Segera Konsultasi Kehamilan Saat Ibu Hamil Mengalami Flu yang Semakin Parah. Ini Alasanya

konsultasi kehamilan https://www.facebook.com/ibudanbalita

 

Konsultasi kehamilan memang sangat dianjurkan untuk dilakukan secara rutin. Setidaknya, ketika masa kehamilan pada trimeseter pertama dan kedua, ibu harus konsultasi sekali dalam satu bulan. Sementara itu, ketika kehamilan sudah memasuki trimester ketiga, konsultasi bisa dilakukan lebih sering, bisa dua kali dalam satu bulan.

Akan tetapi, pada kondisi tertentu, sebaiknya ibu langsung konsultasi kehamilan tanpa harus sesuai dengan jadwal konsultasi. Salah satunya ketika kondisi ibu mengalami flu yang tidak kunjung sembuh padahal sudah berminggu-minggu.

Mungkin ibu bertanya “apa ada pengaruh buruk flu terhadap kesehatan ibu atau janin di dalam kandungan?” Jawabannya tentu saja ada. Banyak orang yang mengangap sepele flu. Akan tetapi, ibu akan berpikir ulang jika ibu tahu apa saja hal buruk yang bisa terjadi jika flu yang ibu alami saat hamil semakin parah.

Hal Buruk yang Mungkin Terjadi Akibat Flu Saat Hamil

Ibu mungkin tidak percaya jika ternyata shizophrenia bisa diakibatkan oleh flu yang berkepanjangan saat hamil. Faktanya, schizophrenia pada anak itu bisa dipengaruhi dari flu saat ibu mengandung lho.

Hal ini bisa dijelaskan secara ilmiah. Saat ibu terkena flu, maka suplai oksigen akan terganggu. Plasenta tidak bisa menyalurkan oksigen yang cukup untuk janin di dalam kandungan. Akibatnya, perkembangan otak akan terganggu sehingga daya ingatnya tidak berkembang maksimal.

Jika hal ini tidak diantisipasi, maka bayi yang ibu lahirkan bisa saja terkena schizophrenia. Oleh sebab itu, penting sekali bagi ibu untuk melakukan konsultasi kehamilan saat flu yang ibu alami semakin parah. Konsultasikan dengan dokter kandungan agar segera mendapatkan penangangan khusus agar flu bisa disembuhkan dengan obat tertentu yang tidak memberikan pengaruh buruk terhadap kesehatan janin di dalam kandungan.

Schizophrenia bukanlah satu-satunya dampak buruk dari flu yang ibu alami saat hamil. Yang tak kalah mengkhawatirkan lagi adalah terjadinya gangguan bipolar. Gangguan bipolar ini merupakan perubahan suasana hati seperti stres dan depresi. Keluhan ini dialami oleh ibu hamil, bukan bayi yang nanti ibu lahirkan.

Oleh sebab itu, saat ibu merasa suasana hati sering berubah-ubah atau yang sering disebut dengan mood swings, mungkin saja hal tersebut disebabkan oleh flu yang lama ibu alami. Segeralah datang ke dokter kandungan untuk melakukan konsultasi kehamilan.

Cara Mengatasi Flu untuk Ibu Hamil

Dari penjelasan tersebut di atas, jelaslah sudah bahwa flu tidak boleh dianggap sepele. Jika ibu mengalami flu, ibu harus segara konsultasi dengan dokter kandungan agar segera mendapatkan nasehat tentang apa yang harus ibu lakukan untuk mengatasi flu tersebut.

Akan tetapi, jika flu yang ibu alami tidak begitu parah, ibu tidak perlu konsultasi kehamilan karena ada banyak cara untuk mengobati flu tersebut. Ibu bisa mulai dengan mengkonsumsi lebih banyak air putih, istirahat yang banyak, dan juga mengkonsumsi makanan yang hangat seperti sup ayam.

Usahakan agar ibu tidak mengkonsumsi obat kimiawi, apalagi obat tersebut ibu beli di apotek tanpa resep dari dokter. Ibu harus ingat semua yang ibu konsumsi setiap hari itu bisa berpengaruh terhadap perkembangan janin lho. Dikhawatirkan obat berbahan kimawi tersebut bisa berakibat buruk terhadap janin.

Oleh karena itu, jika flu semakin parah, jangan buru-buru membeli obat. Datang dulu ke tempat praktek dokter kandungan untuk melakukan konsultasi kehamilan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*