Tiga Hal Penting untuk Diperhatikan Sebagai Cara Menjaga Kehamilan

cara menjaga kehamilan https://www.facebook.com/ibudanbalita

Cara menjaga kehamilan tidak boleh dianggap hal sepele. Tingginya angka kematian bayi entah ketika masih berada di dalam rahim atau sudah dilahirkan disebabkan gagalnya seorang ibu hamil dalam menjaga kehamilan.

Akan tetapi, bukan berarti hal tersebut membuat ibu terlalu khawatir sehingga ibu menerapkan semua cara menjaga kehamilan yang akhirnya membuat ibu kuwalahan. Dalam hal ini, ibu sudah mengkonsumsi makanan yang sehat dan menerapkan pola hidup yang baik, ibu perlu memperhatikan 3 hal berikut sebagai langkah lanjutan untuk menjaga kehamilan.

Perhatikan Kesehatan Plasenta

Apa yang ibu ketahui tentang plasenta? Orang Jawa kuno menganggap plasenta merupakan saudaranya janin. Namun, di dalam dunia medis, plasenta merupakan jalan semua hal yang berhubunganan perkembangan janin mulai dari penyaluran nutrisi, sistem respirasi, sistem eksresi, dan juga penghasil hormone. Itulah mengapa menjaga kesehatan plasenta merupakan cara efektif untuk menjaga kehamilan juga.

Menurut ahli kesehatan wanita hamil, ada kemungkinan di mana plasenta mendapatkan gangguan. Bahkan, plasenta bisa juga rusak. Jika hal tersebut terjadi, maka fungsi plasenta sebagai jalan untuk menyalurkan nutrsi, sistem respirasi, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan perkembangan janin bisa terganggu.

Salah satu gangguan pada plasenta yang sering terjadi dan butuh perhatian khusus adalah plasenta berkapur. Pada keadaan ini, darah membeku sehingga terjadi penyumbatan pada pembuluh darah. Alhasil, aliran darah yang melalui plasenta akan terhambat.

Cara menjaga kehamilan yang perlu ibu lakukan untuk mencegah plasenta berkapur adalah menerapkan pola makan yang sehat. Akan tetapi, jika hal tersebut sudah terjadi, maka ibu perlu berkonsultasi dengan dokter kandungan agar dokter bisa memberikan obat untuk pengencer darah.

Perhatikan Berat Badan Janin dalam Kandungan

Apakah ada alat yagn bisa mengukur berat badan janin? USG merupakan alat yang bisa mengukur berapa berat badan janin yang masih ada di dalam kandungan. Hanya saja, kevalidannya tidak 100%. Dokter akan menggunakan data lainnya seperti panjang janin dan lain sebagainya untuk memastikan berapa berat janin.

Berat janin sangat perlu untuk diperhatikan karena ini menjadi patokan apakah sang buah hati sehat atau tidak. Untuk berat janin di bawah normal, ibu perlu menerapkan tips menjaga kehamilan dengan cara mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan juga kalsium. Dari berbagai jenis nutrisi, dua jenis nutrisi tersebut cukup signifikan untuk menaikkan berat badan bayi dalam kandungan.

Perhatikan Air Ketuban

Ibu bisa saja merasa sehat. Tidak ada keluhan berarti yang ibu rasakan. Apalagi ketika masa persalinan tinggal menuggu beberapa hari, ibu pasti sering merasa kelelahan, stres, konstipasi, dan lain sebagainya. Jika hal tersebut tidak terjadi, mungkin ibu sehat.

Akan tetapi, ibu tidak boleh lengah. Ibu tetap harus konsultasi kehamilan dengan dokter kandungan agar mengecek kondisi air ketuban. Pasalnya, banyak ibu hamil yang merasa sehat tapi ternyata air ketubannya sudah mulai mengering. Itu tandanya ada rembesan yang ibu tidak ketahui.

Untuk itu, ibu perlu pengecekan secara rutin terutama ketika masa melahirkan hampir tiba. Cara menjaga kehamilan yang bisa ibu lakukan untuk memastikan air ketuban cukup hingga masa persalinan adalah dengan mengkonsumsi air putih yang banyak dan sering olahraga seperti jalan sehat dan senam ibu hamil.

Itulah beberapa hal yang perlu ibu ketahui. Semoga ibu dan janin dalam kandungan sehat selalu setelah ibu menerapkan cara menjaga kehamilan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*