Waktu yang Tepat Mengenalkan Menu Makanan Terbuat dari Ikan

Ibu dan balita www.ibudanbalita.com
Ibu dan balita

www.ibudanbalita.com

Kandungan dalam ikan sangat baik untuk perkembangan si kecil. Namun, ibu harus tahu kapan waktu yang tepat untuk memperkenalkan makanan yang terbuat dari ikan. Karena ikan, maka ini merupakan menu MPASI atau makanan pendamping ASI. Ibu tahu bukan kapan MPASI mulai diberikan? Betul sekali. Yaitu ketika usia si kecil mencapai 6 bulan.

Namun, ibu harus tahu menu MPASI pertama sebaiknya terbuat dari makanan yang lunak dan satu jenis. Tentu bukan ikan menu MPASI pertama yang direkomendasikan.

Menu MPASI pertama kali yang bisa ibu berikan bisa berupa bubur atau buah-buahan yang sudah dihaluskan. Sangat direkomendasikan untuk memberikan menu MPASI terbuat dari pepaya. Karena buah yang satu ini sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan si kecil.

Lalu, kapan ibu bisa memberikan semua kandungan baik yang berasal dari ikan?

Menu MPASI Ikan Baru Boleh Diberikan

Sebenarnya apapun menu makanan itu boleh saja diberikan asalkan berbentuk lunak dan usia bayi sudah mencapai 6 bulan. Hanya saja, karena kandungan ikan itu sangat kompleks, sebaiknya ibu baru memperkenalkan menu MPASI berupa ikan ketika usia si kecil 8 bulan.

Jadi, ada dua bulan ketika ibu mengenalkan MPASI kepada bayi. Pada proses pengenalan tersebut, sistem pencernaan bayi sudah siap sehingga bisa menerima menu makanan yang lebih kompleks lainnya seperti daging dan juga ikan.

Yang menjadi inti permasalahan adalah bagaimana ibu memastikan sistem pencernaan si kecil sudah bisa menerima menu makanan terbuat dari ikan. Dikhawatirkan juga justru si kecil mengalami alergi.

Namun, biasanya ketika bayi sudah bisa mencerna berbagai jenis menu MPASi yang terbuat dari sayuran dan juga buah-buahan, maka ia sudah siap untuk mencerna menu MPASI yang terbuat dari ikan.

Ikan yang Disarankan

Tidak semua ikan itu bagus lho. Sangat tidak direkomendasikan untuk memberikan menu MPASI berupa ikan yang tubuhnya terlalu besar atau usianya terlalu tua. Hal ini disebabkan ikan terpapar merkuri.

Sebenarnya hampir semua ikan itu terkena merkuri, khususnya ikan laut atau seafood. Hanya saja, jika ibu memilih ikan yang tubuhnya kecil dan usianya masih muda, maka kandungan merkuri pada tubuh ikan tersebut tidak terlalu banyak.

Dalam hal ini, ibu harus tahu merkuri itu tidak baik untuk bayi. Markuri bisa menyebabkan gangguan kesehatan pada bayi.

Agar hal buruk tersebut tidak terjadi, ibu juga perlu membersihkan ikan benar-benar bersih sebelum diolah. Akan lebih baik jika ibu memperhatikan juga proses pengolahannya. Pastikan ibu mengolah ikan benar-benar matang agar kandungan merkurinya hilang.

Mengenai jenis, ikan air tawar boleh dijadikan opsi pertama ketika ibu baru pertama kali mengenalkan menu MPASI berupa ikan-ikanan. Baru kemudian ibu mengenalkan seafood. Yang paling bagus untuk diberikan kepada bayi adalah ikan salmon karena tingginya kandungan omega 3 di dalam tubuh ikan salmon tersebut.

Yang terpenting, ibu tahu bagaimana cara mengolah ikan tersebut sehingga bisa menjadi menu MPASI yang disukai oleh bayi. Ibu harus bedakan antara mengolah ikan untuk bayi dengan untuk orang dewasa.

Jika ibu belum tahu cara membuat MPASI terbuat dari ikan, ibu bisa mendapatkan ide masakan MPASI di www.ibudanbalita.com.

Jadi, ibu tidak hanya harus tahu kapan waktu yang tepat untuk memberikan menu MPASI berupa ikan saja, tapi harus tahu juga bagaimana cara menyajikannya agar bayi suka mengkonsumsi makanan yang terbuat dari ikan tersebut.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

2 Comments on Waktu yang Tepat Mengenalkan Menu Makanan Terbuat dari Ikan

  1. terimakasih infonya, balita atau bayi dibawah 6 bulan saya kira cukup dengan ASI, baru setelah itu, lebih dari 6 bulan membutuhkan MPASI, makanan pendamping ASI, kalo saya pribadi belum berani ngasih makanan olahan berbahan ikan ke bayi, mending bubur atau buah.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*