Tiga Kegiatan yang Sebaiknya Ibu Lakukan Ketika Perkembangan Janin Berusia 5 Bulan

perkembangan janin https://www.facebook.com/ibudanbalita

Perkembangan janin harus benar-benar diperhatikan. Akan tetapi, bukan berarti hal tersebut membuat ibu lupa untuk memperhatikan kesehatan diri sendiri. Yang harus ibu pahami adalah bahwa menjaga kesehatan diri sendiri berarti juga menjaga kesehatan janin di dalam kandungan.

Jika masa kehamilan sekarang sudah masuk usia 5 bulan, bisa dikatakan ini merupakan periode kehamilan yang aman. Masa rentan terhadap keguguran sudah lewat. Hal ini yang ditegaskan oleh para ahli kesehatan kandungan mengenai perkembangan janin 5 bulan.

Meskipun demikian, bukan berarti ibu bisa menyepelekan kesehatan janin. Memberikan yang terbaik harus selalu diupayakan. Setidaknya ibu bisa melakukan tiga kegiatan simple berikut ini untuk menjaga kesehatan diri ibu sendiri sekaligus janin yang ada di dalam kandungan.

Berjalan Kaki

Apakah ibu harus berolahraga ketika masa kehamilan? Tentu saja harus. Olahraga itu diperlukan untuk menjaga stamina tubuh sehingga ibu tidak rentan terhadap penyakit. Selain itu, stamina harus selalu dijaga agar ibu memiliki tenaga yang cukup ketika ibu nanti menghadapi proses persalinan.

Namun, bukan olahraga seperti aerobik atau olahraga berat lainnya yang dilakukan. Ibu cukup berjalan kaki. Luangkan waktu di pagi sebelum beraktivitas atau sore hari. Berjalan kaki selama 20 menit dirasakan cukup untuk membakar kalori serta menjaga stamina tubuh.

Apakah berjalan kaki mengganggu perkembangan janin? Tentu saja tidak asalkan ibu tetap berhati-hati. Gunakan sandal flat atau akan lebih baik jika ibu telanjang kaki.

Berendam dengan Air Hangat

Saat kehamilan masuk usia 5 bulan, banyak sekali keluhan yang akan ibu rasakan. Salah satunya adalah kaki bengkak. Hal ini sebenarnya normal. Hanya saja, kaki bengkak bisa merepotkan sekali jika ibu dituntut untuk aktif setiap hari.

Untuk meredakan kaki yang bengkak ini, ibu bisa mencoba rileks di sore hari dan merendam kaki dengan menggunakan air hangat. Kegiatan ini tidak hanya membuat kaki kembali lagi normal, tapi juga agar ibu rileks. Stress jelas tidak baik untuk perkembangan janin.

Sembari merendam kaki menggunakan air hangat, ibu bisa bersandar di kursi sambil nonton TV, tidur-tiduran, atau membaca buku. Ini merupakan cara yang sangat hemat dan tepat untuk menjaga kesehatan ibu dan janin dalam kandungan.

Berkomunikasi dengan Bayi

Kelihatannya memang tidak mungkin bayi bisa diajak komunikasi. Tapi, ibu bisa coba sesekali berkomunikasi dengan si kecil yang masih ada di dalam kandungan. Bisa juga ibu meraba atau mengelus-elus perut ibu dan rasakan apa yang terjadi.

Menurut ahli medis, janin berusia 5 bulan itu sudah bisa mendengar. Itulah mengapa jika ibu ajak berkomunikasi, maka akan ada gerakan dari dalam perut. Itu artinya janin berespon ajakan ibu untuk berbicara. Itulah mengapa salah satu tanda perkembangan janin usia 5 bulan normal itu ketika ada gerakan.

Itulah tiga hal yang sebaiknya ibu lakukan ketika janin sudah berusia 5 bulan. Tiga hal tersebut di atas hanya sebagian dari cara menjaga kehamilan lainnya. Tentu saja ibu harus memperkaya wawasan tentang kesehatan ibu hamil. Ikut beberapa forum ibu hamil online di mana ibu bisa saling sharing informasi seputar kehamilan.

Namun, yang tak kalah penting, ibu juga harus rutin konsultasi kehamilan dengan bidan atau dokter kandungan untuk memastikan tidak ada yang perlu dikhawatirkan mengenai perkembangan janin.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*