Tanda Gizi Seimbang Pada Balita Tidak Terpenuhi

Solusi Anak Susah Makan Sayur Source: bbcgoodfood.com

Gizi seimbang pada balita tidak hanya berpengaruh pada kesehatan. Lebih dari itu, dengan tercukupinya gizi yang seimbang, maka perkembangan balita pun akan optimal. Ia tumbuh menjadi anak yang cerdas karena perkembangan otaknya baik.

Sayangnya, tidak sedikit orang tua yang tidak berhasil memberikan gizi yang seimbang untuk anak mereka. Tentu saja ada beberapa hal yang menyebabkan hal ini terjadi. Semoga saja ibu bukan termasuk orang tua yang gagal dalam memberikan gizi seimbang.

Penyebab Balita Tidak Mendapatkan Gizi Seimbang.

Tidak ada orang tua yang ingin melihat anak mereka memiliki keterlambatan dalam tumbuh kembangnya. Jadi, tidak mungkin mereka tidak berusaha memberikan gizi yang seimbang untuk balita.

Kasus balita yang tidak mendapatkan gizi seimbang bukan murni kesalahan orang tua meskipun ada juga beberapa orang tua yang dengan tega membuat anak mereka sendiri mengalami hal tersebut. Akan tetapi, secara umum, orang tua akan selalu berusaha memenuhi kebutuhan nutrisi untuk balita mereka.

Hanya saja, ada hal-hal yang membuat balita mendapatkan gizi yang tidak seimbang.

  • Balita Lahir Di Keluarga Yang Miskin

Beberapa kasus terjadi di mana balita kekurangan gizi lahir di keluar yang memiliki ekonomi yang rendah. Orang tua hanya memberikan makanan seadanya, tapi melihat apakah makanan tersebut memenuhi kebutuhan gizi balita atau tidak.

  • Ketidaktahuan Orang Tua

Yang tidak mendapatkan gizi seimbang tidak hanya dialami oleh balita bersama keluarga miskin. Balita dengan keluarga yang cukup secara ekonomi pun bisa mengalami hal yang sama. Hanya saja, kasusnya berbeda. Umumnya, orang tua tidak mengerti bagaimana memenuhi kebutuhan gizi balita seimbang.

  • Penyakit Bawaan

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, tidak semua masalah balita yang gagal mendapatkan nutrisi seimbang itu disebabkan oleh kesalahan orang tua. Hal tersebut bisa juga disebabkan karena adanya penyakit bawaan. TBC dan penyakit jantung menjadi dua penyakit yang bisa membuat balita sulit mendapatkan nutrisi yang seimbang.

Itulah beberapa penyabab balita yang tidak mendapatkan gizi secara seimbang. Semoga saja ibu termasuk orang tua yang peduli dan perhatian terhadap gizi balita. Dan lebih dari itu, ibu juga orang tua yang mengerti bagaimana cara untuk memastikan balita mendapatkan gizi yang seimbang.

Gizi Seimbang Tidak Tercukupi Bukan Berarti Kekurangan

Ada yang salah dalam memahami gizi seimbang. Ibu tidak boleh menganggap gizi yang tidak seimbang itu artinya kekurangan gizi. Bisa juga itu diartikan gizi yang berlebihan. Gizi balita yang kurang atau yang berlebihan juga bisa mengalami masalah kesehatan serta perkembangannya terganggu.

Contohnya saja jika balita mendapatkan protein yang terlalu berlebihan. Berat badannya bisa melebihi angka normal dan perkembangannya bisa kurang optimal.

Oleh sebab itu, penting sekali bagi setiap orang tua untuk mengetahui bagaimana cara mencukupi kebutuhan gizi seimbang untuk balita. Selain itu, ibu juga harus tahu apa tanda-tanda balita tidak mendapatkan gizi seimbang.

Tanda Gizi Seimbang Pada Balita Tak Tercukupi

Balita Kurang Gizi

http://kabar24.bisnis.com

Para ahli kesehatan balita mencoba menjelaskan tanda-tanda gizi balita tidak seimbang melalui tiga penjelasan berbeda berikut.

  1. Kwashiorkor

Penjelasan tentang istilah kwashiorkor ini cukup mudah. Ini merupakan masalah yang dialami oleh balita karena kekurangan protein. Ini ditandai dengan berat badan yang menurun, rambut menipis dan berwarna kemerah-merahan, pandangan sayu, dan muncul bercak merah pada kulit.

  1. Marasmus

Ini juga merupakan masalah kesehatan yang disebabkan kekurangan protein. Namun, para ahli kesehatan menjelasakan marasmus juga bisa terjadi ketika balita kekurangan energi.

Gejalanya bermacam-macam. Selain badan terlihat kurus, kulit balita terlihat keriput dan perut cekung.

  1. Marasmik Kwashiorkor

Ini merupakan gabungan antara Marasmus dan Kwashiorkor.

Cara Memastikan Balita Mendapatkan Gizi Seimbang

Kebanyakan orang tua tidak menyadari jika apa yang mereka lakukan ternyata menyebabkan balita tidak mendapatkan gizi yang seimbang. Contohnya saja ketika orang tua hanya memberikan makanan yang balita suka saja. Itu artinya balita hanya mendapatkan gizi dari satu jenis makanan saja. Bagaimana ia bisa mendapatkan gizi dari jenis makanan yang lain?

Untuk itu, sangat disarankan agar balita tidak hanya harus mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi, tapi juga yang variatif. Dengan demikian, semua nutrisi yang dibutuhkan terpenuhi. Jika orang tua masih ragu dengan asupan nutrisi balita, semua nutrisi untuk balita harian tercukupi dengan  mengkonsumsi susu formula untuk balita.

Akan tetapi, yang paling penting lagi adalah mengajak anak untuk konsultasi dengan dokter secara rutin. Ini bisa menjadi langkah yang tepat untuk mencegah jika hal buruk terjadi lantaran balita tidak mendapatkan gizi yang seimbang. Dokter lebih mengerti betul apakah balita mendapatkan gizi yang seimbang atau tidak.

Yang pasti, gizi seimbang pada balita yang akan membuat sang buah hati tumbuh dan berkembang dengan baik. Untuk itu, ibu harus berusaha sebisa mungkin untuk memastikan balita mendapatkan gizi yang seimbang.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*