Wajarkah tanda kehamilan 1 minggu yang Bunda Alami?

tanda kehamilan 1 minggu Source: Qsota

Program kehamilan banyak diadakan, terutama pada kalangan pasangan yang mendambakan kehadiran buah hati dalam hidupnya. Doa demi usaha dilancarkan kencang tanpa kenal kata lelah, hingga tuhan akhirnya memberikan tanda kehamilan 1 minggu sebagai kebahagiaan awal bagi orang tua.

Kebahagiaan tak terbendung kala tes kandungan baik lewat dokter atau test pack instant yang beredar di toko menunjukkan hasil positif. Sayangnya kehamilan tidak selalu bunga dan pelangi, kadang, cenderung sering, badai menghantam menyebabkan bunda tak habis pikir. Perjuangan di awal terkadang tak kalah berat dengan persalinan itu sendiri. Ibarat festival, persiapan dan penghujung acara justru lebih merepotkan dibanding proses jalannya acara.

Beberapa tanda hamil di minggu pertama memang bisa bikin cemas. Pasalnya, tidak semua tanda yang diberikan membuat nyaman. Bunda yang belum pernah mengalami mungkin kurang paham dengan maksud rasa cemas. Tenang saja, dalam artikel ini akan dijelaskan secara gamblang mengenai gejala hamil yang kerap salah kaprah dianggap gangguan kehamilan.

1. Bercak darah
Waktu mens seharusnya lewat tapi kenapa darah ditemukan di celana dalam ?

Mayoritas perempuan yang baru hamil pertama kali bisa langsung panik lantaran bercak darah tak diundang. Kadang, kesimpulan independen yang diproses otak adalah keguguran. Bisa dibilang salah dan bisa juga benar. Memang kala keguguran akan muncul bercak darah, sayangnya kehamilan minggu pertama juga bisa memunculkan bercak darah.

Berhubung indung telur berhasil dibuahi, maka proses pembangunan janin dimulai. Kala sel membelah satu sama lain, timbul gesekan dalam tubuh sehingga terjadi pendarahan internal ringan. Sel – sel yang tidak jadi bagian dari janin akan turun bersama darah sehingga muncul bercak di (maaf) celana dalam ibunda.

2. Mules di perut
Datang bulan sudah bukan berita baru bagi perempuan dewasa, apalagi rasa sakit di hari pertama. Laki – laki yang tumbuh besar dikelilingi saudara perempuan pasti paham betul kebiasaan tubuh mayoritas kaum hawa di kala menstruasi. Ya, mules tak berujung di perut seringkali dikaitkan dengan kandungan.

Sebelumnya telah dijelaskan proses pembangunan janin di minggu pertama. Gesekan di garis rahim bisa jadi sumber rasa sakit. Bunda kemungkinan merasa sakit perut mendadak seperti saat sedang menstruasi. Berbeda dengan keguguran, rasa tidak nyaman hanya dalam tahap ringan, tidak sampai menganggu rutinitas sehari – sehari.

Penelitian membuktikkan paling tidak dua puluh sembilan persen kehamilan akan berujung bercak dan rasa sakit. Kendati demikian rasa sakit ringan (bisa berat) hanya berlangsung paling lama tiga hari. Apabila bunda merasa sakit tak tertahankan dan lebih dari tiga hari, mungkin dokter punya jawaban lebih akurat.

3. Jantung berdegup kencang 

Bagi bunda yang merasakan cinta mendalam terhadap pasangan sudah tak asing dengan degupan jantung. Saat jatuh hati, manusia secara otomatis mengalami perubahan pupil disertai percepatan peredaran darah. Dalam film, adegan penuh romansa disertai musik menggoda dan tatapan bak orang ‘tidak makan tiga hari’.

Alasan jantung musti bekerja dua kali lipat tentu saja karena kebutuhan peredaran darah. Calon manusia yakni janin butuh oksigen meskipun dirinya belum mampu menghirup udara segar. Mau tidak mau, bunda harus menghidupi bayi dengan merelakan porsi oksigen yang seharusnya didapat.

Kedatangan mahluk baru dalam tubuh tidak selalu disambut dengan suka cita. Tubuh perlu waktu membiasakan diri dengan kehadiran janin. Supaya tidak panik, melatih diri sejak awal bukan pilihan. Nah, tidak perlu heran kalau jantung langsung berdegup jauh lebih kencang di kehamilan minggu pertama.

Farmasi paham betul kondisi perempuan mengandung. Saran terbaik yang bisa diberikan yakni memilih asupan dengan cermat yang pasti tidak membahayakan janin.

4. Payudara jumbo dan nyeri
Manusia diciptakan dengan berbagai bentuk. Salah satu bagian tubuh perempuan yang cukup menonjol terletak pada payudara. Perubahan ukuran pada bagian payudara biasanya kurang disadari terlebih pada perempuan dengan ukuran bra dibawah rata – rata. Justru, perempuan sadar ada yang berbeda ketika payudara mulai terasa gatal dan nyeri.

Hormon kandungan punya beragam efek. Salah satu dampak perubahan hormon adalah pembesaran payudara. Tak jarang, perempuan sadar aeorala bertambah luas dan terasa agak gatal. Bunda tidak perlu khawatir, tidak ada yang salah dengan perubahan tubuh, semua dipersiapkan guna menyambut buah hati. Tubuh kemungkinan besar kembali seperti sedia kala usai kehamilan dengan penanganan yang baik.

5. Buang air kecil terus
Kamar mandi selalu jadi area utama dimana manusia menghabiskan sebagian besar hidupnya. Baik buang air besar dan buang air kecil, sampai pembersihan diri, selalu dilakukan dalam kamar mandi. Lucunya, masa janin dalam kandungan, frekuensi buang air kecil meningkat drastis.

Poin sebelumnya membahas soal kinerja jantung. Usut punya usut, bukan hanya jantung yang berusaha keras namun ginjal juga ikut kena. Semakin cepat darah harus mengalir maka ginjal harus meningkatkan efektivitas dalam mencuci darah itu sendiri, otomatis pembuangan berlangsung gesit.

Ayan – ayan atau rasa ingin pipis nanggung yang belum pasti terjadi sering bikin khawatir namun juga kesal. Ginjal dan sistem saluran kemih dituntut kerja dalam tempo cepat sehingga sering tong kosong bunyinya nyaring. Bunda tidak perlu emosi dan ikuti saja alur buang air kecil tubuh. Ingat tanpa tanda kehamilan 1 minggu, tak akan tercipta standard normal tanda kehamilan 1 minggu.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*