Sudah Siapkah Si Kecil Melakukan Potty Training?

Friso Friso

 

Paling sulit itu ketika mengajarkan potty training. Padahal, jika balita ibu sudah berusia 2 tahun, itulah saat yang tepat untuk mengajarkan potty training. Membiarkan si kecil pipis di celana atau di popok bukan hal yang baik mengingat si kecil harus berkembang. Dan perkembangan balita usia 2 tahun salah satunya ditandai bagaimana ia bisa memberitahu kapan ia ingin BAK dan BAB.

Akan tetapi, tidak semua balita usia 2 tahun sudah siap untuk potty training lho. Ada balita yang hingga 3 tahun belum bisa memberitahu jika ingin BAK atau BAB. Namun, tidak sedikit juga balita usia 1,5 tahun sudah siap potty training.

Jadi, yang membuat balita siap untuk melakukan potty training itu bukan dikarenakan usia. Lalu apa tanda-tandanya?

Fisik Dan Kognitif Siap

Secara umum, balita yang sudah berusia 2 tahun itu sudah bisa berjalan. Ini artinya fisik balita sudah siap untuk melakukan potty training.

Saat belajar untuk BAK atau BAB sendiri, diperlukan fisik yang kuat, terutama kaki. Memang ada alat toilet training di mana si kecil hanya perlu duduk saja. Ini seolah WC duduk. Hanya saja, jika rumah ibu hanya memiliki WC jongkok, sebaiknya ibu biasakan si kecil untuk jongkok ketika BAK dan BAB.

Selain fisik, kognitif si kecil juga harus siap. Apa itu artinya? Balita sudah mengerti kapan ia ingin BAK atau BAB. Berbeda dengan bayi yang tidak bisa merasakan kapan ingin BAK atau BAB.

Saat balita ibu sudah berusia 2 tahun, ia tidak lagi terlalu sering kencing. Tahukah ibu kenapa? Itu disebabkan si kecil sudah bisa menahan kencing. Itulah mengapa balita 2 tahun biasanya hanya kencing dua kali di pagi hari. Berbeda ketika ia masih berusia 1 tahun. Ia bisa saja buang air kecil setiap 10-15 menit.

Jika fisik dan kognitif sudah sangat siap, maka sudah saatnya ibu melakukan potty training.

Bicara Setelah BAK dan BAB

Ini yang biasanya dihadapi oleh kebanyakan orang tua. Banyak ibu yang bercerita bawasannya balita mereka baru memberitahukan ketika sudah BAK atau BAB di celana.

Apa yang harus ibu lakukan?

Ibu harus mengajarkan agar sebelum BAK atau BAB balita ibu harus memberitahu ibu. Ajarkan kalimat yang mudah diucapkan oleh si kecil seperti “Bu, pipis” atau “Bu, pup”. Dengan demikian, si kecil tidak perlu bingung merangkai kata ketika ingin BAK atau BAB.

Terlambat Melakukan Potty Training

Mungkin bertanya-tanya kenapa balita usia 2 tahun sudah harus mulai belajar potty training. Alasannya sangat sederhana. Jika terlambat, maka balita ibu akan kesulitan untuk memberitahu ibu kapan ia ingin BAK atau BAB.

Apalagi jika ia sudah berusia 3 tahun atau bahkan sudah masuk sekolah. Maka ia akan malu jika ngompol di celana ketika ia sudah sekolah. Akibatnya, ia malu dengan teman-temannya dan akhirnya tidak mau lagi masuk sekolah.

Dan yang pasti, usia 2 tahun merupakan usia yang tepat karena secara fisik dan mental balita sudah siap. Dan ibu sebenarnya harus tahu tahap perkembangan balita. Dengan demikian, ibu bisa membantu mengoptimalkan perkembangan balita sesuai dengan usianya.

Ada banyak hal yang bisa ibu lakukan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang balita. ibu bisa dapatkan pengetahuan tentang hal tersebut di www.friso.co.id.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*