Agar Gejala Hamil Muda Tidak Mengganggu Produktivitas Kerja

menjaga kehamilan muda https://www.facebook.com/ibudanbalita/

Banyak yang bilang menjadi ibu hamil muda itu sangat berat. Terasa lega jika masa hamil muda sudah terlampaui.

Kenyataannya memang demikian. Dan jika ibu tahu lebih banyak tentang kesehatan ibu hamil muda, ibu akan tahu bagaimana ibu harus berhati-hati menjaga kehamilan muda. Ketika rahim belum begitu kuat dan janin masih rentah, maka resiko keguguran itu sangat tinggi.

Di sisi lain, hampir semua gejala hamil muda membuat kegiatan atau pekerjaan ibu sehari-hari terganggu. Contoh kecilnya saja mual dan muntah. Gejala yang disebut dengan morning sickness akan membuat ibu hamil muda merasa lemah dan lesu karena rasanya tidak bisa mengkonsumsi makanan yang paling ia favoritkan sekalipun.

Belum lagi dengan ciri hamil muda lainnya seperti lesu, pusing, dan lain sebagainya.

Agar tidak mengganggu produktivitas ibu, maka berikut beberapa hal yang perlu ibu perhatikan.

Membuat Jadwal Kegiatan Sehari-Hari

Mungkin ibu bisa menjadwal kembali kegiatan ibu setiap hari. Jika biasanya ibu selalu mempunyai waktu untuk jalan-jalan terlebih dahulu setelah pulang kerja, maka kegiatan tersebut sebaiknya ibu hilangkan dulu.

Ibu bisa semaksimal mungkin menggunakan waktu luang untuk istirahat. Jika belum waktunya tidur, ibu bisa gunakan waktu luang tersebut untuk bersantai agar ibu memiliki banyak tenaga untuk bekerja di esok harinya.

Selain itu, ibu juga harus mengurangi kegiatan lembur. Usahakan semua pekerjaan sudah ibu selesaikan di esok hari. Jadi, malam hari merupakan sepenuhnya waktu untuk istirahat.

Mengatur Pola Makan

Ini menjadi PR yang sangat sulit. Apalagi jika ibu terbiasa mengkonsumsi makanan yang kurang sehat seperti fast food.

Karena untuk menjaga kehamilan muda, ibu harus meninggalkan makanan yang tidak sehat layaknya fast food.

Selain itu, pola makan juga harus dirubah. Jika selama ini ibu makan tiga kali sehari, ibu bisa makan lebih dari tiga kali sehari dengan porsi kecil. Hal ini untuk mengantisipasi ibu kekurangan tenaga. Selain itu, makan lebih dari tiga kali diperlukan agar nutrisi untuk perkembangan janin bisa terpenuhi.

Kenapa porsinya harus sedikit? Hal ini untuk mengantisipasi ibu mengalami kegemukan. Selain itu, sering makan dengan porsi kecil menjadi solusi yang tepat agar ibu tidak sering mual atau muntah yang merupakan gejala kehamilan muda.

Melakukan Gerakan Ringan Setiap Hari

Meskipun seorang ibu hamil rentan sekali mengalami keguguran, bukan berarti ibu tidak boleh beraktivitas. Memang aktivitas yang menguras banyak tenaga harus dikurangi. Akan tetapi, bukan berarti ibu tidak boleh bergerak.

Justru melakukan gerakan ringan itu sangat dianjurkan seperti jalan santai setiap pagi, mengerjakan pekerjaan rumah yang ringan, dan lain sebagainya. Gerakan fisik yang ringan tersebut akan membuat ibu mampu menjaga kebugaran.

Sayangnya, kebanyakan ibu hamil muda justru malas untuk bergerak. Jika hal tersebut ibu lakukan, maka tubuh ibu akan lemas terutama ketika masa kehamilan sudah memasuki trimester kedua dan ketiga. Karena ibu sudah terbiasa bermalas-malasan ketika hamil muda, maka ibu akan kehilangan kebugaran. Dan ini sangat berbahaya entah untuk kesehatan ibu dan juga janin di dalam kandungan.

Jika ibu tetap ingin beraktivitas seperti biasa seperti mengerjakan pekerjaan kantor, maka ibu harus mengantisipasi gejala yang terjadi pada ibu hamil muda yang sering mempengaruhi produktivitas ibu. Dengan menerapkan beberapa tips tersebut di atas, ibu akan tetap menjadi wanita yang produktif walaupun sedang hamil muda.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*