Si Kecil Ketahuan Bohong. Apa Yang Harus Ibu Lakukan?

ibu dan balita dampak psikologi www.ibudanbalita.com

Memastikan perkembangan psikologi anak baik itu jauh lebih sulit daripada perkembangan fisiknya.

Contohnya saja, bagaimana jika ternyata si kecil suka berbohong. Apa yang harus ibu lakukan? Ini adalah salah satu contoh perkembangan psikologi anak yang kurang baik lho.

Jika terkait dengan perkembangan fisik, ibu bisa dengan mudah menambahkan nutrisi. Jika perkembangan fisiknya kurang, ibu bisa memberikan makanan bergizi serta memberikan susu Frisian Flag sesuai usia si kecil.

Bagaimana jika yang bermasalah adalah perkembangan psikologis? Apakah ibu harus memberi hukuman ketika anak berbohong?

Hindari Memberikan Hukuman

Sangat disayangkan melihat kenyataan di mana kebanyakan orang tua akan memberikan hukuman ketika anak ketahuan bohong.

Padahal, hukuman bukanlah cara yang tepat. Apakah hukuman akan membuatnya jera sehingga tidak melakukan kebohongan lagi? Untuk sementara waktu, mungkin saja bisa. Namun, lihat apa yang terjadi kedepannya nanti.

Justru nantinya ia akan terbiasa berbohong. Karena ia sudah tahu apa yang akan ibu lakukan. Ia sudah tidak takut lagi dengan hukuman yang ibu berikan ketika berbohong.

Jadi, hukuman bukan cara yang tepat jika si kecil ketahuan berbohong.

Mencari Cara Agar Si Kecil Tidak Bohong Lagi

Jika anak ibu ketahuan berbohong, hal pertama yang harus ibu lakukan adalah jangan langsung menuduh si kecil berbohong walaupun ibu sudah yakin ia bohong.

Dengan mengatakan bahwa anak ibu berbohong, maka ia akan merasa bersalah dan malu. Secara tidak langsung, hal ini akan berpengaruh buruk terhadap psikologi anak. Ia akan cenderung menjadi seorang yang pendiam dan tidak mau berbicara kepada orang lain jika ia harus berbohong.

Seharusnya yang ada di benak ibu adalah bagaimana caranya agar si kecil tidak berbohong. Berikut ini yang harus ibu lakukan.

  • Mengajak Anak Berbicara

Ketika ibu mengetahui anak ibu sedang berbohong, ibu bisa mengajaknya berbicara tentang banyak hal. Ini pendekatan pertama yang harus ibu lakukan agar anak merasa nyaman dan siap menceritakan apa saja, termasuk kebohongannya.

  • Membuat Anak Terbuka

Ini yang paling penting. Jika ibu berhasil membuat anak terbuka dengan ibu, maka tidak mungkin anak berbohong kepada ibu.

Pada prinsipnya, anak berbohong itu artinya ada hal yang disembunyikan kepada ibu, entah itu karena takut atau alasan lain.

Akan lebih baik jika ibu mengajarkan si kecil untuk terbuka dan tidak ada yang disembunyikan. Dengan demikian, tidak akan ada motivasi bagi si kecil untuk berbohong.

  • Memberikan Contoh

Kegiatan yang sangat baik untuk dilakukan adalah membacakan cerita teladan terutama ketika anak akan tertidur. Dengan cerita seperti, ibu bisa menanamkan pelajaran moral yang baik, terutama pelajaran tenteng kejujuran.

Kebohongan merupakan akar dari segala perilaku buruk. Jika anak berani berbohong, maka besar kemungkinan ia akan melakukan hal yang tidak baik lainnya.

Itulah mengapa ibu harus menghindari hal tersebut. Ajarkan si kecil agar selalu berbuat jujur seperti yang diterangkan oleh pakar perkembangan anak di www.ibudanbalita.com.  Menurut pakar perkembangan anak, cara yang paling tepat untuk mengajarkan tentang kejujuran adalah ketika anak masih belia.

Mengajarkan kepribadian yang baik hanya bisa dilakukan oleh orang tua. Mungkin instituasi formal seperti sekolah bisa mengajarkan hal tersebut. Namun, tidak ada kurikulum yang secara 100% efektif mengajarkan kepribadian yang baik. Sekolah kepribadia yang paling tepat adalah rumah. Dan ibu sebagai orang tua adalah gurunya.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*