mengantarkan ibu kemanapun ibu pergi.

Jika ibu naik motor sendiri, dikhawatirkan ibu terjatuh. Apalagi salah satu tanda kehamilan adalah ibu sering tiba-tiba merasa pusing. Bagaimana jika ini terjadi ketika ibu sedang mengendarai motor? Pasti sangat berbahaya.

Hal-hal sepele tersebut jika ibu tidak perhatikan bisa fatal jadinya. Menjaga kehamilan muda memang bukan perkara mudah. Akan tetapi, bukan berarti tidak bisa, kan?

Ibu perlu mulai mencari tips menjaga kehamilan muda. Tips tersebut akan membuat ibu semakin mudah dan ringan untuk menjalani masa kehamilan muda. Semoga ibu dan janin sehat hingga waktu persalinan tiba.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*