Posisi menyusui yang benar

posisi menyusui yang benar www.johnsonsbaby.co.id

Beberapa ibu menganggap menyusui akan terjadi dengan sendirinya. Dan mereka bisa mencobanya di hari pertama dan minggu awal. Seharusnya menyusui adalah salah satu waktu terindah dalam hidup kamu, namun bisa jadi kamu malah kebingungan, tidak tahu apakah kamu sudah melakukannya dengan tepat. Ibu terkadang memilih untuk diam mengenai kebingungan mereka. Tenang saja, berikut ini adalah posisi menyusui yang benar :

  1. Duduklah dengan memangku bayi di tangah dengan lengan menjadi penyangga kepala dan tangan menyangga bagian bawah. Tangan kamu yang satu lagi menopang dada. Posisi ini sangat umum untuk bayi yang lebih tua dan sudah hapal kegiatan menghisap susu ibu. Perlu diingat bahwa posisi ini akan sulit ketika harus mengontrol posisi kepala bayi.
  1. Rebahkan bayi dalam posisi miring, pastikan bayi nyaman dan dapat menyentuhmu. Jika kamu menyusui dengan payudara kiri, gunakan tangan kanan untuk menopang badan bayi, dan tangan lainnya untuk menopang kepala bayi. Jari tangan menopang dada kiri. Posisi ini cukup tepat karena terasa naluriah dan intim, ibu dapat merasakan sentuhan badan antar bayi dan dirinya ketika menyusui.
  1. Untuk menyusui dengan payudara kiri, rebahan pada posisi kiri dengan disangga punggung. Rebahkan bayi menghadap ibu, dagu bayi menyentuh ibu. Tangan kanan akan menopang badan bayi, dan tangan kanan pula yang menopang kepala bayi. Majukan bayi menuju arah payudara. Beberapa ibu lebih nyaman dengan bayi berselimut lengan ibu.

Posisi seperti ini cukup populer untuk menyusui saat malam hari dan awal kelahiran. Posisi ini juga efisien ketika bayi ibu membangunkan ibu pada malam hari atau pada pagi hari ketika ibu masih nyaman rebahan. Sebelum mencoba cara satu ini, alangkah lebih baik jika bayi sudah mengenal kegiatan menyusui.

Tidak semua ibu memilih untuk menyusui dengan ASI (Air susu ibu) beberapa memilih untuk menyusui dengan menggunakan susu formula yang tentunya berbeda dengan posisi saat menyusui menggunakan payudara. Jika kamu adalah tipe ibu satu ini, maka posisi yang disarankan dan hal yang perlu diperhatikan :

  1. Timang bayi dengan berdiri dengan tangan menopang kepala.
  2. Jangan menyusui dengan botol saat bayi rebahan, susu formula dapat masuk kedalam telinga dapat menyebabkan infeksi
  3. Miringkan posisi botol sedikit agar dot dapat disedot oleh bayi dengan lebih mudah, dan mencegah bayi tersedak.
  4. Pastikan botol, dot, dan peralatan menyusui bayi telah higenies. Jangan lupa rebus di dalam air tanpa kandungan klorin, atau kamu bisa mencuci manual.
  5. Dinginkan dalam kulkas apabila ada susu yang sisa tapi jangan lebih dari 24 jam.
  6. Untuk memanaskan susu yang beku, taruh botol pada air hangat dan terus balikan sampai botol mencapai suhu ruangan (teteskan beberapa di tangan untuk memastikan)

Banyak ibu, terutama ibu yang memilih untuk kembali bekerja. Memilih kedua cara tersebut: menyusui dengan ASI (Air susu ibu) ketika ada waktu bersama bayi, dan meminta pengasuh memberi susu formula ketika ibu sedang sibuk. Tak ada yang salah, bahkan cara ini memberi ruang bagi ibu untuk beristirahat dan kesehatan sangat diperlukan saat menyusui dan membangun hubungan dengan anak. Meskipun, untuk mencegah masalah, sangat baik untuk menyusui sebelum bekerja dan saat kamu kembali. Pada akhir minggu, persediaan susu kamu mungkin telah berkurang banyak, jadi bersiaplah untuk selalu membeli susu sebelum kamu kehabisan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*