Ada Masalah dengan Kulit, Perlukah Konsultasi Kehamilan dengan Dokter Kandungan?

konsultasi kehamilan https://www.facebook.com/ibudanbalita

Konsultasi kehamilan memang harus dilakukan setidaknya satu bulan sekali. Dalam melakukan konsultasi, ibu bisa bertanya tentang kondisi kesehatan ibu dan janin dalam kandungan, konsultasi masalah keluhan kesehatan yang ibu alami, dan juga meminta nasehat apa yang harus ibu lakukan agar sehat hingga masa persalinan nanti.

Akan tetapi, pada kondisi tertentu, ibu hamil juga disarankan untuk konsultasi kehamilan jika terjadi hal-hal yang sepertinya bisa mengganggu kesehatan janin dalam kandungan. Dalam hal ini, ibu tidak perlu menunggu jadwal konsultasi rutin bulanan. Setiap kali ibu merasa ada hal yang aneh dan membuat ibu khawatir, silakan konsultasi kehamilan seketika itu juga.

Namun, untuk masalah-masalah berikut ini, sepertinya ibu tidak perlu langsung ke dokter kandungan untuk melakukan konsultasi ibu hamil karena ibu bisa menangani sendiri, yaitu masalah kulit saat hamil.

Ibu hamil sering sekali mengeluhkan masalah kulit. Itu hal yang wajar. Hanya saja, ibu tidak boleh menganggap sepele. Berikut beberapa penyakit kulit yang sering di alami oleh ibu hamil.

Jerawat

Apakah ibu inign sekali terlihat cantik walaupun sedang hamil? Bagi wanita karir, masa hamil tidak membuat mereka harus berhenti berdandan. Mereka harus menjaga penampilan apalagi jika di posisi tertentu yang menuntut mereka untuk tampil menarik.

Lalu, bagaimana jika berjerawat? Tentu hal yang sangat menjengkelkan sekali jika ada jerawat di wajah. Ibu bisa kehilangan kepercayaan diri. Bahkan, tidak hanya jerawat saja yang menyerang, tapi juga kulit wajah memerah yang menjadi dampak dari jerawat.

Apakah ibu perlu konsultasi kehamilan jika hal tersebut terjadi? Atau apakah ibu sebaiknya konsultasi dengan dokter kulit? Keduanya tidak perlu dilakukan. Pasalnya, jerawat pada saat hamil itu merupakan masalah hormonal. Tidak ada cara yang harus dilakukan kecuali meminimalisir jerawat tersebut dengan cara sering mencuci wajah, mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan segar, serta banyak istirahat. Ini merupakan info ibu hamil paling efektif dan paling tepat untuk mengatasi masalah jerawat saat hamil.

Jika karena jerawat ibu konsultasi kehamilan dengan dokter kandungan, ibu akan disarankan dengan hal yang sama, yaitu rajin cuci muka, makan sayuran dan buah yang segar, serta istirahat. Sementara itu, jika ibu konsultasi dengan dokter kulit, dokter tidak akan berani memberi obat karena ibu sedang mengandung.

Stretch Mark

Apakah muncul garis-garis pada perut? Ketika usia kehamilan sudah memasuki trimester kedua dan bahkan ketiga, akan muncul garis-garis pada kulit bagian perut yang sering disebut stretch mark. Hal ini dikarenakan ukuran janin yang membesar sehingga kulit mengalami perenggangan.

Sebenarnya, stretch mark ini bisa dicegah seperti mengoleskan pelembab khusus atau melakukan luluran. Hanya saja, tips ini hanya bisa berhasil jika dilakukan sebelum stretch mark muncul. Jika sudah ada tanda-tanda warna kemerah-merahan, siapkan saja produk lulur atau pelembab khusus agar garis-garis stretch mark tidak muncul.

Dua masalah kulit tersebut di atas tidak perlu ibu konsultasi kehamilan dengan dokter kandungan. Jerawat serta stretch mark merupakan keluhan yang biasa pada ibu hamil.

Ibu bisa menerapkan tips untuk menghilangkan jerawat dan stretch mark seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Hanya saja, jika ibu merasa masalah tersebut semakin parah, ibu bisa datang ke dokter kandungan untuk meminta nasehat serta solusi yang tepat untuk mengatasi hal tersebut. Ibu juga bisa bertanya obat apa yang tidak membahayakan janin ketika ibu datang ke tempat praktek dokter kandungan untuk melakukan konsultasi kehamilan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*