Gejala Hamil Muda yang Perlu Lebih Diwaspadai

ibudanbalita

Saat hamil muda, janin rentan mengalami keguguran. Ini tidak bertujuan untuk menakut-nakuti ibu yang yang sekarang sedang hamil muda. Namun, informasi ini lebih menekankan agar ibu ektra hati-hati dalam menjaga kesehatan kehamilan muda.

Salah satu cara agar ibu bisa lebih berhati-hati adalah dengan mengetahui gejala hamil muda. Karena dengan mengetahui gejala kehamilan muda, ibu mengetahui apa saja yang perlu dilakukan tindakan serius dan mana yang merupakah hal yang normal terjadi saat hamil muda.

Dari sekian banyak gejala yang ibu alami saat hamil muda, ada satu gejala yang patut untuk lebih diwaspadai, yaitu flek.

Mungkin ibu sudah tahu apa itu flek. Secara sederhana, flek merupakan bercak darah yang keluar melalui vagina. Hal ini sangat sering terjadi. Dan bahkan, ini dijadikan tanda awal kehamilan dan memastikan bawasannya ibu sedang hamil.

Flek ini muncul disebabkan janin mulai menempel pada dinding rahim. Proses inilah yang membuat pelunturan darah dan keluar melalui vagina yang kemudian disebut dengan flek.

Kenapa flek ini harus diwaspadai?

Karena ternyata selain sebagai gejala ibu hamil muda, flek ini juga bisa menjadi pertanda buruk. Karena flek bisa menjadi tanda bawasannya janin tidak berkembang dan akhirnya mengalami keguguran.

Inilah yang sebenarnya harus diwaspadai. Mewaspadai flek yang keluar sebagai tanda keguguran.

Sayangnya, tidak mudah untuk mengetahui apakah flek yang ibu alami merupakan gajala kehamilan muda yang normal atau tidak.

Untuk mengantisipasi keadaan terburuk, ibu dianjurkan untuk waspada. Ibu sebaiknya mulai mengurangi aktivitas fisik, terutama aktivitas yang menguras banyak tenaga. Hindari mengangkat benda yang berat. Jika diperlukan, ibu juga harus lebih banyak istirahat daripada berjalan-jalan.

Selain itu, sebaiknya ibu tidak perlu menggunakan pembalut yang ada kandungan herbalnya. Gunakan saja pembalut biasa. Justru jika ibu menggunakan pembalut herbal, besar kemungkinan bercak darah flek akan keluar lebih deras.

Dan yang paling penting, ibu harus menghindari melakukan hubungan suami istri. Karena hal tersebut akan memperparah keadaan.

Tidak hanya goncangan yang membahayaka janin di dalam kandungan. Air mani suami ibu yang masuk ke dalam rahim akan mengakibatkan kontrkasi di rahim. Padahal, saat hamil muda, kontraksi seharusnya diminimalisir.

Mengkonsumsi makanan yang bergizi sangat diperlukan. Nutrisi dalam jumlah yang banyak sangat diperlukan untuk membuat perkembangan janin di dalam kandungan bisa berjalan lancar. Cara inilah yang paling tepat untuk menghindarikan janin mengalami keguguran.

Jika perlu, ibu bisa mengkonsumsi susu ibu hamil yang terbaik. Karena kandungan nutrisi di dalam susu kehamilan seimbang, diharapkan janin bisa berkembang lebih maksimal tanpa ada masalah apapun.

Meskipun demikian, ibu tidak perlu terlalu khawatir dengan gejala ibu hamil muda berupa flek ini. Memang beberapa ibu hamil yang mengalami flek ketika dalam masa kehamilan muda menemukan akhirnya janin mengalami keguguran.

Namun, hal tersebut bisa dihindari jika ibu melakukan apa saja yang sebaiknya ibu lakukan seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Yang terpenting adalah ibu selalu melakukan hal yang bisa membuat janin berkembang dengan baik. Hindari goncangan. Makan makanan yang bergizi tinggi. Hindari makanan yang bisa membuat janin keguguran seperti makanan yang pedas dan makanan yang membuat kontraksi.

Dengan melakukan hal tersebut, maka ibu tidak perlu khawatir jika terjadi flek. Karena pada dasarnya flek itu tanda kehamilan. Hanya saja jika flek berlangsung lama, maka itu yang harus diantisipasi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*