Trust and Mistrust sebagai Tahap Perkembangan Balita Usia 1 Tahun

perkembangan balita www.facebook.com/ibudanbalita

Perkembangan balita secara fisik mudah untuk diperhatikan. Bagaimana denga perkembangan psikologinya? Ibu juga bisa melihat perkembangan psikologi anak sendiri. Ketika usia 1 tahun, balita ibu akan mulai melampui tahapan trust and distrust. Apa itu trust and distrust?

Sebenarnya, ini adalah istilah yang digunakan oleh Erik Erikson, seorang ahli psikologi kelahiran Jerman. Trust and distrust merupakan tahap perkembangan anak ketika memasuki usia 1 tahun.

Sebelum membahas tentang trust and distrust, ibu harus memahami bahwa perkembangan psikologi anak itu wajib diperhatikan. Pada saat ini, banyak orang tua yang katanya sibuk dan akhirnya tidak bisa merawat anaknya.

Tentu saja kesibukan tidak boleh dijadikan alasan. Apapun kesibukannya, ibu harus bisa mengantisipasi. Jangan sampai perkembangan balita khususnya dalam hal psikologinya terganggu karena kesalahan pola asuh.

Mungkin ibu sudah memberikan susu pertumbuhan terbaik, yaitu susu yang mengandung banyak sekali nutrisi yang dibutuhkan oleh balita. Apakah ibu menganggap hal tersebut sudah cukup?

Ibaratnya, susu itu suplemen dari dalam yang akan memberi nutrisi untuk balita. Sementara itu, peran orang tua ini suplemen dari luar. Tidak ada gunanya nutrisi pada anak namun tidak ada peran serta ibu untuk perkembangan sang buah hati.

Selain itu, kesalahan dalam hal pola asuh bisa mengakibatkan mistrust. Untuk lebih lengkap, ibu bisa membaca selengkapnya berikut ini.

Apa itu trust and mistrust?

Mari kita bahas satu persatu. Yang pertama mengenai trust. Trust merupakan bahasa Inggris yang artinya percaya. Trust ini yang dirasakan oleh balita usia 1 tahun. Artinya, pada tahap ini, balita ibu akan merasa percaya kepada lingkungan.

Apa hubungannya percaya dengan perkembangan balita? Jadi, menurut Erikson, jika balita ibu percaya terhadap lingkungan sekitar termasuk orang-orang yang ada di sekitarnya, maka balita akan terus bereksplorasi dan mencari pengetahuan. Harus dipahami pada usia 1 tahun, rasa ingin tahu balita ibu sangat besar. Ibu bisa melihat tingkah laku si kecil ketika melihat benda baru.

Jadi, sekarang ibu sudah tahu bagaimana perkembangan anak dipengaruhi oleh trust balita terhadap lingkungan, bukan? Lalu, pertanyaannya adalah bagaimana membangun trust pada anak?

Salah caranya adalah memberikan pola asuh yang benar. Itulah mengapa di awal artikel ini, sudah dijelaskan bahwa perkembangan si kecil itu tidak hanya dipengaruhi oleh stimulan dari dalam berupa nutrisi dari susu balita, tapi juga stimulan dari luar berupa peran ibu dan pola asuh yang benar.

Jika ibu sudah memberikan kebutuhan dasar yang cukup seperti susu pertumbuhan dengan nutrisi lengkap serta pola asuh yang benar, maka trust akan terbentuk di dalam diri si kecil. Imbasnya, si kecil akan semakin percaya dengan lingkungan dan siap bereksplorasi hal-hal yang baru.

Sepertinya keterangan tersebut cukup untuk menerangkan apa itu mistrust, yaitu jika kebutuhan dasar tidak terpenuhi serta pola asuh salah, maka yang terjadi adalah mistrust, sehingga secara tidak langsung perkembangan sang buah hati pun akan terganggu.

Maka tida perlu kaget jika melihat anak berkembang menjadi anak yang sudah bersosialisasi dan tidak ada gairan untuk mengetahui hal-hal baru di sekitar.. Ada kemungkinan anak tersebut mengalami mistrust terhadap lingkungan.

Lalu, apa yang ibu lakukan? Luangkan waktu untuk bercengkerama dengan anak di sela-sela kesibukan. Berikan stimulant yang baik agar ada trust dalam diri anak. Namun, jangan lupa tetap memberikan susu pertumbuhan sebagai kebutuhan dasar untuk perkembangan balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*