Coba Tebak, Mana yang Lebih Penting dari Dua Nutrisi Ibu Hamil untuk Mencegah Bayi Cacat

nutrisi ibu hamil https://www.facebook.com/FrisoIndonesia

Nutrisi ibu hamil itu menentukan kesehatan janin dalam kandungan lho. Meskipun nutrisi bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi perkembangan janin, bisa dikatakan nutrisi merupakan faktor yang sangat signifikan untuk tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Itulah mengapa seorang ibu hamil harus benar-benar memperhatikan nutrisi untuk ibu hamil.

Jika ibu membaca tentang kesehatan ibu hamil, ibu pasti menemukan banyak sekali nutrisi ibu hamil yang harus ibu penuhi setiap hari. Akan tetapi, tahukah ibu ada dua nutrisi yang paling penting untuk mencegah bayi lahir dalam keadaan cacat? Yaitu asam folat dan vitamin D.

Lalu, pertanyaannya adalah mana yang lebih penting atau lebih krusial untuk mencegah bayi lahir cacat? Apakah asam folat atau vitamin D? Berikut penjelasan selengkapnya.

Asam Folat dan Pengaruhnya Terhadap Perkembangan Janin

Ibu pasti sering mendengar iklan susu ibu hamil di mana salah satu nutrisi yang ditonjolkan adalah asam folat. Memang benar sekali karena nutrisi ibu hamil yang satu ini sangat penting sekali bagi perkembangan janin.

Ibu harus tahu banyak sekali kasus bayi lahir dalam keadaan cacat dikarenakan sang ibu tidak memenuhi nutrisi berupa asam folat. Mungkin saja ibu tersebut tidak mengkonsumsi susu ibu hamil yang memang diformulasikan agar asupan nutrisi berupa asam folat terpenuhi. Alhasil, bayinya pun lahir dalam keadaan cacat.

Akan tetapi, tahukah ibu bagaimana cara kerja asam folat dalam tubuh ibu? Memang secara sederhananya fungsi asam folat adalah untuk mencegah bayi cacat sejak lahir. Akan tetapi, para ahli kesehatan memiliki cara lain dalam menjelaskan fungsi atau peran dari nutrisi ibu hamil berupa asam folat ini.

Sebenarnya, asam folat itu berperan untuk menutup tabung saraf serta sumsum tulang belakang. Itulah bagaimana asam folat mencegah terjadinya gangguan sehingga menjadikan bayi lahir dalam keadaan cacat. Salah satu hal buruk yang bisa diantisipasi ketika asam folat tercukupi selama masa kehamilan adalah anencephaly, yaitu keadaan di mana otak bayi tidak terbentuk secara sempurna. Ibu bisa membayangkan sendiri bagaimana jika otak bayi tidak terbentuk secara sempurnya, bukan?

Vitamin D dan Pengaruhnya Terhadap Janin

Lain hal dengan vitamin D. Walaupun vitamin D serta asam folat merupakan nutrisi ibu hamil yang bisa mencegah bayi lahir cacat, vitamin D memiliki peran yang sedikit berbeda. Sebenarnya, vitamin D itu dibutuhkan untuk perkembangan tulang. Akan tetapi, itu bukanlah tugas utamanya. Vitamin D ternyata berhubungan juga dengan nutrisi ibu hamil lainnya, yaitu kalsium. Jika ibu hamil tidak mendapatkan vitamin D yang cukup, maka kalsium pun tidak bisa terserap maksimal. Apa akibatnya? Tentu saja struktur tulang tidak terbentuk normal.

Itulah mengapa penting sekali mencukupi asupan nutrisi berupa vitamin D. Jika vitamin D tercukupi, maka organ tubuh bayi akan terbentuk sempurna karena tidak ada masalah dengan pertumbuhan tulang.

Lalu, manakah yang paling penting? Jika dilihat peran masing-masing nutrisi ibu hamil tersebut di atas, keduanya sangat penting, bukan? Pasalnya, setiap dari nutrisi tersebut memiliki fungsi dan peran masing-masing.

Untuk itu, jika ibu ingin sekali melahirkan bayi dalam keadaan sempurna tanpa cacat sedikit pun, pastikan ibu tidak kekurangan asupan gizi berupa asam folat dan vitamin D ya. Pastikan makanan yang ibu konsumsi mengandung dua nutrisi ibu hamil tersebut.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*