Posisi Tidur yang Baik bagi Ibu Hamil

Posisi Tidur yang Baik bagi Ibu Hamil www.johnsonsbaby.co.id
Posisi Tidur yang Baik bagi Ibu Hamil

www.johnsonsbaby.co.id

Posisi Tidur yang Baik bagi Ibu Hamil – Posisi tidur ibu hamil dapat mempengaruhi kondisi janin yang sedang dikandung. Apalagi jika Anda telah memasuki trimester kedua kehamilan. Perut ibu hamil akan semakin membesar, dan Anda harus mengatur posisi tidur yang baik bagi Anda maupun janin. Posisi tidur yang salah pada ibu hamil bisa mengundang berbagai masalah kesehatan, seperti pembengkakan kaki, nyeri otot, mendengkur, penurunan tekanan darah, atau justru meningkatnya tekanan darah. Karena itu Anda sebaiknya memperhatikan saran-saran berikut ini agar Anda mendapatkan posisi tidur yang nyaman bagi ibu hamil.

Posisi Tidur Menyamping/ miring

        Sebagian ahli menganjurkan posisi tidur miring ke sebelah kiri, karena posisi ini memberi keuntungan untuk bayi Anda untuk mendapatkan aliran darah dan nutrisi yang maksimal ke  plasenta karena adanya vena besar (vena cava inferior) dibagian belakang sebelah kanan svina yang mengembalikan aliran darah ke tubuh bagian bawah ke jantung. Posisi miring ke kiri juga dapat membantu ginjal untuk membuang sisa produk dan cairan dari tubuh ibu sehingga mengurangi pembengkakan pada kaki, pegelangan kaki dan tangan.

Tidur posisi ke kanan juga baik. Anda dapat mengganti posisi ke kanan dan ke kiri untuk membuat Anda tidur lebih nyaman.

Posisi Tidur Tengkurap

        Posisi tengkurap ternyata cukup baik untuk dilakukan. Namun saat kehamilan trimester pertama terjadi pembesaran payudara pada ibu dan juga rangsang payudara yang lebih sensitif akan menimbulkan ketidaknyamanan untuk tidur tengkurap. Di usia kehamilan 14 minggu saat perut Anda semakin membesar, tidur dengan posisi tengkurap menjadi sangat tidak nyaman karena Anda harus menyokong paha dengan bantal untuk dapat tidur tengkurap karena perut yang mulai membesar.

Tetapi bantal dapat membantu menjadikan posisi tidur ibu hamil terasa lebih nyaman. Bila ibu hamil merasa sesak napas atau bernapas pendek, letakkan bantal di bawah sisi samping tubuh untuk menaikkan posisi dada. Bila ibu hamil merasakan sakit pada ulu hati, letakkan beberapa bantal di bagian kepala agar posisi badan bagian atas menjadi lebih tinggi.

Hindari Posisi Tidur Telentang

        Pada trimester kedua, ibu hamil disarankan agar tidak tidur dalam posisi telentang. Karena tekanan pada pembuluh darah utama dan vena cava inferior bisa meningkat bila ibu hamil tidur dalam posisi telentang. Tekanan ini bisa menghambat peredaran darah ke tubuh ibu, termasuk ke janin.

Vena cava inferior yang tertekan juga bisa memicu pembengkakan pada bagian tubuh atau edema. Vena cava inferior adalah pembuluh balik besar bawah yang terletak di belakang perut bagian bawah. Tugasnya adalah membawa darah kotor dari tubuh bagian bawah ke jantung.

Posisi tidur terlentang pada trimester kedua dan ketiga juga dapat mempengaruhi tekanan darah. Untuk beberapa wanita, dapat menyebabkan penurunan darah yang membuat mereka merasa pusing, untuk yang lain malah meningkatkan tekanan darah. Pada kasus kehamilan dengan tekanan darah tinggi, tidur pada posisi terlentang sangat tidak dianjurkan.

Hindari Posisi Tidur Duduk

        Ketika ibu hamil sudah menemui permasalahan mual dan mulas, kebiasaan yang sering terjadi ibu hamil akan merebahkan diri dengan duduk di sofa. Akan tetapi hal ini tidak baik bagi ibu hamil, karena pembuluh darah menjadi lebih tinggi ke jantung dan menyebabkan kelelahan luar biasa bagi punggung ibu.

Bagaimanapun posisi tidurnya, posisi tidur yang paling baik adalah posisi dimana Anda nyaman untuk tidur, dan yang paling terpenting dan aman juga bagi Bunda maupun si kecil. Perhatikan kembali baik buruknya agar Anda mendapatkan posisi tidur yang baik bagi ibu hamil.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*