Sudahkah Ibu Mengkonsumsi Makanan Ibu Hamil Trisemester Pertama Ini?

makanan ibu hamil www.facebook.com/ibudanbalita

Makanan ibu hamil harus juga diperhatikan walaupun ibu sudah mengkonsumsi susu ibu hamil. Harus dipahami bahwa susu kehamilan itu harus dianggap sebagai suplemen saja. Sementara itu, nutrisi utamanya tidak lain dari makanan yang ibu konsumsi setiap hari.

Lalu, pertanyaan sekarang adalah apakah ibu sudah mengkonsumsi makanan yang direkomendasikan oleh dokter jika usia kehamilan baru masuk pada trisemester pertama? Pada trisemester pertama ini, janin membutuhkan nutrisi yang cukup banyak untuk perkembangannya. Untuk menjamin ketersedian nutrisi, ibu sebaiknya mempertimbangkan mengkonsumsi makanan ibu hamil trisemester pertama berikut ini.

Sayuran Hijau

Di negara ini, tidak sulit untuk mendapatkan sayuran hijau. Ada banyak sekali jenis sayuran hijau yang bisa ibu masak dan konsumsi setiap hari mulai dari bayam, kangkung, brokoli, dan lain sebagainya. Selain itu, nenek moyang kita pun sudah mewariskan berbagai jenis makanan berbahan sayuran hijau.

Akan tetapi, dari berbagai jenis sayuran hijau, sangat direkomendasikan untuk mengkonsumsi brokoli. Selain mengandung kalsium yang cukup tinggi untuk perkembangan janin, makanan sehat ibu hamil yang satu ini juga sekaligus mengatasi keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil seperti mual dan muntah.

Apakah ibu pernah atau bahkan sering mual setelah makan? Hal itu memang wajar karena perubahan hormon di dalam tubuh. Akan tetapi, jika ibu mengkonsumsi brokoli, mual bisa diminimalisir.

Daging Sapi

Sebenarnya ada beberapa dokter kandungan yang tidak menyarankan ibu hamil mengkonsumsi daging sapi. Alasannya adalah adanya kandungan lemak yang cukup tinggi. Sementara itu, lemak tidak baik bagi ibu hamil karena dikhawatirkan mengakibatkan obesitas. Dan jika ibu hamil mengalami obesitas, resiko bayi lahir prematur atau cacat sangat tinggi.

Namun, satu hal yang menjadi alasan kenapa daging sapi termasuk makanan sehat ibu hamil. Kandungan protein daging sapi sangat tinggi. Untuk mendukung perkembangan janin dalam kandungan, ibu harus mengkonsumsi makanan yang mengandung protein yang tinggi. Yang perlu ibu perhatikan adalah cara pengolahannya. Pastikan ibu memasak daging sapi benar-benar matang.

Jika ibu khawatir, ibu bisa mengganti daging sapi ini dengan kacang-kacangan. Pasalnya, kacang-kacangan merupakan sumber protein nabati yang paling tinggi. Yang jelas, ibu harus memberikan protein yang cukup agar perkembangan bayi dalam kandungan tidak terganggu.

Buah-Buahan

Dalam hal ini, jangan asal-asalan memilih buah. Apakah ibu pecinta durian? Mulai sekarang ibu harus menahan diri untuk tidak mengkonsumsi buah ini. Pasalnya, durian merupakan salah satu buah yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Mengkonsumsi buah durian akan meningkatkan resiko bayi keguguran. Selain durian, ada beberapa buah lain lagi yang dilarang untuk dikonsumsi seperti papaya muda, nanas, dan delima.

Sementara itu, ada banyak sekali pilihan buah lainnya yang baik untuk ibu hamil seperti pisang, jeruk, anggur, tomat, kurma, dan lain sebagainya. Hanya saja, pastikan ibu konsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikan buah yang sehat tersebut tidak berakibat buruk bagi kesehatan ibu. Hal ini dikarenakan tidak semua buah sehat baik untuk ibu konsumsi. Seperti contoh, jika ibu mengalami kegemukan badan, sebaiknya menghindari mengkonsumsi alpukat walaupun buah tersebut termasuk buah yang tidak dilarang untuk dikonsumsi ibu hamil.

Itulah info penting yang layak untuk ibu ketahui. Kehamilan merupakan anugrah sekaligus amanah. Oleh karena itu, ibu harus menyukuri anugrah dan juga menjaga amanah tersebut dengan cara mengkonsumsi makanan ibu hamil.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*