Yang Paling Dikhawatirkan Oleh Dokter Saat Proses Persalinan

Friso www.friso.co.id
Friso

www.friso.co.id

Bukan tanpa alasan mengapa para dokter serta para tenaga medis yang ikut serta dalam proses persalinan khawatir. Hal ini disebabkan angka kematian saat melahirkan cukup tinggi.

Hal ini menjadi concern tidak hanya pemerintah Indonesia, tapi juga lembaga kesehatan Internasional, WHO (World Health Organization). Itulah mengapa para ahli kesehatan sekarang ini lebih gencar mengkampanyekan hidup sehat khususnya bagi ibu yang sedang mengandung.

Beruntung sekali sekarang sudah banyak sekali fasilitas kesehatan yang bisa dengan mudah diakses. Puskesmas sudah ada di hampir setiap kecamatan. Bidan sudah ditempatkan di setiap desa. Semua tenaga medis selalu dibekali dengan keilmuan yang terbaru sesuai dengan kebutuhan. Selain, sudah ada juga fasilitas konsultasi online di www.friso.co.id di mana semua ibu hamil bisa berkonsultasi dengan pakar kesehatan kehamilan hanya dengan menggunakan gadget tanpa harus datang ke tempat praktek.

Lalu, mengapa kekhawatiran dokter masih ada? Hal ini disebabkan resiko kematian saat proses persalinan masih tinggi. Apa saja faktor resiko tersebut?

Faktor Resiko Kematian Saat Proses Persalinan

Menurut WHO, ada tiga faktor resiko yang sering menyebabkan kematian saat persalinan.

Yang pertama adalah pendarahan. Sebenarnya pendarahan saat proses persalinan merupakan hal yang wajar. Hanya saja, jika pendarahan terjadi terus menerus hingga beberapa hari bahkan satu minggu lebih setelah persalinan, itu yang tidak wajar. Atau pendarahan disebabkan infeksi. Tentu hal ini harus mendapatkan penangangan khusus.

Faktor penyebab yang kedua adalah hipertensi. Biasanya dokter akan langsung menyarankan agar dilakukan operasi caesar jika ibu yang akan melahirkan mengalami hipertensi.

Faktor yang ketiga adalah sepsis. Ini merupakan infeksi darah atau septikemia.

Tentu saja siapa saja tidak ingin mengalami ketiga hal tersebut. Oleh sebab itu, bagi ibu yang sekarang sedang menunggu waktu melahirkan atau masa kehamilan sudah mencapai usia trimester ketiga, banyak hal yang harus disiapkan untuk menurunkan faktor resiko penyebab kematian saat persalinan tersebut.

Saran yang Perlu untuk Dipertimbangkan

Setiap ibu hamil pasti ingin melahirkan secara normal. Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk dilakukan agar bisa melahirkan secara normal. Salah satunya adalah memenuhi kebutuhan nutrisi seperti zat besi. Nutrisi berupa zat besi ini akan membuat ibu tidak lemah dan lesu karena pada saat persalinan ibu membutuhkan kondisi tubuh yang fit.

Tentu saja nutrisi yang lain juga dibutuhkan. Di situs Friso, ibu akan menemukan informasi lebih jelas lagi apa saja nutrisi yang dibutuhkan.

Selain nutrisi, ibu juga perlu untuk melakukan yoga atau senam ibu hamil. Dua kegiatan tersebut perlu untuk ibu lakukan untuk memastikan otot serta organ tubuh ibu siap untuk melahirkan secara normal.

Memeriksakan kondisi kehamilan lebih sering juga sangat disarankan, terutama memeriksa kondisi air ketuban. Pasalnya, banyak ibu hamil yang akhirnya kehilangan bayinya hanya karena mereka tidak menyadari ternyata air ketuban sudah habis padahal masa persalinan belum tiba.

Menjaga kehamilan memang bukan hal yang mudah. Akan tetapi, bukan berarti ibu tidak bisa melakukan yang terbaik untuk menjaga kesehatan ibu sendiri serta bayi di dalam kandungan. Dengan banyaknya fasilitas kesehatan serta terbukanya informasi seputar kesehatan ibu hamil, semua ibu hamil akan lebih mudah untuk menerapkan apa saja yang baik untuk menjaga kesehatan kehamilan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*