Saatnya Balita Belajar Tentang Tanggujawab

Ibu dan balita

www.ibudanbalita.com

Kapan si kecil harus diajarkan tentang tanggung jawab? Sebenarnya jawabannya secepat mungkin karena tidak ada batasan waktu awal kapan balita harus mulai belajar tentang tanggungjawab. Ibu harus tahu semakin dini ibu mengajarkan tentang hal yang baik, maka semakin melekat pelajaran tersebut diserap oleh si kecil hingga dewasa nanti.

Masalahnya hanya satu. Sulit sekali untuk mengajarkan kepada si kecil tentang pentingnya tanggung jawab. Sekarang ibu pilih mana, apakah ibu mau mengajarkan tanggung jawab ketika anak ibu sudah dewasa yang sudah bisa diajak bicara tapi sering membantah, atau ketika masih kecil walaupun ibu harus sedikit bersabar?

Ada pepatah mengatakan belajar di waktu kecil seperti mengukir di atas batu dan belajar di waktu besar seperti mengukir di atas air. Memang sulit untuk mengajari anak kecil, tapi bekasnya luar biasa. Akan terkenang hingga dewasa nanti.

Cara Mengajari Balita tentang Tanggung jawab

Tentu saja ibu tidak bisa memberikan kuliah tentang tanggung jawab. Karena ibu harus sadar yang ibu hadapi itu adalah anak kecil yang belum bisa diajak berbicara dan berdiskusi. Anak kecil cenderung meniru apa yang ia lihat. Oleh sebab itu, cara paling tepat untuk mengajarkan si kecil tentang tanggung jawab itu adalah dengan memberi contoh.

Mulailah dengan hal-hal yang sederhana. Ibu bisa mengajarkan apa yang seharusnya dilakukan ketika bangun tidur seperti merapikan tempat tidur, mandi, gosok gigi, memakai seragam, siap-siap ke sekolah, dan hal-hal sederhana lainnya. Untuk urusan rumit yang sekiranya belum bisa dilakukan oleh si kecil, harus ibu yang handle.

Selain itu, yang tak kalah penting lagi adalah konsistensi. Tidak ada gunanya jika ibu tidak selalu mengingatkan agar si kecil bertanggungjawab dengan urusannya sendiri. Jika ibu bisa membuatnya konsisten, itu artinya ibu sudah berhasil.

Mungkin ibu juga perlu untuk memberinya apresiasi. Jika ia melakukan pekerjaanya sendiri dan bertanggung jawab terhadap pekerjaannya tersebut, ibu bisa memberinya es krim kesukaannya. Namun, ibu tidak boleh lupa untuk selalu mengucapkan terima kasih serta pujian ya.

Sesekali ibu bisa memberikan pengertian pentingnya tanggung jawab. Ini memang tidak mudah karena membuat si kecil mengerti itu memang tidak mudah. Mungkin ibu bisa tanya jawab dengan pakar perkembangan anak. Ibu bisa konsultasi online dengan pakar di website ibu dan balita, www.ibudanbalita.com. Dengan demikian, ibu bisa mendapatkan jawaban lebih komperhensif tentang bagaimana mengajari si kecil tentang tanggung jawab.

Jangan Sampai Terlambat

Sebenarnya sedini mungkin ibu mengajarkan tanggung jawab kepada si kecil. Namun, yang paling tepat adalah ketika usianya mencapai 3 tahun. Karena pada usia itulah yang disebut dengan golden moment di mana pada usia tersebut si kecil belajar banyak hal.

Jika ibu berhasil mengajarkan pentingnya tanggungjawab, maka balita ibu akan tumbuh menjadi anak yang sangat bertanggung jawab ketika dewasa nanti.

Sebenarnya bukan pintar yang terpenting. Kecerdasan bisa diasah seiring dengan berjalannya waktu. Namun, yang paling penting itu adalah pendidikan karakter. Banyak anak pintar dan jarang yang tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter.

Dan karakter orang yang baik itu adalah karakter orang yang bertanggung jawab. Karena dengan karakter ini, ia mengerti apa hak dan apa kewajibannya. Ia tidak akan mau melakukan hal yang salah.

Dan apapun tugas atau peran yang harus ia lakukan, ia akan selalu menjadi orang yang bertanggung jawab atas tugas atau perannya tersebut.

Jadi, mana yang jauh lebih penting? Bukan cerdas saja kan yang penting?

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*