Waspadai Tanda-Tanda Gangguan Bicara Pada Anak

Gangguan Bicara pada Anak www.friso.co.id

Apakah karena kekurangan nutrisi sehingga terjadi gangguan bicara pada anak? Sebenarnya tidak juga. Hal ini tergantung gangguan bicara seperti apa yang anak alami.

Yang pasti, apapun gangguan bicara yang dialami oleh anak, ibu bisa bantu untuk mengatasinya. Bahkan, bisa saja apa yang ibu lakukan selama ini justru yang memicu munculnya gangguan bicara lho. Jadi, ibu harus lebih banyak tahu tentang bagaimana cara mengajari anak berbicara.

Beberapa Masalah Gangguan Bicara Pada Anak

Bisu menjadi salah satu masalah yang paling dikhawatirkan oleh orang tua. Akan tetapi, ibu tidak boleh terlalu terburu membuat kesimpulan tersebut. Bukan berarti belum mulai belajar bicara, itu artinya anak bisu. Ada juga lho anak yang mengalami keterlambatan bicara.

Gangguan bicara anak yang sering terjadi adalah terlalu tergesa-gesa dalam mengucapkan sebuah kata atau kalimat. Untuk gangguan semacam ini, mengubah kebiasaan serta memberikan terapi ringan menjadi solusinya.

Lain hal dengan gagap. Ini termasuk gangguan bicara yang ada kaitannya dengan perkembangan otak anak. Untuk yang satu ini, ada baiknya ibu konsultasikan dengan pakar perkembangan anak atau psikolog anak. Mereka akan memberikan masukan bagaimana cara terbaik agar anak tidak lagi mengalami gangguan berbicara seperti ini.

Jika ibu belum punya waktu untuk datang langsung untuk berkonsultasi, ibu bisa melakukan konsultasi secara online dengan psikolog anak. Ibu bisa daftarkan diri terlebih dahulu lalu ibu bisa menanyakan pada ahlinya tentang gangguan berbicara anak.

Mengatasi Masalah Gangguan Bicara Anak

Tidak sulit untuk mengatasi gangguan bicara anak. Asalkan tidak ada potensi anak bisu. Salah satu tanda gangguan bicara pada anak yang satu ini adalah tidak adanya respon jika ibu memanggil si kecil. Pasalnya, bisu itu ada kaitannya dengan indera pendengaran.

Pada dasarnya, anak belajar bicara dengan menirukan suara yang ia dengar. Jadi, jika anak tidak bisa mendengar, maka sudah bisa dipastikan anak mengalami bisu.

Namun, jika masih ada respon ketika ibu memanggil si kecil atau memberikan instruksi, maka mungkin si kecil hanya mengalami keterlambatan berbicara saja. Tanda berupa tidak memberikan respon ketika dipanggilah inilah yang harus diwaspadai.

Lain hal jika anak tergesa-gesa dalam berbicara. Yang perlu ibu lakukan hanya membuat anak terbiasa untuk berbicara dengan tenang. Ibu bisa mulai terapi sendiri seperti belajar menghembuskan nafas dengan pelan-pelan. Lalu, ibu praktekkan bagaimana cara berbicara yang santai. Dengan demikian, anak tidak terburu-buru dalam berbicara sehingga cenderung mengulang kata-kata yang diucapkan.

Ini berbeda dengan gangguan bicara berupa gagap. Masalah yang satu ini sedikit banyak ada kaitan dengan saraf. Sebaiknya ibu periksakan ke dokter anak agar mendapatkan assessment serta treatment yang tepat untuk mengatasi masalah yang satu ini.

Yang pasti, bagaimana ibu berbicara kepada anak menjad pondasi bagaimana anak belajar berbicara. Oleh sebab itu, usahakan ibu memberikan contoh yang baik. Jangan pernah berbicara dengan nada yang keras kepada si kecil. Jangan pula ibu mengajari anak bicara secara tergesa-gesa.

Mungkin ibu perlu menerapkan tips bagaimana mengatasi gangguan bicara anak yang dijelaskan oleh dr. Irawan. Menurut beliau, cara yang tepat untuk mengatasi gangguan bicara adalah dengan memberikan permainan yang tepat. Permainan termasuk terapi yang sangat efektif.

Permainan seperti apa yang bisa digunakan untuk terapi gangguan bicara pada anak? Ibu bisa tanyakan langsung pada ahlinya di situs Friso.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

1 Trackbacks & Pingbacks

  1. Beda Jenis Gangguan Bicara Pada Anak, Beda Juga Cara Mengatasinya - Gateway Hospitality

Leave a comment

Your email address will not be published.


*