Deg-Degan Saat Konsultasi Kehamilan Pertama Kali?

konsultasi kehamilan https://www.facebook.com/ibudanbalita

Konsultasi kehamilan terkadang memberikan konsekuensi yang cukup berat. Kecewa dan sedih karena hasilnya tidak seperti yang diinginkan. Bukannya mendapatkan baik tentang perkembangan bayi yang ada di dalam kandungan namun justru mendapatkan kabar bahwa ada masalah yang mengganggu tumbuh kembangnya.

Hal tersebutlah yang sering membuat ibu hamil deg-degan saat konsultasi kehamilan. Apalagi ia jarang konsultasi dan ingin konsultasi dengan dokter kandungan agar mendapatkan pemeriksaan USG. Tentu banyak sekali pertanyaan yang ada di dalam pikirannya. Bagaimana keadaan janin? Sehatkah sang buah hati yang masih ada di dalam kandungan?

Deg-degan dan rasa khawatir tersebut lebih dikarenakan prasangka buruk yang ibu pikiran sendiri. Padahal, konsultasi kehamilan itu harusnya membuat ibu lega, bukan khawatir. Namun, bagaimana jika ibu tetap saja deg-degan?

Pikirkan Apa yang Sudah Ibu Lakukan

Kekhawatiran sangatlah wajar apalagi seorang ibu hamil yang harap-harap cemas mendengar kabar janin sehat atau tidak. Siapapun ibu di dunia ini pasti tidak akan kuasa jika mendengar kabar buruk terjadi pada janin.

Karena pikiran seperti itulah seorang ibu hamil khawatir sehingga ia suudzon atau berprasangka buruk. Alangkah lebih bijak jika seorang ibu hamil memikirkan hal-hal baik yang selama ini sudah dilakukan. Apakah ibu sudah rajin minum susu untuk ibu hamil? Sudahkah ibu mengkonsumsi menu makanan yang sehat? Jika sudah, kenapa harus khawatir?

Kebanyakan wanita hamil pertama kali sangat khawatir ketika konsultasi kehamilan karena mereka mendengar hal-hal buruk seputar janin. Pikiran negatif itulah yang sebenarnya membuat mereka deg-degan saat melakukan konsultasi. Apakah itu juga yang membuat ibu deg-degan.

Menyiapkan Pertanyaan

Saat melakukan konsultasi kehamilan, sebaiknya ibu mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan yang akan ibu ajukan kepada dokter kandungan. Pertanyaan tentang apa yang selama ini ibu rasakan dan apa saja yang terjadi. Tentu saja pertanyaan tersebut berkaitan dengan kehamilan.

Apakah ada keluhan kesehatan yang ibu rasakan? Sekecil apapun keluhan yang ibu rasakan, ibu bisa tanyakan ke dokter saat konsultasi ibu hamil. Jangan anggap sepele hal-hal kecil seperti pusing, mual, dan bahkan sering kram. Dokter akan memberikan penjelasan kapan hal tersebut normal dan kapan hal tersebut bisa membahayakan kesehatan bayi yang ibu kandung.

Dengan mempersiapkan pertanyaan, setidaknya ibu akan mendapatkan penjelasan yang lebih jelas dan gamblang. Jadi, ibu tidak menebak-nebak yang ujungnya biasanya rasa khawatir terhadap perkembangan janin.

Browsing Seputar Kesehatan

Daripada bosan dan khawatir saat antri konsultasi kehamilan dengan dokter kandungan, bukankah lebih baik jika ibu browsing dan mencari informasi kesehatan ibu hamil? Hal ini justru lebih membantu ibu agar rileks sekaligus mengalihkan perhatian dari pikiran-pikiran buruk. Bahkan, dari kegiatan browsing tersebut, ibu bisa mendapatkan inspirasi pertanyaan apa yang sebaiknya ibu tanyakan saat konsultasi. Bukankah itu lebih baik?

Sekarang ini, ada konsultasi kehamilan online di mana setiap ibu hamil bisa bertanya kepada pengelola website tersebut yang umumnya adalah seorang praktisi kesehatan kandungan. Di sana, ibu juga bisa membaca dan mendapatkan informasi seputar kesehatan ibu dan bayi.

Yang jelas, saat ibu melakukan konsultasi, ibu harus menyiapkan diri. Konsultasi biasanya hanya sekali dalam satu bulan. Ini yang dianjurkan. Untuk itu, jangan menyia-nyiakan kesempatan seperti ini. Gunakan kesempatan tersebut sebaik mungkin untuk menanyakan semua hal yang perlu ibu tanyakan. Karena itu yang terpenting dari konsultasi kehamilan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*