Seharusnya Seperti Ini Permainan yang Ibu Berikan untuk Balita

Ibu dan balita www.ibudanbalita.com
Ibu dan balita

www.ibudanbalita.com

Ibu pasti sering dengar bawasannya anak harus diberi permainan atau game yang edukatif. Namun, apakah ibu tahu seperti apa game yang dimaksud itu?

Permainan yang edukatif tidak hanya berupa permainan yang bisa mencerdaskan saja lho. Ada beberapa kriteria di mana ibu dikatakan tidak salah dalam memilihkan game untuk si kecil.

Apa saja kriteria tersebut? Berikut penjelasan selengkapnya.

  1. Meningkatkan Kemampuan dalam Menggerakkan Motorik

Semakin banyak permainan edukatif. Bahkan di dalam gadget pun ada banyak sekali permainan edukatif. Ibu bisa mendownload dengan mudah sekali.

Namun, apakah permainan di gadget bisa meningkatkan kemampuan motorik anak? Tentu saja ya. Akan tetapi, hanya sebetas motorik tangan saja, tidak anggota badan lainnya.

Lain hal dengan permainan tradisional seperti lompat tali, petak umpet, sudahmanda, dan lain sebagainya. Permainan tersebut tidak hanya menuntut anak untuk berpikir tapi juga membuat kemampuan motoriknya berkembang.

Bukan berarti ibu tidak boleh memberikan permainan gadget ya. Namun, ibu hanya perlu lebih bijak untuk memilihkan permainan gadget. Jangan sampai si kecil hanya duduk diam di rumah bermain gadget saja. Jelas itu tidak bagus untuk perkembangannya.

  1. Terbiasa untuk Menyelesaikan Persoalan

Coba ibu sebutkan permainan apa yang bisa menuntut si kecil untuk menyelesaikan masalah atau persoalan? Betul sekali. Salah satunya adalah puzzle. Permainan sangat popular dan mudah untuk didapatkan.

Puzzle tidak hanya membuat anak berpikir, tapi juga memotivasi anak untuk serius, fokus, dan berusaha sekuat tenaga untuk menyelesaikan masalah di puzzle tersebut.

Tentu saja masih banyak lagi permainan yang sama seperti puzzle ini di mana anak diminta untuk menyelesaikan masalah. Ada banyak permainan di ulas di www.ibudanbalita.com yang akan membuat anak terbiasa dengan masalah sehingga ia terbiasa untuk menyelesaikan masalah tersebut.

  1. Tekun dan Sabar

Pernah lihat anak menangis karena tidak bisa memainkan atau menyelesaikan permainan? Itu artinya ibu berhasil membuat si kecil belajar untuk tekun dan sabar.

Sebaiknya ibu memberikan lebih banyak permainan seperti itu, bukan justru permainan yang hanya membuatnya tertawa dan bergembira tanpa membuat si kecil tertantang untuk menyelesaikan permainan tersebut.

Ibu harus buat si kecil terbiasa untuk tekun dan bersabar untuk menyelesaikan permainan.

  1. Meningkatkan Daya Ingat Anak

Sebenarnya puzzle sudah mewakili permainan yang bisa membuat anak sabar, fokus untuk menyelesaikan permasalahan, serta meningkatkan daya ingat.

Namun, tentu saja bukan hanya puzzle saja yang harus ibu berikan. Jika terlalu sering, maka si kecil akan bosan. Akan lebih baik jika ibu memberikan variasi permainan yang lain seperti yang sudah dibagikan di website ibu dan balita.

  1. Kerjasama

Ini sebenarnya kelemahan dari permainan gadget. Karena dengan bermain gadget, maka akan tidak terbiasa untuk bekerjasama dengan yang lain meskipun memang ada permainan yang menuntut anak untuk bekerjasama.

Namun, untuk memenuhi unsur permainan edukatif seperti meningkatkan kemampuan motorik dan poin-poin tersebut di atas, maka permainan yang paling tepat bukanlah permainan gadget.

Semoga ibu semakin mengerti apa yang sebaiknya ibu berikan. Jika anak ulang tahun, ibu semakin bijak untuk membelikan kado berupa permainan atau game yang tepat untuk anak. Jangan permainan yang ibu berikan hanya membuat si kecil bahagia saja. Bukankah akan lebih baik jika permainan tersebut membuat si kecil cerdas, berkembang dengan baik, dan mampu menjadi pribadi yang bisa bersosialisasi dengan orang lain?

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*