Tanda Awal Balita Terkena Tipes

balita sakit tipes www.friso.co.id

Siapapun bisa terkena tipes. Penyakit ingin menyerang siapa saja, tidak pandang usia. Bisa saja balita terkena tipes.

Beberapa gejala awal terlihat seperti hal yang biasa. Padahal, jika hal ini dibiarkan, akibatnya akan semakin fatal. Apalagi untuk balita. Tipes yang biasanya diawali dengan suhu meningkat signifikan bisa berakibat kejang-kejang. Dan ini berbahaya bagi keselamatan balita.

Untuk itu, ibu tidak boleh menganggap enteng penyakit yang satu ini. Perhatikan betul-betul gejala-gejalanya.

5 Gejala Tipes Yang Semua Orang Tua Harus Tahu

Pada intinya, yang harus diantisipasi adalah kejang-kejang yang bisa terjadi pada balita lantaran panas yang tinggi dan tak kunjung turun.

Panas ini bukan satu-satunya gejala tipes yang dialami oleh balita. Kebanyakan orang tua hanya mengetahui gejala yang satu ini saja. Ada lima gejala lainnya. Jika dua atau tiga dari gejala berikut ini muncul, maka ibu harus segera membawa si kecil ke dokter.

  1. Lemas

Biasanya balita itu ceria. Apalagi jika ia baru mulai belajar berjalan dan berlari. Ia pasti akan sulit untuk disuruh berhenti. Jika tiba-tiba ia tidak semangat untuk melakukan kegiatan tersebut, bisa saja si kecil mengalami tipes.

Awalnya bisa memberikan lebih banyak cairan barangkali ia mengalami dehidrasi. Namun, jika hal tersebut tidak bisa membuatnya bersemangat lagi, mungkin saja balita ibu terkena tipes.

  1. Tidak Mau Makan

Ini yang menjadi masalah. Lemas biasanya disebabkan kurang makan atau mengalami dehidrasi. Akan tetapi, jika si kecil lemas dan tidak mau makan, ini tanda yang sudah cukup berbahaya.

  1. Diare

Ini perbedaan tipes yang dialami oleh balita dan orang dewasa. Biasanya, orang dewasa yang terkena tipes akan mengalami konstipasi. Sementara itu, jika balita tipes, ia akan mengalami diare.

  1. Mengigau Ketika Tidur

Sebenarnya tidak hanya mengigau, tapi balita sulit tidur. Atau tidurpun ia tidak nyenyak. Sekali ia tidur, maka ia sering mengigau.

  1. Muncul Bintik Merah

Hal ini disebabkan karena bakteri yang menyerang tubuh si kecil.

Penanganan Tipes

Apakah ketika tipes si kecil harus dibawa ke rumah sakit? Jika gejalanya baru suhu tubuh yang tinggi, ibu bisa melakukan tindakan medis sendiri seperti memberikan kompres dan memberikan obat penurun panas.

Akan tetapi, jika dalam kurun waktu dua sampai tiga hari subuh tubuhnya tidak turun, tapi justru muncul gejala-gejala yang lain, maka sebaiknya ibu membawanya ke rumah sakit saja.

Tipes bukan penyakit yang bisa ditangani dengan cepat. Pada dasarnya, dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk menghancurkan bakteri penyebab tipes.

Oleh sebab itu, biasanya si kecil akan dirawat di rumah sakit sekitar 3 hari. Bahkan, banyak rumah sakit yang membuat standar penanganan tipes minimal 3 hari. Anak ibu diperbolehkan pulang jika panasnya sudah turun.

Banyak balita yang harus dirawat hingga 4-6 hari ketika terkena tipes. Penanganan disesuaikan dengan seberapa parah penyakit tipes yang dialami oleh balita.

Yang pasti, selama perawatan, ibu tidak boleh sembarangan memberikan makanan atau minuman kepada si kecil. Untuk sementara waktu, ibu tidak boleh memberikan jajanan atau snack yang biasanya dikonsumsi oleh si kecil. Makanan lunak saja yang boleh dikonsumsi.

Buah saja tidak boleh sembarang. Tidak semua buah diperbolehkan untuk dikonsumsi. Ibu bisa konsultasi dengan dokter secara online di dokter friso jika ingin bertanya tentang makanan apa saja yang diperbolehkan dikonsumsi selama masa penyembuhan dari tipes.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*