Rancangan Dekorasi Kamar Bayi untuk Pengidap ADHD

Dekorasi Kamar Bayi

Bayi (usia 1 tahun keatas) yang mengidap ADHD (Attention Deficit Hyper Disorder) seringkali membutuhkan bantuan untuk menjaga lingkungan kamar tetap terorganisir, Karena ADHD menyebabkan anak kesulitan merasa fokus. Bahkan, menciptakan rancangan dekorasi kamar bayi yang di dalamnya menampung banyak fungsi yang berfokus pada minat anak malah dapat mengembangkan kemampuan anak ADHD dari bayi.

Bukan hal yang jarang bagi seorang anak dengan anak untuk membuat kamar tidur berantakan sampai ruangan lain atau seluruh rumah. Bukannya nakal atau cari perhatian. Bayi yang terlahir dengan ADHD memang terlalu focus pada suatu kegiatan sampai mereka tidak sadar lingkungan sekitarnya layak kapal pecah.

Jika anda seperti orang tua umumnya, anda mungkin terlalu lelah untuk memberitahu anak dan memilih membersihkan saja ruangan yang kacau balau. Lebih mudah bukan? Sebenarnya, akan sangat bermanfaat bagi bayi untuk melihat secara langsung atau jika bayi sudah mampu mengenggam barang, maka ia bertanggung jawab ikut membereskan seperti mengembalikan mainan pada tempatnya.

Terlebih lagi, mendidik bayi untuk turut merapikan ruangan bisa mengurangi gejala ADHD yang lebih parah sambil mendukung pembelajaran konsentrasi dari gangguan sekelilingnya dan mengurangi stress dari meluangkan waktu di suatu lingkungan yang berantakan.

Ada beberapa hal yang anda bisa lakukan di sekeliling rumah, lebih spesifik, kamar anank anda untuk membantu membersihkan hal umum yang dapat menimbulkan kecemasan pada anak yang mengidap ADHD dan membantu membuat lingkungan lebih bersahabat, berikut saran yang dapat diberikan:

1. Pilihlah warna tenang

Warna kamar tidur bayi berkontribusi besar pada perasaan anak dan tingkat kecemasan yang mungkin pada titik ini telah anda sadari. Beberapa warna yang bagus untuk bayi ADHD seperti warna tanah atau warna biru ombak.

2. Minimalisir gangguan

Kamar yang terlalu banyak mainan dan aksesoris lain hanya menciptakan peluang lebih banyak untuk mengalihkan perhatian anak. Fokus pada apa yang bayi anda paling sukai, dan hilangkan barang barang lain di luar jangkauan pengelihatan dan tangan bayi. Secara konsisten, terus jelajahi peluang dan ketertarikan bayi anda.

3. Bersihkan meja bayi

Meja berkaitan dengan aktivitas anak yang mana mengarah pada rasa cemas terlalu tinggi dan beban aktivitas yang bayi rasa harus diselesaikan atau perasaan tidak puas.

4. Minimalisir elektronik di kamar bayi

Aktivitas seperti menonton tv dan bermain video game di ruang yang sama dimana bayi anda tertidur bisa memiliki efek negatif pada kualitas tidur, nantinya berujung pada kegelisahan, perilaku menganggu dan ketidak mampuan untuk fokus sehari hari.

5. Pilihlah lukisan dengan gambar pemandangan untuk dipajang di kamar

Disarankan memilih lukisan riak sungai dibanding gambar laut bergejolak atau memilih lukisan pepohonan seperti bunga, taman, atau pohon. Anda sebaiknya membatasi jumlah poster dan lukisan lain di kamar anda untuk memperkecil pengalih perhatian anak.

6. Jaga kondusifitas kamar bayi

Meningkatkan kualitas tidur anak dengan ADHD memang sedikit sulit karena bayi sangat suka bergerak pada malam hari. Suasana kamar yang tenang, sunyi, gelap dan bebas gangguan seperti mainan dan elektronik. Jika mungkin, sediakan kamar khusus dimana anda menaruh semua mainan anak terpisah dari kamar tidur.

Bayi dengan ADHD seringkali bertindak lebih baik ketika lingkungan kondusif untuk belajar. Tata dengan apik, dan teratur, mengimplikasikan rutinitas, sistem, dan mengajari anak keahlian yang ia perlukan untuk tetap terorganisir dan fokus akan lebih membantu bayi siap ketika suatu saat harus menghadapi dunia nyata termasuk sekolah dan kegiatan sehari hari.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*