Alasan Kenapa Ibu Harus Menjauhi Makanan Bersantan untuk Menjaga Kehamilan Muda

menjaga kehamilan muda https://www.facebook.com/ibudanbalita

Menjaga kehamilan muda itu tidak mudah. Setidaknya menjaga kesehatan wanita hamil pada trimester pertama lebih sulit jika dibandingkan dengan wanita hamil pada trimester kedua atau ketiga. Hal ini dikarenakan wanita hamil muda sangat rentan sekali terjadi keguguran. Rahim yang belum begitu kuat serta janin yang belum berkembang sempurna menjadi penyebab tingginya resiko keguguran ketika masa kehamilan muda.

Untuk itulah, ibu harus benar-benar ekstra keras untuk menjaga kehamilan muda. Setidaknya, ibu harus menjauhi beberapa makanan yang kelihatannya enak dan lezat namun berbahaya bagi kesehatan ibu dan juga janin. Salah satunya adalah makanan yang bersantan.

Bahaya Mengkonsumsi Makanan Bersantai Bagi Ibu Hamil Muda

Sebenarnya makanan bersantan itu tidak hanya tidak baik bagi wanita hamil. Bagi semua orang, makanan bersantan bisa memperburuk kondisi kesehatan.

Namun, bagi wanita hamil, mengkonsumsi makanan bersantan akan semakin memperburuk kesehatannya. Pasalnya, makanan yang mengandung santan bisa menaikkan asam lambung. Wanita hamil akan lebih mudah merasa mual dan muntah setiap kali setelah mengkonsumsi makanan.

Mual dan muntah ini memang hal yang lumrah, apalagi bagi wanita hamil muda. Mual dan muntah sering disebut morning sickness. Akan tetapi, jika ibu makan makanan bersantan, mual dan muntah akan semakin parah. Hal ini dikarenakan asam lambung naik.

Lebih para lagi jika ibu mengalami masalah heartburn. Dalam bahasa Indonesia, heartburn adalah efek panas pada dada. Ibu akan merasakan hal yang tidak nyaman yang tentu saja akan mempengeruhi kegiatan ibu setiap hari.

Untuk itulah mengapa makanan bersantan harus dihindari sebagai cara menjaga kehamilan muda.

Memang tanpa mengkonsumsi makanan bersantan, asam lambung pun akan naik. Hal ini dikarenakan janin dalam kandungan semakin besar sehingga lambung terhimpit. Pada kondisi seperti ini, asam lambung akan naik menuju ke kerongkongan.

Cara Mengatasi Asam Lambung Saat Hamil

Cara yang paling tepat mengatasi naiknya asam lambung pada saat hamil muda tentu saja menjauhi makanan yang bersantan. Namun, jika asam lambung tetap saja naik, ibu harus mencoba beberapa tips berikut ini.

Pertama, tidurlah dengan posisi kepala lebih tinggi daripada kaki. Posisi seperti ini akan menurunkan resiko naiknya asam lambung. Ibu bisa menggunakan dua bantal untuk menopang kepala agar posisi kepala lebih tinggi daripada kaki.

Selain itu, usahkan pula ibu minum air putih di sela-sela makan. Air putih akan menurunkan asam lambung setiap kali asam lambung meningkat dan naik ketika ibu sedang mengkonsumsi makanan.

Dan yang paling penting, ibu harus memastikan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Tidak ada cara lain untuk meredakan asam lambung dan menjaga kehamilan muda selain mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung nutrisi untuk ibu hamil. Susu ibu hamil, misalnya merupakan susu yang sudah diformulasikan untuk mencegah berbagai keluhan kesehatan ibu hamil yang mungkin terjadi, tidak terkecuali naiknya asam lambung.

Semoga informasi ini bermanfaat. Khusus bagi ibu yang berprofesi sebagai wanita karir, cara ini bisa menjadi cara yang tepat untuk menjaga kehamilan muda saat bekerja. Pasalnya, wanita karir yang sedang mengandung cenderung lebih mudah mengalami asam lambung karena pola makan yang salah, kurang minum air putih, serta kondisi tubuh yang kurang fit.

Kesehatan ibu saat ini menentukan kesehatan bayi yang akan ibu lahirkan. Meskipun janin masih muda karena kehamilan ibu masih dalam trimeseter pertama, menjaga kesehatan itu kewajiban ibu. Untuk itu, ibu seharusnya memperkaya ilmu tentang menjaga kehamilan muda.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*