Tips Ibu Hamil Muda Agar Puasa Lancar Satu Bulan Penuh

tips ibu hamil muda https://www.facebook.com/ibudanbalita/

Jika ibu memutuskan untuk tetap menjalankan ibadah puasa walaupun sedang hamil, keputusan tersebut sangatlah tepat. Tidak hal yang buruk terjadi entah terhadap kesehatan ibu maupun janin di dalam kandungan.

Justru puasa akan membuat kesehatan ibu semakin baik. Asupan gizi cukup, pola makan teratur, dan kegiatan yang terjadwal membuat bulan puasa memang bulan yang penuh berkah.

Ada juga karena puasa maag yang selama ini diderita sembuh. Hal ini tidak lain karena pola makan di bulan puasa yang lebih teratur.

Bagi ibu yang sedang mengandung, ibu tetap harus berpuasa jika ibu rasa tidak halangan yang cukup serius. Yang harus ibu antisipasi hanya satu, yaitu rasa pusing dan lemas. Keluhan kesehatan ini paling sering dialami oleh ibu hamil muda yang sedang puasa. Produksi hormone yang meningkat ditambah lagi dengan asupan gizi yang kurang membuat pusing dan lemas akan sering ibu alami.

Namun tenang saja. Ada tips ibu hamil muda yang bisa ibu terapkan agar puasa ibu lancar hingga satu bulan penuh. Sebuah pencapaian yang luar biasa jika ibu sedang hamil namum masih puasa lancar satu bulan penuh.

Lalu, apa saja yang perlu ibu lakukan?

Menu Buka Puasa dan Sahur yang Tepat

Kebanyakan pusing dan tubuh terasa sangat tidak bertenaga disebabkan oleh anemia. Seorang ibu hamil muda rentan sekali terhadap kondisi ini. Sebenarnya, ketika kehamilan sudah masuk trimester kedua atau ketiga, anemia ini akan hilang dengan sendirinya. Karena produksi hormone stabil dan zat besi yang dibutuhkan juga stabil, maka anemia akan sembuh.

Sayangnya, jika ibu sedang puasa dan kehamilan baru berusia trimester pertama, ibu perlu asupan gizi yang tepat. Menu utama pada saat berbuka dan sahur harus mengandung zat besi yang tinggi. Awali berbuka dan sahur dengan minum susu ibu hamil karena di dalam susu tersebut terkandung zat besi yang cukup tinggi. Setidaknya ada 40% zat besi harian yang sudah ibu dapatkan dengan hanya minum susu dua gelas setiap hari.

Kekurangannya ibu bisa dapatkan dari menu berbuka dan sahur. Telur, kangkung, dan bayam merupakan sumber zat besi yang tinggi. Ibu bisa berganti menu makanan setiap hari agar tidak bosan. Namun pastikan menu makanan yang ibu siapkan mengandung zat besi yang cukup tinggi.

Sebenarnya penyebab anemia tidak hanya kekurangan zat besi. Bisa juga dikarenakan kekurangan vitamin C. Oleh sebab itu, salah satu cara ibu hamil muda agar tidak mengalami anemia adalah mengkonsumsi vitamin C. Ibu bisa membuat jus jambu di malam hari setelah pulang dari shalat tarawih. Atau lebih praktisnya, selain makan makanan yang bergizi, ibu bisa mengkonsumsi multivitamin.

Kegiatan yang Sebaiknya Ibu Hindari

Selain memastikan gizi tercukupi, ada kegiatan yang juga bisa meningkatkan resiko mengalami pusing dan lemas karena anemia. Salah satunya adalah terlalu lama duduk atau berbaring.

Jika sepanjang hari ibu bekerja dan kebanyakan waktu dihabiskan di tempat duduk, sebaiknya ibu sering melakukan perenggangan otot dengan cara berdiri atau sekedar jalan-jalan sebentar. Hal ini sangat membantu agar ibu tidak mudah merasa pusing.

Ibu juga tidak boleh bangun dari posisi berbaring atau duduk dengan cepat. Pelan-pelan saja ketika ingin berdiri. Ingat, selain ibu juga sedang hamil, terlalu cepat berdiri bisa memicu rasa pusing.

Semoga informasi tersebut bisa membuat puasa ibu lancar setiap hari.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*