Tahap Demi Tahan Si Kecil Belajar Bicara

belajar bicara www.facebook.com/ibudanbalita

Belajar bicara itu dimulai ketika si kecil sudah mulai menginjak usia 9 atau 10 bulan. Hanya saja, suara atau bunyi yang dihasilkan tidak sempurna, artinya tidak sama persis seperti orang dewasa ucapkan.

Bahkan, menurut dokter, bayi ketika baru lahir itu sudah bisa bicara. Hal ini jika istilah bicara didasarkan kepada kemampuan mulut si kecil memproduksi bunyi. Karena pada dasarnya sebelum si kecil memiliki organ di mulut yang sudah sempurna, maka ia hanya bisa mengeluarkan bunyi-bunyian saja.

Terlepas dari definisi bicara bagi bayi tersebut, peran ibu sangat penting agar si kecil mulai belajar bicara. Artinya, ibu harus membantu memberikan stimulus agar si kecil mulai belajar berbicara.

Bagaimana Bayi Mulai Bicara

Pada ahli linguistik menjelaskan bahwa proses berbahasa itu diawali dari mendengar. Dalam hal ini, bayi tidak akan bisa bicara jika tidak sering mendengarkan kata-kata. Setelah mendengar, otak si kecil akan memproses dan mencoba untuk menirukan kata-kata yang ia dengar. Baru kemudian bayi akan mulai berbicara.

Dari konsep itulah, ibu bisa mengerti bagaimana pentingnya berbicara dengan si kecil. Bahkan, sejak masih di dalam kandungan, ibu sangat disarankan agar terus menerus berbicara dengan janin.

Ketika sudah lahir, ibu juga harus sering berbicara atau berkomunikasi dengan sang buah hati. Dengan cara demikian, maka si kecil akan lebih cepat belajar bicara.

Lalu, apa yang bisa ibu lakukan?

Cara Mengajarkan Bicara kepada Anak

Dari konsep dasar berbahasa tersebut di atas, jelas sudah bahwa bayi perlu memproses apa yang ia dengar terlebih dahulu sebelum ia menirukan dan mengucapkan kata-kata yang didengar tersebut. Itulah mengapa sebisa mungkin si kecil harus sering mendengarkan kata-kata.

Untuk itu, ibu bisa melakukan beberapa hal. Yang pertama, memperkenalkan benda-benda yang ada di sekitar rumah. Ibu bisa mengucapkan nama barang tertentu berulang-ulang kali. Usahkan si kecil memperhatikan. Pada saat itulah si kecil sedang memproses. Hanya saja mungkin pada saat itu si kecil belum mampu menirukan. Ucapkan berkali-kali nama barang yang ibu tunjukkan. Semakin sering ibu mengatakan semakin mudah si kecil akan mengingat. Dengan demikian, akan semakin mudah pula si kecil akan menirukan suara seperti yang ibu katakana.

Cara yang lain adalah dengan menyanyikan sebuah lagu. Dalam hal ini, ibu bisa menyanyikan lagu anak-anak yang cenderung mudah untuk ditirukan. Ini merupakan cara belajar bicara pada anak yang paling efektif. Pasalnya, anak akan lebih senang mengucapkan kata yang ada nadanya.

Pada awalnya, mungkin si kecil akan hanya menirukan nada atau sepotong kata paling akhir saja. Akan tetapi, jika ibu sering menyanyikan lagu tersebut, maka ucapan si kecil akan semakin sempurna.

Pendengaran si Kecil Sangat Peka

Karena pada dasarnya si kecil belajar berbicara dari apa yang ia dengar, maka ada kesimpulan yang menujukkan bahwa si kecil memiliki pendengaran yang kuat. Selain itu, kemampuan memorinya juga bagus hanya dengan mendengarkan saja.

Itulah mengapa sangat tidak disarankan jika ibu mengatakan kata-kata yang kotor. Dikhawatirkan anak akan menirukan kata-kata tersebut walaupun pada dasarnya anak ibu tidak tahu apa maksud dari kata tersebut.

Usahakan ibu mengajarkan hal yang baik saja. Ajarkan beberapa kata yang baik seperti terima kasih, minta tolong, dan lain sebagainya jika anak ibu sudah mulai mahir belajar bicara.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*