Hal yang Perlu Ibu Ketahui Ketika Balita Mulai Belajar Bicara

belajar bicara https://www.facebook.com/ibudanbalita

Belajar bicara membutuhkan waktu yang sangat lama. Bahkan, bisa dikatakan bayi yang baru lahir ke dunia itu sudah memulai proses belajar berbicara. Hanya saja, masyarakat pada umumnya menganggap tahap berbicara itu diawali ketika si kecil sudah mulai mengeluarkan bunyi kata. Biasanya ketika ia sudah berusia 8-9 bulan.

Dan proses belajar bicara tersebut berlangsung hingga si kecil bisa mengucapkan satu kata yang tidak jelas hingga mengucapkan kata yang jelas. Nantinya, balita akan mulai merangkai kata-kata sehingga menjadi kalimat yang lebih jelas.

Untuk memastikan balita ibu melewati proses belajar bicara dengan baik, ibu harus tahu beberapa hal seputar tahap perkembangan balita ketika ia mulai belajar berbicara berikut ini.

Konsep Belajar Berbicara Balita

Apakah ibu tahu bagaimana si kecil mulai bisa berbicara? Jawaban dari pertanyaan tersebut merupakan konsep belajar berbicara balita.

Sebenarnya, balita belajar bicara itu diawali dari proses mendengar. Jadi, semakin sering si kecil mendengarkan kata yang ibu ucapkan, semakin cepat pula si kecil bisa bicara. Berbeda dengan orang dewasa di mana proses belajar diawali dengan proses membaca, mengahafal, dan menganalisa.

Para ahli lingusitik mengatakan bahwa pada dasarnya bahasa itu bisa diucapkan oleh anak dari apa yang ia dengar. Kata-kata yang ia dengar akan diproses di dalam otak, dihafal, dan kemudian diproduksi kembali. Proses memproduksi inilah yang disebut belajar bicara.

Dari penjelasan tersebut, bisa dikatakan bahwa proses belajar berbicara balita itu pada intinya adalah proses meniru, meniru kata yang diucapkan oleh orang dewasa. Jadi, semakin sering ia mendengarkan kata, semakin sering ia akan meniru. Semakin sering ia meniru kata, semakin cepat balita ibu akan bisa bicara.

Pengaruh Sistem Saraf

Seperti yang ibu telah ketahui dari penjelasan tersebut di atas, yang bisa disimpulkan adalah bahwa tahap anak belajar bicara itu diawali dengan proses mendengarkan, menghafal, dan kemudian menirukan. Ini konsep yang semua orang tua harus pahami.

Hanya saja, ada hal yang paling penting di dalam tahap tersebut, yaitu menghafal. Dalam hal ini, balita ibu akan mengalami permasalah dalam menghafal kata yang ia dengarkan ketika sistem saraf tidak berkembang sempurna. Itulah mengapa penting sekali ibu memberikan susu balita yang mengandung nutrisi baik untuk mengembangkan sistem saraf. Nutrisi yang dibutuhkan seperti AA dan DHA, Omega 3, dan juga protein. Nutrisi tersebut sangat dibutuhkan untuk perkembangan saraf dan otak balita.

Tidak sedikit balita yang sudah berusia 2 dan bahkan 3 tahun namun belum mulai belajar bicara. Hal ini bisa disebabkan oleh faktor internal yaitu kekurangan nutrisi dan juga faktor eksternal yaitu stimulus dari luar agar si kecil mulai belajar berbicara. Jika balita ibu susah sekali belajar berbicara, ibu harus cari tahu apa faktor penyebab utamanya.

Itulah informasi yang sebaiknya ibu ketahui tentang cara anak mulai belajar berbicara. Mungkin saat ini ibu masih mengandung dan banyak mencari informasi tentang info ibu hamil.

Akan tetapi, tidak salah jika ibu juga mempersiapkan apa saja yang harus ibu ketahui ketika bayi lahir nanti, terutama cara merawat bayi dan juga seputar perkembangan anak. Jadi, ibu akan semakin siap untuk menjadi ibu yang baik. Yang jelas, ketika ibu sudah memiliki balita yang usianya sudah 2 atau 3 tahun, peran ibu dalam tumbuh kembang balita sangatlah diperlukan, terutama ketika si kecil mulai belajar bicara.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*