Cara Belajar Bicara Sekaligus Mengajari Tata Krama

belajar bicara www.facebook.com/ibudanbalita

Cara belajar bicara bisa diajarkan oleh siapa saja. Ibu bisa mempelajari tips cara mengajarkan agar balita bisa mulai mengucapkan satu atau dua patah kata. Lalu, kenapa ibu tidak sekaligus mengajarkan tata karma dalam berbicara?

Istilahnya, sekali mendayung, dua pulau terlampui. Sembari mengajari berbicara, ibu sekaligus juga mengajari bagaimana tata krama dalam berbicara.

Berikut beberapa kata-kata yang bisa ibu ajarkan sedini mungkin agar balita ibu tidak hanya bisa berbicara, tapi juga sopan dalam berbicara.

Ajari Kata Sayang

Berapa kali ibu mengatakan “ibu sayang kamu” setiap hari? Sebaiknya mengulang-ulang kalimat tersebut. Akan lebih baik jika kalimat tersebut sebagai kalimat pertama yang bisa diucapkan si kecil.

Dengan mengetahui cara mengatakan kalimat sayang, maka perasaan anak juga akan terasah. Ia akan tahu bagaimana ibu sangat menyayangi anak dan sebaliknya.

Memang kelihatannya sangat remeh. Akan tetapi, ibu akan merasakan manfaat dari belajar bicara sayang ini ketika nanti ia tumbuh dewasa. Si kecil akan tumbuh menjadi anak sayang dengan orang tua.

Ajari Terima Kasih

Kalimat “terima kasih” saat ini sangat sulit untuk diucapkan. Bahkan, beberapa tahun ini, perusahaan besar menekankan agar karyawannya selalu mengatakan terima kasih kepada pelanggan. Penekanan ini dilakukan karena begitu banyak orang yang menyepelekan mengatakan terima kasih ini.

Untuk itu, anak bisa belajar bicara dengan mengatakan “terima kasih” di setiap kesempatan. Ibu bisa membuat stimulasi seperti memberikan sesuatu kemudian ibu minta si kecil untuk mengucapkan “terima kasih”. Ulangi hal tersebut sampai anak ibu secara otomatis merespon dengan mengucapkan kalimat tersebut setiap kali diberi sesuatu.

Ajari Minta Maaf

Selain kalimat terima kasih, ibu juga bisa menjadikan kalimat minta maaf sebagai salah satu kalimat yang bisa digunakan ketika anak mulai belajar bicara. Ini sangat penting agar si kecil tumbuh sebagai anak yang tidak malu mengucapkan maaf. Selain itu, anak juga akan menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan mengakui kesalahan yang dilakukan dengan cara mengucapkan kata maaf.

Bagaimana caranya? Ibu bisa memulai dengan cara memulai kalimat “ibu minta maaf” jika ibu belum bisa memberikan yang diminta oleh anak. Atau, jika si kecil menangis karena tidak dituruti, maka ibu bisa ucapkan minta maaf sambil berusaha membuat si kecil berhenti menangis.

Tentu saja masih banyak kalimat lain yang bisa digunakan ketika ibu menerapkan cara belajar bicara kepada si kecil. Yang harus dipahami, anak kecil itu sangat mudah belajar terutama ketika usianya sekitar 2-5 tahun. Pada usia ini, ibu harus benar-benar selektif memilihkan tontonan, mainan, dan kegiatan.

Jika si kecil mulai belajar berbicara, maka tidak salah jika selain mengajarkan cara bicara, ibu juga mengajarkan tata krama, bagaimana jika diberi sesuatu oleh orang lain, bagaimana jika melakukan kesalahan, dan bagaimana mengungkapkan sayang kepada orang tua.

Perkembangan psikis itu tidak kalah penting dibandingkan dengan perkembangan fisik. Itulah sangat disarakan orang tua mengikuti kursus parenting agar tahu bagaimana mengawasi tumbuh kembang anak serta bagaimana membantu agar tumbuh kembang anak baik.

Belajar bicara hanya satu dari sekian banyak tanda bahwa balita ibu berkembang. Dan berbicara saja tidak cukup. Ibu harus mengajarkan bagaimana berbicara dan berkomunikasi yang baik dengan orang lain. Jadi, sejak ibu juga mengajarkan attitude kepada si kecil dalam berkomunikasi dengan orang lain, tidak hanya menerapkan cara belajar bicara.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*